Bagian-Bagian Sepatu Keselamatan-Sepatu Safety

Dr Osha terus dan selalu berusaha memberikan informasi guna memberikan pemahaman yang menyeluruh tentang keamanan kerja kepada masyarakat. Kami akan menjelaskan berbagai instilah dan definisi yang biasa digunakan dalam industry safety shoes.

Di bawah ini adalah berbagai istilah dan definisi Bagian-Bagian Sepatu Keselamatan atau Sepatu Safety sesuai dengan SNI 12-7079-2005 yang dikeluarkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) tentang “Sepatu Pengaman dari Kulit dengan Sol Polyurethane dan Termoplastik Poliuretan Sistem Cetak Injeksi”.

komponen sepatu safety
Klik Detail

1. Safety Shoes (Sepatu pengaman)

Sepatu kerja yang dilengkapi pengeras depan dari baja sebagai pelindung jari-jari kaki dari pukulan dan benturan serta bahaya lain yang berhubungan dengan lingkungan kerja.

2.  Polyurethane (Sol Polyurethene atau bisa di sebut PU)

Sol dari bahan elastomer hasil reaksi poliol dari isosianat.

3. TPU (Sol Termoplastik Poliurethane)

Sol dari bahan termoplastik elastomer hasil reaksi polyester/polieter poliol dengan isosianat terutama difenil metan 4.4 diisosianat (MDI).

4. Injection Moulding (Cetak Injeksi )

Proses penggabungan bagian ata sepatu dengan sol luar menggunakan mesin injeksi.

5. Vamp (Bagian depan)

Komponen bagian atas sepatu terletak dibagian depan, dimulai dari tumpuan lidah ke muka sampai pada ujung, menyebar ke samping berbatasan dengan kedua ujung sebelah samping.

6. Quarter (Bagian Samping)

Komponen bagian atas yang terletak di sebelah samping di mulai dari ujung yang berbatasan dengan bagian depan (vamp) sampai dengan bagian belakang, yang terdiri dari samping luar dan samping dalam.

7. Upper (Bagian Atas)

Bagian atas sepatu di atas sol, terdiri dari bagian depan, bagian samping, lapis yang direkatkan pada sol sepatu.

8. Tongue (Lidah)

Komponen bagian atas sepatu yang disambungkan pada lengkung tengah bagian depan atau menjadi satu secara utuh dengan bagian depan.

9. Collar (Pelisir Atas)

Pita dari kulit, tekstil atau bahan lain yang dipasang di sekeliling tepi atas (leher) sepatu berfungsi memperkuat dan mendapatkan kenampakan yang baik pada tepi atas sepatu.

10. Eyelets Stay (Bis mata ayam)

Komponen bagian atas yang dipasang pada sebelah depan quarter, untuk memperkuat kedudukan mata ayam.

11.  Lining (Lapis )

Kulit imitasi atau tekstil yang melapisi bagian dalam dari sepatu.

12.  Foam Lining (Lapisan busa)

Busa dari bahan karet atau plastik yang terletak di bagian depan sepatu di bawah pengeras depan, berfungsi untuk menambahkan kenyamanan pakai.

13. Steel Toe Cap (Pengeras depan baja)

Pengeras depan dari baja yang dipasang pada bagian depan sepatu, berfungsi memperkuat bagian depan dan melindungi jari-jari kaki.

14. Eyelet (Mata ayam)

Cincin dari logam atau bahan lain yang dipasang pada tepi atas sepatu, berfungsi memperkuat lubang tali sepatu.

15. Lace (Tali sepatu)

Komponen pelengkap sepatu berbentuk tali yang dipasang pada mata ayam, untuk mengikat ujung kedua quarter.

16. Feather Line (Garis tepi sepatu)

Garis batas antara bagian atas sepatu dengan sol luar

17. Counter (Pengeras belakang)

Komponen bagian atas yang terletak di quarter belakang, dipasang diantara quarter dan lapis samping, untuk menjaga bentuk bagian belakang sepatu selalu tetap.

18. Sol luar (outsole)

adalah bagian bawah sepatu yang kontak langsung dengan tanah.

19. Sol tengah (midding sole)

Bagian bawah sepatu yang menyatu dengan sol luar guna menambah kenyamanan pakai pada sol dua lapis.

20. Insole (Sol bagian dalam)

Bagian bawah sepatu yang terletak di bagian dalam merupakan tempat dudukan kaki dan melekatkan bagian atas sepatu dalam pengoperasian.

21. Cleated Sol (Kembangan sol)

Bagian yang menonjol dari sol luar dengan berbagai motif, berfungsi agar pemakai tidak mudah tergelincir.

22. Stock Lining (Tatakan)

Pelapis sepatu yang melapisi bagian telapak kaki.

23. Heel (Hak sepatu)

Komponen bagian bawah yang dipasang menempel pada sol luar sebelah belakang (tumit), untuk memberi dukungan pada bagian tumit agar kedudukan sepatu menjadi kuat, serasi dan seimbang.

24. Penetration Insert (Baja anti tusukan)

Kembaran baja yang disisipkan dintara sol tengah dan sol dalam guna melindungi kaki dari tusukan.

25. Arch brace (Penguat tengah)

Penguat yang dipasang di antara sol dalam dan sol luar pada bagian pinggang sol berfungsi memperkuat kedudukan sepatu.

 

Artikel terkait lainnya

  • Pabrik Sepatu Safety DrOSHAPabrik Sepatu Safety DrOSHA Banyak pertanyaan dari beberapa klien kami yang berada di daerah jakarta barat maupun tangerang. Pertanyaaan yang sering diakukan antara lain pabrik sepatu safety di tangerang apakah […]
  • Daftar Pencarian Jual Sepatu Safety di Kota AndaDaftar Pencarian Jual Sepatu Safety di Kota Anda Sepatu Safety atau sepatu keselamatan kerja adalah sepatu yang wajib di kenakan dalam aktivitas kerja di lapangan. Standar Nasional Indonesia (SNI) sudah mewajibkan para pekerja lapangan […]
  • Sejarah Sepatu BootsSejarah Sepatu Boots Untuk mengulas sejarah sepatu boots, Baiknya kita flash back ke ke beberapa ratus tahun ke belakang. Saat ini sapatu boots mulai merambah ke dunia fashion
  • Tips Memilih Sepatu Safety Untuk Pekerjaan ProyekTips Memilih Sepatu Safety Untuk Pekerjaan Proyek Pekerjaan proyek adalah pekerjaan yang mempunyai banyak resiko, Apalagi jika proyek dalam pekerjaan dalam bentuk outdoor atau pekerjaan luar rumah seperti pekerjaan jalan/pembangunan […]
  • Jenis-Jenis Kecelakaan yang Dapat Terjadi di Sektor IndustriJenis-Jenis Kecelakaan yang Dapat Terjadi di Sektor Industri Beberapa industri nampaknya harus lebih hati-hati dan memperhatikan keselamatan kerja para pegawainya, karena beberapa industri di bawah ini adalah industri yang mempunyai tingkat […]
  • Perlunya Pendidikan Keselamatan dan Kesehatan KerjaPerlunya Pendidikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Penyebab kecelakaan kerja yang kerap kali di temui adalah perilaku yang tidak aman sebesar 88%, kondisi lingkungan yang tidak aman sebesar 10%, atau kedua hal tersebut diatas terjadi […]
  • Keselamatan dan Kesehatan Kerja Laboratorium KimiaKeselamatan dan Kesehatan Kerja Laboratorium Kimia Keselamatan dan Keamanan Kerja atau laboratory safety (K3) memerlukan perhatian khusus , karena penelitian menunjukkan telah terjadi kecelakaan kerja dengan intensitas yang mengkawatirkan […]
  • Bahaya Jam Kerja Terlalu Lama Bagi WanitaBahaya Jam Kerja Terlalu Lama Bagi Wanita Beberapa dari kita yang percaya bahwa kerja lama di kantor dapat mempermudah kita mendapatkan promosi, Tapi tunggu dulu.. ternyata hal itu salah. Sebuah penelitian menunjukan bahwa wanita […]
  • Peraturan Keselamatan KerjaPeraturan Keselamatan Kerja PERATURAN KESELAMATAN KERJA UNDANG-UNDANG KESELAMATAN KERJA No. 1 Tahun 1970 PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA Per.05/MEN/1996 TENTANG SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA ILO […]
  • Standard Sepatu SafetyStandard Sepatu Safety Sepatu safety yaitu satu kewajiban apabila bekerja didunia industri. Pada umumnya banyak yang berasumsi sepatu safety merupakan sepatu yang ada pelindung baja di ujungnya. Memanglah […]
  • Model Sepatu Safety dan Daftar Harga Sepatu SafetyModel Sepatu Safety dan Daftar Harga Sepatu Safety   Untuk beberapa orang kadang untuk menentukan sepatu safety yang mempunyai kualitas baik serta model yang sesuai cukup sulit. Beberapa daftar harga sepatu safety juga kadang […]
  • Budayakan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) dalam Lingkungan KerjaBudayakan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) dalam Lingkungan Kerja Keselamatan dan kesehatan kerja (k3) dalam lingkungan kerja - Saat bekerja, kita dituntut bekerja dengan detail bahkan juga sempurna. Selain itu, kita juga harus bekerja dengan selamat […]
  • Tips Merawat Sepatu SafetyTips Merawat Sepatu Safety Harga sepatu safety (safety shoes) cukup mahal dibanding dengan jenis sepatu lainya, karena terbuat dari bahan yang berkualitas guna faktor keamanan. Bahan utama dari sepatu ini adalah […]
  • ISO 9001ISO 9001 ISO adalah Internasional untuk Standardisasi (International Organization for Standardization) dan disingkat ISO. ISO adalah badan penetap standar internasional yang terdiri dari […]
  • PolyurethanePolyurethane Polyurethane merupakan polymeric material yang mengandung urethane grup ( -NH-CO-O-) , hasil reaksi dari polyol dengan isocyanate yang berbentuk liquid (cairan). Sampai saat ini […]