Cara Membudayakan Keselamatan di Tempat Kerja

Keselamatan dan Kesehatan Kerja Erat Produktivitas KerjaSeringkali kita menganggap bahwa membudayakan Keselamatan Kerja adalah sesuatu yang sulit. Sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, Hal-hal yang dianggap sulit bisa menjadi sederhana Jika Area kerja anda pimpin dengan aturan-aturan keamanan yang baik dan benar selain itu memimpinya dengan penuh konsistensi dengan menanamkan kepercayaan yang  kuat  dikalangan karyawan.

Cara kerja yang aman dan sehat sangat penting diperhatikan. Budaya  kerja dengan dasar keamanan  yang kuat dapat terlihat dari nilai-nilai yang fokus pada keamanan, sistem manajemen, program, dan seluruh karyawan mahir dan giat dalam menyingkirkan bahaya dan risiko bahaya di tempat kerja.

Berikut adalah tips atau cara  cara menjaga keselamatan kerja agar dapat membudayakan keselamatan di tempat kerja. Tips ini juga merupakan rangkuman dari beberapa artikel tips keselamatan kerja dari literatur dan praktek-praktek suskes yang pernah dicapai diberbagai perusahaan.

10 Tips Membudayakan Keselamatan di Tempat Kerja / Safety tips di tempat kerja

1. Disain area kerja yang aman.

Di area kerja terdapat banyak peralatan. Dimulai dari peralatan yang paling  sederhana  sampai  pada  peralatan  yang  canggih.  Seperti:
bangku, lemari dan meja kerja; furnitur; konveyor; peralatan ringan s/d berat;  dan kendaraan.  Pengaturan tata  letak  sangat  penting  untuk membantu mencapai efisiensi dan efektifitas kerja, mencegah error, dan terakhir menekan kejadian yang tidak diharapkan yang berakibat kecelakaan.

2. Selalu Menjaga kebersihan area kerja.

Ini adalah bagian cara kerja yang aman dan sehat, area kerja yang bersih adalah wilayah kerja yang aman dan sehat. Banyak usaha usaha untuk meningkatkan kesehatan kerja yang dapat dilakukan. Pada area kerja yang bersih bahaya tersingkirkan, disamping itu area kerja yang bersih akan meningkatkan produktivitas yang lebih bersar dari karyawan.

3. Libatkan karyawan.

cara mengatasi lingkungan kerja yang tidak aman yaitu salah satunya dengan cara melibatkan karyawan anda dalam proses perencanaan safety. Karyawan adalah orang pertama yang paling memahami situasi ditempat kerja. Mereka juga akan termotivasi dengan baik untuk safety.

4. Memberikan Instruksi kerja yang jelas.

Pesan pesan keselamatan dalam bekerja sangat penting bagi karyawan. Berikan    instruksi    kerja    yang    jelas.    Berikan    pelatihan    untuk memperjelas   dan  meningkatkan   pemahaman.  Instruksi   diberikan dalam  bentuk  tertulis  dan  pastikan  mereka  karyawan  membaca, mempelajari dan memahaminya. Dan yang terakhir pastikan karyawan anda mengakui sebagai penerimaan terhadap program kerja safety anda.

5. Fokus pada hal-hal yang feasible atau masuk akal dilakukan.

Fokuskan  upaya  keselamatan  anda  pada  masalah  yang  paling mungkin  bisa  dilakukan.  Memberikan  fokus  kepada  masalah  yang
besar adalah penting, namun hal tsb termasuk yang tidak mungkin bisa dilaksanaan oleh karyawan dan hal ini akan berkontribusi kepada terjadi pelanggaran yang berdampak kepada cidera atau kecelakaan.

6. Membuka diri untuk menerima masukan, kritikan dari bawahan.

Ini bagian dari cara mengatasi lingkungan kerja yang tidak nyaman bagi karywan. Mendorong    karyawan    untuk    melaporkan kepada    anda    tentang kekurangan,  isu-isu,  wawasan dalam  masalah safety. Hal  ini  akan berdampak terhadap membudayakan safety di tempat kerja. Pimpinan tempat kerja harus membuka diri untuk menerima masukan, kritikan dari bawahan.

7. Melakukan Observasi.

Anda harus melakukan observasi dan mempelajari setiap karyawan melakukan pekerjaan mereka. Perhatikan dan lakukan koreksi pada mereka yang melakukan jalan pintas, dan memberikan pengharggan kepada mereka yang melakukan tugas-tugas secara baik dan mereka di jadikan sebagai teladan bagi staf yang lain.

8. Menjaga semua mesin dan peralatan dalam keadaan baik.

Adalah  tanggung  jawab  majikan  untuk  memastikan  bahwa  semua mesin dan peralatan kerja berada didalam kondisi yang baik. Pastikan juga memelihara shift kerja, roster kerja dengan sebaik-baiknya.

9. Hazard, bahaya.

Hindari bahaya yang tidak perlu. Untuk hal itu lakukan pemeriksaan rutin   atau   sesering   mungkin   tempat   kerja   anda.   Adalah   perlu
pemahaman, kemahiran untuk melakukan Identifikasi Bahaya dengan
baik dan benar.

10. Melakukan Review.

Setiap tahun, atau tiap ada perubahan di tempat kerja harus dilakukan peninjauan  kembali  pedoman  kerja  keselamatan  di  tempat  kerja. Mulailah review tahunan dengan melakukan pemeriksaan tempat kerja anda, dan penelaahan menyeluruh terhadapa Sistem, program keselamatan anda.

Demikianlah tips  cara menjaga keselamatan kerja sekaligus Membudayakan Keselamatan di Tempat Kerja yang dapat diterapkan guna mewujudkan keselamatan dalam bekerja sehingga terhindar dari kecelakaan kerja.