Ketahui Keselamatan Kerja dalam Sektor Pertanian

Keselamatan Kerja dalam Sektor Pertanian

Ada banyak dampak yang harus dihadapi oleh pekerja di bidang pertanian baik itu keamanan, kesehatan, lingkungan, biologis, serta pernafasan. Perlengkapan pertanian bisa juga jadi pemicu kecelakaan kerja di bidang pertanian serta faktor-faktor lainnya. Di bawah ini beberapa resiko kerja yan harus dihadapi oleh pekerja di sektor pertanian:

Kecelakaan Kendaraan Pertanian

Menurut laporan kecelakaan karena kendaraan pertanian banyak terjadi serta hampir setengahnya mengakibatkan kecelakaan fatal. Cedera yang disebabkan oleh kendaraan pertanian cukup serius. Contohnya saja traktor serta kendaraan penyimpanan. Traktor pertanian disampaikan mengakibatkan kematian 1.533 orang di antara tahun 2003 serta 2011, serta mengakibatkan pekerja luka-luka. Langkah aman untuk menghindarinya yakni dengan ikuti langkah-langkah berikut:

  • Tidak mengizinkan penumpang lain memakai kendaraan pertanian
  • Tidak mengizinkan orang yang tidak berkepentingan masuk ke area aktivitas pertanian
  • Mematikan kendaraan pada saat diisi bahan bakarnya
  • Parkir kendaraan pada saat tidak ada sopir di dalamnya, kendaraan harus dalam kondisi mati.
  • Sedangkan untuk kendaraan penyimpanan seharusnya tidak menempatkan di dekat rumah penyimpanan. Pastikan jika kendaraan akan gampang keluar dari tempat penyimpanan, jalannya rata serta bersih serta tidak mengizinkan orang lain yang bukan pekerja serta anak-anak berada di tempat penyimpanan.

Kepanasaan

Penyakit yang disebabkan oleh kepanasan bisa mematikan. Tiap tahunnya ribuan pekerja sakit karena kepanasan serta beberapa meninggal. Pekerja yang terkena panas serta dalam kondisi lembab memiliki dampak tinggi terkena penyakit khususnya bila mereka lakukan kerja yang berat serta memakai pakaian pelindung berat serta perlengkapan. Pekerja yang baru memiliki dampak yang lebih besar dari lainnya bila mereka tidak tahan dengan kondisi panas. Untuk mencegah terserang kelelahan serta penyakit sebab kepanasan karena itu perlu banyak minum air, beristirahat, serta berteduh. Bila dalam kondisi terpapar panas matahari karena itu minum air tiap lima belas menit meskipun sedang tidak harus. Beristirahatlah bila merasa lelah, istirahat dilakukan pada tempat yang teduh. Semestinya memberitahu tempat pada pekerja lain hingga bisa dengan mudah ditemukan bila memerlukan bantuan.

Jatuh

Pekerja di bagian pertanian beresiko terjatuh sampai bisa terluka atau bahkan meninggal. Tempat kerja yang terkadang tidak rata serta struktur tanahnya tidak kuat dapat mengakibatkan pekerja terjatuh. Langkah untuk mengatasinya diantaranya:

  • Mengeliminasi dampak
  • Tempatkan alat pencegah jatuh
  • Memakai sistem posisi kerja
  • Memakai tangga tetap atau portable
  • Cedera pada otot serta tulang

Pekerja di bagian pertanian baik itu pertanian tanaman serta produksi hewan cenderung memakai pergerakan yang berulang-ulang dengan urutan yang kurang nyaman hingga dapat mengakibatkan cedera di bagian otot serta tulang. Contohnya saja waktu harus membungkuk terus-menerus waktu menanam atau mencangkul. Teknologi pertanian bisa mengurangi dampak karena pekerjaan pertanian itu tetapi bisa meningkatkan dampak jenis lainnya. Contohnya saja peternak susu sapi tradisional bisa beresiko menderita osteoarthritis pada lututnya, setelah memakai teknologi karena itu hasilnya justru berlangsung gangguan pada pundak, tangan, serta lengannya. Pekerja perlu memakai alat yang wajar, tambalan untuk mengurangi vibrasi, serta mengurangi kegiatan yang berulang-ulang untuk menghindari dampak sakit pada otot ini.

Perlengkapan Berbahaya serta Mesin

Pekerja pertanian secara rutin memakai pisau, cangkul, serta alat potong lainnya, atau memakai mesin. Perlengkapan itu bisa berpotensi memunculkan kecelakaan kerja bila tidak beroperasi serta dioperasikan secara baik. Banyak hal yang dapat dikerjakan diantaranya:

  • Semua alat harus dirawat dengan baik serta digunakan sesuai instruksinya.
  • Perlengkapan yang memakai listrik herus diletakkan dengan benar serta dilapisi dua kali.
  • Pekerja pertanian/peternakan harus memakai alat pelindung diri serta memeriksa pakaiannya tidak ada yang berpotensi bisa tersambar oleh mesin. Rambut yang panjang juga perlu diikat ke belakang.

Bahaya di Area untuk Menyimpan

Area untuk menyimpan hasil panen memang terlihat aman namun punya dampak kerja. Pekerja dapat mengalami kekurangan napas saat ada di area untuk menyimpan serta tertimbun oleh hasil panen itu. Ini pasti sangat beresiko hingga posisi hasil panen harus benar-benar aman serta tidak mencelakakan para pekerja.

Lingkungan Kerja yang Kurang Sehat

Pekerja yang kurang minum air, sarana sanitasi yang buruk, serta tidak terlatih membersihkan tangan dengan benar bisa mengakibatkan berbagai permasalahan kesehatan. Pekerja pertanian dapat terserang heat stroke serta dehidrasi kerana kurang air, infeksi pada saluran kencing sebab toilet yang tidak layak, serta keracunan sebab tidak membersihkan tangan dengan bersih.

Pestisida serta Zat Kimia Lain

Pestisida beresiko jadi sumber penyakit bagi para pekerja. Pekerja yang terkontaminasi oleh pestisida dapat melalui kontak langsung, udara, atau melalui makanan yang terkontaminasi oleh pestisida. Perlu dikerjakan pelatihan khusus buat para pekerja khususnya yang lakukan kontak langsung dengan pestisida serta zat kimia lainnya agar bekerja dengan aman.