cara menerapkan k3 dalam menjahit

Panduan K3 dalam Praktek Menjahit yang Bisa diikuti oleh Pekerja

cara menerapkan k3 dalam menjahit – Mempunyai pengalaman yang tidak mengenakkan waktu menjahit pakaian karena jari tangan anda sempat tertusuk jarum atau terserang gunting tajam? Peristiwa seperti ini pasti jadi peringatan tertentu bagi semua penjahit, jika sehebat apa saja kekuatan yang dimilikinya konsep waspada dalam menjahit harus tetap diutamakan.

Tujuan diaplikasikannya konsep kehati-hatian dalam menjahit pakaian ini tidak lain untuk mempertahankan kesehatan serta keselamatan kerja tiap penjahit serta semua pihak yang berperan dalam proses produksi pakaian. Dengan begitu kesalahan kerja yang mungkin ditimbulkan dapat diminimalisir sedini mungkin.

Keselamatan serta Kesehatan Kerja (K3)

Keselamatan serta kesehatan kerja sendiri adalah suatu situasi dalam pekerjaan yang sehat serta aman baik untuk pekerjanya, perusahaan atau juga lingkungan sekitar tempat kerja. Keselamatan serta kesehatan kerja ini juga bisa dimaknai jadi upaya untuk menahan tiap tindakan yang bisa menyebabkan kecelakaan.

Tujuan penting diaplikasikannya K3 tidak lain untuk menjamin keamanan pekerja, kenyamanan pekerja, kesehatan pekerja dan keselamatan pekerja dalam meningkatkan produktifitas kerja, dan menahan atau mengurangi kerugian yang kemungkinan muncul sebab berlangsungnya kecelakaan kerja dalam sebuah perusahaan.

Khusus untuk industri garmen serta konveksi yang menyertakan beberapa mesin beresiko seperti alat pemotong kain, mesin jahit, dan alat pengepres, kecelakaan kerja yang kemungkinan berlangsung dapat disebut cukup banyak. Kasus yang erat hubungannya dengan kekuatan bahaya pada industri garmen diantaranya:

Beberapa persoalan di atas kemungkinan bisa berlangsung sebab unsur manusia, unsur material, unsur perlengkapan, unsur lingkungan kerja serta unsur proses.

Adanya kecelakaan kerja kerugian yang bisa diakibatkan dapat digolongkan atas dua tipe yaitu kerugian langsung serta kerugian tidak langsung.

Untuk memperhitungkan hal yang tidak diharapkan karena itu sudah jadi hal yang wajib jika seorang pekerja harus tahu alat bantu yang dibutuhkan dan sejauh mana tingkat keamanannya. Tanggung jawab yang perlu dipunyai oleh beberapa pekerja mencakup:

Kecelakaan Kerja Waktu Menjahit serta Langkah Pencegahannya

Dalam bagian pekerjaan apa saja termasuk menjahit, keamanan serta kesehatan dalam kerja selalu harus diusahakan dalam diri tiap karyawan. Untuk menahan bahaya kecelakaan serta masalah kesehatan yang diakibatkan berikut kami bagi beberapa kemungkinan yang bisa berlangsung serta upaya penangkalannya.

Tertusuk Jarum Tangan

Bahaya karena tertusuk jarum tangan bisa berlangsung saat anda sedang mengesum atau membuat skema jahitan lain yang menyertakan jarum jahit tangan. Untuk memperhitungkan hal itu kerjakan penjagaan seperti berikut:

Bila tangan anda sudah terlanjur tertusuk jarum tangan kerjakan penanganan seperti berikut:

Tertusuk Jarum Mesin Jahit

Bahaya karena tertusuk jarum mesin jahit bisa berlangsung bila anda salah menempatkan tangan di bawah jarum jahit pada kondisi mesin jahit sedang bekerja. Untuk memperhitungkan hal itu kerjakan pencegahan seperti berikut:

Bila tangan anda sudah terlanjur tertusuk jarum mesin jahit kerjakan penanganan seperti berikut:

Terserang Gunting Tajam

Bahaya karena terserang gunting bisa berlangsung sebab anda salah menempatkan gunting pada tempat yang kurang pas. Untuk memperhitungkan hal itu kerjakan pencegahan seperti berikut:

Bila anggota tubuh anda ada yang tergesek gunting kerjakan penanganan seperti berikut:

Terpeleset

Bahaya karena terpeleset bisa berlangsung sebab anda sangat tergesa-gesa saat berjalan atau karena lantai tempat anda bekerja pada kondisi basah. Untuk memperhitungkan hal itu kerjakan pencegahan seperti berikut:

Bila yang terpeleset rekan kerja anda serta cederanya cukup parah karena itu kerjakan perlakuan seperti berikut:

Tersandung

Bahaya karena terpeleset bisa berlangsung sebab anda begitu terburu-buru saat berjalan atau ada benda yang menghambat jalan. Untuk memperhitungkan hal itu kerjakan pencegahan seperti berikut:

Bila yang tersandung rekanan kerja anda serta cederanya cukup parah karena itu kerjakan penanganan seperti berikut:

Terkena Sengatan Arus Listrik

Bahaya karena tersengat arus listrik bisa berlangsung sebab anda tidak menggunakan alas kaki waktu menjahit, ada alat yang rusak atau memang benar ada kabel yang memiliki masalah. Untuk memperhitungkan hal itu lakukan pencegahan seperti berikut:

Bila yang kesetrum rekanan kerja anda serta cederanya cukup parah maka kerjakan perlakuan seperti berikut:

Pelaksanaan Keselamatan Kerja Dalam Menjahit

Sebab kecelakaan kerja waktu menjahit pakaian begitu mudah terjadi karena itu penting buat anda untuk menjaga perlengkapan dan lokasi yang anda pakai menjahit pakaian supaya tidak ada permasalahan yang memengaruhi produktifitas kerja.

Kesimpulan

Untuk menjamin keselamatan kerja serta menghindari terjadinya cedera yang tidak diharapkan pastikan anda tetap bersikap tenang saat lakukan pekerjaan menjahit, menjaga dengan baik beberapa alat yang dibutuhkan untuk proses produksi baju dan mengontrol lingkungan kerja supaya tetap nyaman.

Demikian bahasan singkat tentang pemahaman keselamatan serta kesehatan kerja, beragam tipe kecelakaan kerja yang memungkinkan terjadi waktu menjahit pakaian lengkap dengan pencegahannya yang bisa kami bagi buat anda.

aturan keselamatan di rumah

Panduan Safety Menciptakan Budaya K3 di Lingkungan Rumah

aturan keselamatan di rumah – Tidak bisa dipungkiri jika membangun budaya K3 di lingkungan rumah atau keluarga akan cenderung semakin sulit dibandingkan membangun budaya K3 pada tempat kerja.

Pada tempat kerja, semua ketentuan berkaitan K3 seperti kebijakan, peraturan standard serta mekanisme telah tercatat jelas lengkap dan konsekuensi bila beberapa aturan itu tidak dipatuhi. Serta beberapa industri atau perusahaan akan mengaplikasikan sistem denda atau pengurangan upah/bonus karyawan. Dalam ini, ada kerugian yang dialami. Reward & Punishment.

Sementara di dalam rumah, berlaku sebaliknya, tidak ada ketentuan tertulis atau mekanisme formal, segalanya di atur berdasar pada azas kesadaran atau awareness dan pengetahuan pada issue K3. Untuk situasi semacam ini, dituntut loyalitas serta tidak sepakat pada perilaku-perilaku yang tidak aman. Ini lah sebagai aspek terpenting mengapa budaya K3 di dalam rumah jadi sulit diaplikasikan.

Tahukah anda? bila sebenarnya, banyak incident atau kecelakaan (tidak hanya kendaraan motor) berlangsung di lingkungan rumah, karena lalainya serta tidak perdulinya anggota keluarga pada apakah itu K3 atau yang diketahui dengan term singkat “Safety”?

Berikut contoh-contoh masalah incident di dalam rumah yang terkait dengan K3 atau “safety”:

  1. Seorang anak meninggal waktu mobil si ayah bergerak mundur. Ketika mau pergi ke kantor pada pagi hari, si ayah tidak menduga akan menabrak anaknya sendiri waktu mobil yang dikemudikan bergerak mundur keluar dari garasi tanpa melihat kondisi dan situasi yang ada dibagian belakang mobil. Masalah ini terkait dengan keselamatan berkendara, dimana waktu mobil mundur pastikan bagian belakang mobil aman terlebih dulu.
  2. Lantaran kegemaran, seorang ayah harus kehilangan beberapa ruas jarinya. Sewaktu lakukan hobby-nya yang terkait dengan mesin-mesin pahat, beberapa alat pemotong serta penghalus kayu, seorang ayah mengalami incident yang berbuntut pada kecelakaan dibagian ruas jemari. Ini disebabkan lantaran lalai serta tidak konsentrasi di saat memakai mesin tersebut dan tidak memakai alat pelindung diri apapun, seperti misalnya sarung tangan khusus.
  3. Seorang ibu yang harus mengalami luka bakar saat coba mematikan api. Sebab kurangnya serta minimnya pengetahuan berkaitan perlakuan kebakaran api kecil di dapur, contohnya bagaimana pemakaian APAR – alat pemadam api yang ringan, serta teknik2 lainnya seperti memakai karung basah atau handuk basah. Ini berkaitan pengetahuan si ibu tentang responsif darurat dalam menghadapi suatu bahaya.

Serta ada banyak contoh masalah lainnya, dimana hal yang sangat memilukan ialah banyak masalah menerpa anak-anak. Lantas bagaimana memulai membuat budaya K3 di dalam rumah?

Kenali Bahaya di Dalam Rumah – Analisis Bahaya

Awalilah dengan mengetahui bahaya-bahaya apa yang kemungkinan ada di dalam rumah anda, yang diketahui dengan arti hazard identification atau analisis bahaya. Biasanya bahaya-bahaya yang dapat kita dapatkan di dalam rumah serta sumbernya ialah:

  1. Listrik, bahaya listrik dapat diketemukan karena tindakan beresiko seperti menghubungkan kabel listrik dari rumah ke rumah dengan cara ilegal, pemakaian extention kabel atau colokan listrik yang di sambungkan dari beberapa jenis sumber sampai penuh, contoh : TV, kulkas, rice cooker, microwave serta lainnya, kabel listrik yang mengelupas serta berseliweran dilantai serta anak-anak dapat mencapainya.
  2. Panas, sumber bahayanya dapat ditemukan dari api kompor, air mendidih, setrika, catokan, knalpot mobil.
  3. Ketinggian, situasi beresiko ini dapat ditemukan waktu memanjat tangga, genteng atau atap rumah, pohon serta tempat tinggi yang lain.
  4. Benda Bergerak, berasal dari blender, rantai sepeda motor atau sepeda kaki, mesin pemotong rumput, mobil, serta benda bergerak yang lain.
  5. Benda Tajam, misalnya pisau, kapak, ujung pulpen, jarum, ujung meja, pinggir kaca, gunting, ujung pagar besi, keramik yang retak atau pecah, serta lainnya.
  6. Bahan Kimia, misalnya detergen, sabun mandi, sampo, sabun tangan, sabun pembersih piring, beberapa obat, cairan penghilang hama atau nyamuk, bensin, solar, cairan pencuci lantai, pengharum ruang, kapur barus serta yang lain.
  7. Biologi, misalnya tikus, ular, ulat, kalajengking, nyamuk, rayap, serangga, tawon, ngengat, bakteri, virus serta yang lain.
  8. Benda Bertekanan, misalnya tabung gas, tabung APAR.
  9. Radiasi, misalnya HP, TV, Microwave, serta sebagian contoh mengatakan jika beberapa barang seperti peralatan dinner set serta perlengkapan dapur lainnya dibuat dari bahan-bahan yang tercemar radiasi (bahan fundamen berasal dari negara yang mempunyai paparan radiasi).
  10. Ada banyak contoh bahaya yang lain yang dapat diketemukan di lingkungan rumah. Ini disesuaikan dengan situasi dan kondisi di dalam rumah masing-masing. Karena itu dapat dilaksanakan dengan menelurusi sisi luar sampai di rumah.

Melakukan Proses Pencegahan, Penanganan, Pengaturan atau Mitigasi Bahaya

Hal yang penting saat telah mendapatkan bahaya-bahaya yang ada di dalam rumah, maka lakukan yang namanya K3 pengaturan bahaya dengan posisi seperti berikut (ini umumnya diterapkan dalam tempat kerja serta dapat jadi contoh):

  1. Eliminasi, alias hilangkan sumber bahaya itu, contoh bahaya listrik dari pekerjaan sambungan listrik ilegal, karena itu perlu diputuskan.
  2. Substitusi, adalah proses mengganti atau mengubah bahan/barang/proses yang mempunyai kegunaan yang serupa tetapi tidak membahayakan. Contoh: Meja kaca yang mempunyai pinggiran-pinggiran tajam dapat ditukar jadi meja yang dibuat dari kayu. Manfaatnya masih sama-sama meja.
  3. Engineering Control, ini adalah upaya pengaturan bahaya dengan modifikasi atau perkembangan (pengurangan/tambahan) desain khusus, seperti pisau misalnya, dibuatkan sarungnya atau penutupnya supaya bertambah aman dan tabung gas atau APAR dibuatkan gantungan atau tempat spesial yang tidak dapat dijangkau oleh beberapa anak.
  4. Administrasi, ini dapat dicontohkan dengan membuat catatan atau peringatan bahaya. Pada botol-botol bahan kimia khusus contohnya, diberi info atau tulisan jika ini adalah bahan kimia beresiko atau menempelkan peringatan bahaya pada electrical panel.
  5. Alat pelindung diri, ini adalah pilihan paling akhir, dimana bila harus terpaksa berdekatan dengan sumber bahaya, karena itu pakailah alat pelindung diri. Alat pelindung diri tidak berperan untuk menghilangkan bahaya, tetapi hanya mengurangi dampak bahaya pada seseorang. Jadi, harus diingat jika, bahaya itu masih ada. Contoh, memakai sarung tangan khusus untuk memakai cairan kimia dan masker. Buat bapak-bapak yang mempunyai hobi berkebun dapat memakai sarung tangan, sepatu pelindung serta lainnya. Salah satunya contoh yang lain ialah pemakaian safety belt waktu mengemudikan mobil.

Jadi, dengan tingkatkan pengetahuan tentang bahaya-bahaya apa yang ada di dalam rumah serta bagaimana pengaturannya, karena itu budaya K3 di dalam rumah bisa dibuat dengan baik dengan cara perlahan-lahan. Ini dibutuhkan suatu tanggung jawab serta kesadaran TIAP HARInya dari semua tiap-tiap anggota keluarga.

Membuat budaya K3 dari rumah memerlukan kerja sama yang baik dari seluruh pihak. Sangatlah disayangkan bila kesadaran tentang keutamaan budaya K3 baru terjaga, bila satu diantara bagian keluarga mengalami incident terlebih dulu.

12 Tips Agar Anda Dapat Bekerja di Ketinggian dengan Aman

12 Tips Agar Anda Dapat Bekerja di Ketinggian dengan Aman

12 Tips Agar Anda Dapat Bekerja di Ketinggian dengan Aman

Kerja pada ketinggian tidak sama dengan kerja di tempat datar dan rendah. Kerja pada ketinggian berpotensi bahaya yang semakin tinggi. Coba pikirkan bila Anda jatuh dari ketinggian, tentu sakit kan? Serta bisa mengakibatkan cedera serius sampai kematian.

Kerja pada ketinggian mempunyai risiko tinggi yang bisa memunculkan berlangsungnya bahaya disekitar anda. Oleh karena itu, penggunaan alat pelindung diri sangat penting untuk keselamatan diri. Tapi sampai sekarang ini, rupanya ada banyak pekerja yang kurang memperhatikan keselamatan diri saat bekerja diketinggian. Walau sebenarnya sudah jelas bila menggunakan alat pelindung diri dapat kurangi risiko bahaya benda yang menerpa diri anda.

Kelalaian seorang pekerja bisa memunculkan kecelakaan baik bagi dirinya, orang lain atau rusaknya perlengkapan kerja di lokasi. Untuk meminimalkan kecelakaan waktu bekerja pada ketinggian, anda harus memperhatikan beberapa hal penting saat akan memulai bekerja pada ketinggian, yakni :

  1. Pastikan Anda telah mempunyai Surat Izin Kerja untuk bekerja pada ketinggian
  2. Dalami serta pahami sistem perlindungan jatuh dengan memakai alat pelindung diri yang pas
  3. Amankan tempat untuk bekerja diketinggian
  4. Gunakan Alat Pelindung Diri (diantaranya full body harness, lanyard, serta atau lifeline) dengan benar
  5. Sebelum Anda mengawali pekerjaan pada ketinggian, pastikan full body harness yang dipakai pada keadaan baik
  6. Kaitkan pengait semakin tinggi dari pinggang Anda untuk kurangi besarnya hentakan waktu terjatuh
  7. Gunakan tangga / scafolding yang standard untuk ke arah tempat kerja yang tinggi
  8. Waktu menggunakan tangga, lihat pojok kemiringan serta posisi tangga harus stabil
  9. Jika Anda menggunakan scafolding, tekankan sambungan-sambungan pipa scafoldingsudah diikat maximum dimasing-masing ujungnya
  10. Setelah scafolding dipasang, minta petugas untuk mengecek serta memasang safety sign / tanda aman
  11. Setelah pekerjaan selesai, bersihkan tempat seperti situasi sebelumnya
  12. Janganlah lupa menutup Surat Ijin Kerja Anda

5 Tips Menentukan Boots yang Aman untuk Berkendara

Sepatu boots sudah jadi populer di golongan pengendara sepeda motor sebab tipe sepatu ini tawarkan perlindungan dan ketahanan yang mereka perlukan saat berkendara di jalanan. Tidak cuma itu, menggunakan sepatu boots masih nampak stylish untuk digunakan di kantor atau mall.

Saat memilih sepatu boots yang serbaguna, pengendara sepeda motor perlu memperhatikan beberapa karakteristik untuk pastikan sepatu yang mereka pilih membuat perlindungan dan membantu mereka berkendara dengan aman di bawah kondisi jalan atau cuaca apa saja.

Timberland, salah satu produsen sepatu boots yang populer di kalangan pengendara sepeda motor, share tips mengenai apa elemen yang perlu dicari dalam sepatu boots untuk melindungi kaki serta membuahkan pengalaman berkendara yang nyaman.

1. Kulit yang tebal

Sepatu boots kulit mempunyai ketebalan yang beragam. Untuk pengendara sepeda motor, lebih bagus memakai sepatu boots yang dibuat dari kulit yang tebal dan fleksibel. Ini sangat mungkin pengendara sepeda motor menggerakkan kaki mereka dengan bebas dan memperoleh perlindungan yang wajar. Kulit tebal yang tidak gampang robek akan membuat perlindungan pemakai dari guratan serta memar kalau mereka jatuh atau tentang benda tajam saat berkendara.

2. Sol karet dengan cengkraman yang kuat

Pengendara sepeda motor akan memerlukan sepatu boots yang “mencengkram” pijakan kaki sekuat cengkraman di jalanan. Sol karet, seperti sol lug, dengan tepian yang dibuat dengan cara sempurna, menawarkan cengkraman yang kuat di atas jalanan yang licin sebab air atau minyak, membuat beberapa pengendara sepeda motor masih aman. Disamping itu, sol diperlukan membuat perlindungan kaki dari mencapai benda tajam di jalan.

3. Badan boots yang dijahit ke sol

Ciri-ciri sepatu boots yang baik lainnya ialah saat badan sepatunya dijahit dengan kuat ke sol, bukan hanya dilem. Ini ialah feature yang penting untuk pastikan jika sepatu boots tidak robek dibagian sol saat pengendara dengan cara tidak sengaja jatuh dari kendaraannya. Sol yang dijahit membantu daya tahan sepatu serta sangat mungkin pemakai untuk menggunakannya sepanjang tahun.

4. Bahan yang tahan banting dalam semua cuaca

Sepatu boots yang dikenakan oleh pengendara sepeda motor harus jaga kaki supaya tetap kering pada keadaan cuaca apa saja. Sepatu boots harus tahan air meskipun dibuat dari kulit yang dipoles, nubuck, atau suede membuat perlindungan kaki waktu hujan atau saat dengan cara tidak menyengaja mencapai genangan air. Di saat yang serupa, sepatu boots harus mempunyai ventilasi yang baik hingga kaki masih dapat bernafas walaupun cuaca dan jalan panas.

5. Tali sepatu yang kuat

Sepatu boots dieratkan dengan beberapa cara, kebanyakan dengan tali sepatu, walau ada beberapa yang memakai gesper. Untuk pengendara sepeda motor, tali sepatu menawarkan beberapa keuntungan. Pertama, mereka bisa dilonggarkan atau dikencangkan, khususnya saat pengendara sepeda motor mengenakan kaus kaki. Disamping itu, sepatu boots ini bisa dengan mudah dibuka serta dilepas dari jika pengendara sepeda motor jatuh serta terluka. Untuk keamanan tambahan, pengendara sepeda motor harus pilih sepatu boots dengan tali sepatu tebal yang dibuat berbahan yang keras serta bertahan lama, seperti ripcord.

Tentunya, semakin baik kualitas serta konstruksi sepatu, harga menjadi makin mahal. Tetapi, lebih mahal untuk menjaga kaki yang terluka dibanding beli sepatu boots yang bermutu. Beli sepatu boots ialah investasi yang wajar untuk penjelajahan yang tidak ternilai harganya.

Manfaat Sepatu Safety Untuk Pekerja

manfaat sepatu safety

Kaki memiliki peran yang begitu utama dalam kehidupan, dengan anggota badan ini kita dapat melakukan apa pun seperti mengambil langkah, bekerja dan yang lain hingga kita perlu melindunginya dari berbagai bahaya. Salah satunya dengan memakai sepatu Safety.

Sepatu Safety (Safety Shoes) adalah salah satu Alat Pelindung Diri (APD) yang harus dipakai oleh seseorang ketika bekerja guna menghindari resiko kecelakaan. Bukan sekedar membuat perlindungan bagian tubuh pekerja pada adanya resiko kecelakaan saja, tetapi dengan memakai sepatu Safety pekerja akan lebih leluasa bergerak hingga dapat meningkatkan efektivitas dan hasil produksi yang diharapkan.

Sepatu ini terbuat dari kulit dipadukan dengan metal, di bagian bawahnya terbuat dari karet yang tebal. Dengan bahan itu, pekerja akan aman dari berbagai kecelakaan pada kakinya. Sangat banyak manfaat yang diperoleh dengan memakai sepatu Safety, berikut ulasannya.

 

Berikut adalah Manfaat Menggunakan Safety Shoes

 

Melindungi dari Benda Tajam dan Berbahaya

Untuk seorang yang bekerja di ruang berbahaya, Sepatu Safety adalah satu diantara Alat Pelindung Diri (APD) yang harus dipakai oleh pekerja yang kemungkinan dapat terkena pecahan kaca, besi ataupun serpihan yang lain yang pastinya sangat membahayakan telapak kaki.

 

Mencegah Kecelakaan Kerja yang Fatal

Bukan sekedar melindungi telapak kaki saja, Sepatu Safety juga dapat mengurangi resiko kecelakaan kerja fatal seperti kejatuhan benda-benda berat. Safety Shoes ini memiliki kemampuan yang cukup kuat dalam menahan berat, hingga resiko patah tulang atau masalah yang lain dapat diminimalisir.

 

Membuat perlindungan dari Benda Panas

Di bagian atas dan samping sepatu safety tidak hanya terbuat berbahan kulit saja, namun juga di buat dari bahan metal yang tebal. Dengan hal tersebut sepatu ini dapat melindungi kaki pada benda-benda yang panas. Benda-benda yang panas banyak dihasilkan di ruang seperti pabrik las listrik, pengelolaan lampu dan yang lain.

 

Melindungi dari Cairan Kimia Berbahaya

Kita semua tahu kalau cairan kimia yaitu cairan yang sangat beresiko, dan bagaimana jadinya bila cairan itu mengenai kulit? Untuk pekerja laboratorium kimia, sepatu safety harus dipakai.

 

Membuat Pengguna Tidak Terpeleset

Sepatu safety terbuat dari bahan karet yang didesain sedemikian rupa, hingga sepatu ini dapat di andalkan pada permukaan licin. Dengan demikian, dengan memakai sepatu safety jadi beberapa pekerja semakin lebih lincah dalam bekerja.

 

Memahami Tujuan dan Manfaat Safety Induction

Apa yang di Maksud Safety Induction

Bagi Anda yang pernah bekerja di perusahaan pertambangan (pertambangan batubara khususnya), pasti tidak asing dengan istilah induksi safety (safety induction) ini.

Apa yang di Maksud Safety Induction?

Safety Induction adalah pengenalan dasar-dasar Keselamatan kerja dan Kesehatan Kerja (K3) kepada karyawan baru atau visitor (tamu) dan dilakukan oleh karyawan dengan jabatan setingkat supervisory (dari divisi OSHE / Safety) dan bisa juga bisa dilakukan oleh yang paham tentang K3 dengan level jabatan minimum seperti tersebut diatas (minimal Foreman, dan supervisor up).

Adapun Induksi Oleh OSHE Dept. Bertujuan :

  1. Memberikan pemahaman tentang pentingnya K3 di dalam pertambangan.
  2. Memberikan informasi terbaru tentang kondisi dalam tambang sebab kondisi dalam tambang bisa berubah setiap hari.
  3. Memberikan pemahaman tentang peraturan yang berlaku dan sanksi apa yang diberikan jika melanggar peraturan di perusahaan tambang tersebut.
  4. Memberikan informasi tentang prosedur kerja yang ada di wilayah pertambangan tersebut.
  5. Dan masih banyak lagi yang lainnya. Intinya induksi safety dilakukan untuk menghindarkan seseorang dari kecelakan saat memasuki wilayah pertambangan.

Siapa Sajakah Yang Berhak Mendapatkan Induksi Safety.

  1. Karyawan baru di suatu perusahaan tambang, karena pada umumnya karyawan baru sama sekali belum mengetahui kondisi dalam tambang, walaupun karyawan baru ini telah memiliki pengalaman di tambang lainnya, tetap harus di beri induksi saat berada di perusahaan baru.
  2. Seseorang bukan karyawan yang mendapat ijin untuk memasuki wilayah pertambangan, maka sebelumnya harus diberikan induksi terlebih dahulu.
  3. Karyawan yang baru selesai dari cuti kerja. Walupun sudah lama menjadi karyawan di perusahaan tersebut, karyawan ini harus tetap diberi induksi safety setelah dia kembali dari cuti kerjanya. Hal ini dilakukan karena kondisi dalam tambang sudah banyak berubah (seperti arah jalan tambang) selama dia pulang cuti.

Safety induksi biasa dilakukan pada saat karyawan baru hendak mengurus Kimper atau Mine Permit (Semacam ID Card) baru di perusahaan tersebut. Kimper sendiri diperuntukkan bagi karyawan yang nantinya akan diberikan ijin untuk mengendarai unit atau alat berat (sesuai dengan SIM dan keahlian karyawan tersebut mengemudi) di area pertambangan (Operator, Driver DumpTruck, Foreman, supervisor up, dll).

Sedangkan Mine permit diperuntukkan bagi karyawan umumnya. Karyawan yang mempunyai mine permit namun tidak memiliki kimper tetap tidak diperbolehkan mengendarai unit atau alat berat sendiri (staff kantor, adm, dll). Selama Karyawan baru belum mendapatkan Kimper atau Mine Permit, karyawan tersebut akan diberikan ID Card Visitor dan masih belum dibolehkan mengendarai unit di area pertambangan.

Selain itu Induksi saftey juga dilakukan kepada visitor atau tamu dari luar (bukan karyawan) yang hendak memasuki wilayah pertambangan. Hal ini dilakukan agar tamu tamu tersebut memahami kondisi tambang yang ada dan diharuskan mematuhi segala peraturan yang berlaku dalam tambang. Untuk membuktikan bahwa visitor telah mendapatkan induksi, maka Dept Safety (OSHE Dept) meminjamkan ID Card Visitor kepada pengunjung tersebut dan harus mengembalikannya setelah keperluannya selesai.

Keuntungan Dari Induksi Safety.

  1. Seseorang lebih memahami tentang pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) saat berada di wilayah pertambangan.
  2. Mendapatkan informasi terbaru tentang kondisi dalam tambang.
  3. Lebih memahami potensi bahaya yang mungkin terjadi di dalam wilayah tambang dan memahami bagaimana cara mengatasinya
  4. Meminimalisir kemungkinan terjadinya kecelakaan saat berada dalam wilayah pertambangan.
  5. Dan beberapa keuntungan lainnya yang mungkin belum saya ketahui.

 

Apapun bidang pekerjaan yang kita jalani sekarang sangat penting untuk memahami pekerjaan tersebut. Dengan begitu kita bisa memahami potensi-potensi bahaya apa saja yang mungkin ditimbulkan dari pekerjaan kita. Jika kita mengetahui itu semua, maka kita bisa meminimalisir bahkan menghilangkan potensi bahaya yang ada dari pekerjaan yang kita lakukan. Tetaplah bekerja dengan selamat, sehat, dan aman.

Cara Efektif agar Tidak Tertular Virus Corona Dengan Pel Lantai Mop untuk Lantai Kantor

bolde super mop

Makin maraknya penebaran virus Corona tentu saja membuat kita harus lebih ekstra dalam menjaga diri dan kebersihan sekitar. Salah satunya triknya yaitu dengan bersihkan lantai. Untuk bersihkan lantai, Anda memerlukan kain pel atau mop yang sesuai area industri. Ada beberapa jenis-jenis mop yang mempunyai kegunaan yang berbeda:

Dust Mop

Dust mop diperuntukkan untuk mengangkut debu di lantai, baik lantai keramik, marmer, kayu dan lain-lain. Anda tentu saja seringkali melihat beberapa dust mop ini dipakai di berbagai tempat seperti mini market, hotel, bioskop. Beberapa macam dust mop mempunyai teknologi untuk mengikat debu, hingga setelah penggunaan, lantai akan benar-benar bersih. Sangat aman digunakan oleh Anda para pekerja di sektor industri tsb. Karena fungsi pel tsb juga dapat digunakan untuk mencegah dari lantai yang licin.

Wet Mop

Wet mop ialah alat yang dipakai untuk pengepelan di lantai yang basah. Bentuk alat yang disebut pilihan tepat untuk Anda ialah wet mop yang mempunyai daya serap yang baik di bagian mopnya. Kegunaannya sangat baik untuk Ruang Lingkup Kesehatan dan Keselamatan Kerja bagi Pekerja.

Microfiber Mop

Ada tipe microfiber wet mop, mempunyai bahan yang sangatlah baik dalam mengikat air. Sementara untuk microfiber dust mop, bahan ini sangatlah bagus untuk mengikat debu hingga tidak terlepas sehabis dimop. Sehingga menimbulkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Erat : Produktivitas Kerja.

Floor Mop

Mop tipe ini diperlengkapi dengan handle. Harganya umumnya jauh lebih murah daripada microfiber. Seperti namanya, floor mop hanya dapat dipakai untuk pengepelan lantai saja. Penting sekali bagi para pekerja diberbagai sektor industri untuk Memahami Tujuan dan Manfaat Safety Induction.

Hall Mop

Khusus untuk area lantai yang jauh lebih besar, contohnya seperti aula atau hall, karena itu Anda dapat memakai mop namanya hall mop, yang lebih lebar kepala mopnya, hingga sangatlah cocok untuk pengepelan di lantai yang jauh lebih besar.

Kurangi Kecelakaan Industri dengan Kegunaan LOTO Safety

Kegunaan LOTO Safety

Tahukah Anda? Tercatat sekitar 120 kecelakaan berat serta 50 ribu luka serius berlangsung di benua Amerika tiap tahunnya sebab tidak berhasil mengatur listrik berbahaya di cakupan industri. Angka terbanyak berlangsung saat melakukan perbaikan atau prawatan mesin serta perlengkapan produksi.

Pemicu dari kecelakaan itu hanya satu, yaitu muncul energi berbahaya yang lepas tanpa switch/ penghambat dari mesin yang sedang menyala hingga menyebabkan kecelakaan serius seperti tersetrum sampai kebakaran. Untuk menangani hal tersebut, dibutuhkan yang namanya LOTO gunanya untuk membuat perlindungan pekerja yang sedang berhubungan langsung dengan mesin yang sedang bekerja.

Apakah itu LOTO? Secara ringkas LOTO adalah proses penyelamatan untuk menutup sumber energi pada mesin saat sedang dilaksanakan perbaikan/ pemeliharaan. Dalam ini, LOTO mengatur pelepasan energi berbahaya dari mesin dengan diisolir.

LOTO terbagi dalam dua elemen, yaitu Kunci gembok serta Tag Label. Kunci gembok (Lockout) kerja dengan menutup atau menutup energi berbahaya yang bisa muncul dengan memakai perlengkapan khusus berbentuk kunci switch. Dengan begitu, keselamatan pekerja yang terkait langsung dengan mesin itu bisa lebih terjamin.

Kunci Gembok Lockout

Sementara tagout ialah alat berbentuk tag/ merek untuk memperlihatkan atau memperingatkan bahaya dari satu mesin, sakelar dan lain-lain yang telah di-lockout.

Merek/ Tag LOTO

Seperti yang sudah diulas sebelumnya, LOTO biasanya dipakai untuk hindari kecelakaan saat kerja langsung dengan mesin. LOTO inipun sering menjadi perhatian beberapa pelaku industri berkaitan angka kecelakaan yang tinggi, hingga ada ketentuan serta SOP tentang pentingnya skema LOTO.

Tipe energi yang bisa diisolasi umumnya berbentuk energi kinetik serta energi prospek listrik. Energi kinetik adalah energi yang membuat objek bisa bergerak, sedang energi prospek listrik ialah energi prospek yang dibuat dari gaya-gaya Coulomb konvensional serta diasumsikan dengan komposisi beberapa muatan-muatan titik dalam satu skema. Ke-2 tipe energi ini bisa menyebabkan kecelakaan jika tidak dikontrol secara baik.

Beberapa macam industri yang harus memakai LOTO diantaranya industri perawatan serta perbaikan mesin, industri produksi massal, serta industri yang memakai skema transmisi serta distribusi beberapa hal yang mempunyai desakan, seperti minyak, gas, air dan lain-lain.

LOTO diterapkan dekat dengan sumber energi pada mesin, umumnya pada perawatan mesin serta pemasangan mesin baru. Tujuannya membuat perlindungan pekerja yang melakukan pekerjaan dekat/ bersentuhan dengan mesin yang sedang berjalan.

Beberapa industri mengimplementasikan sirkuit breaker untuk hentikan arus listrik, tetapi skema LOTO ini lebih aman dipakai untuk SOP pada industri energi, manufaktur, konstruksi, sampai pertambangan pada mesin-mesin yang seringkali membutuhkan pemeliharaan/ perbaikan.

Implikasi serta Pemasangan Skema LOTO

Jika ada pekerja yang lakukan pekerjaan yang mewajibkan ia menempatkan badannya, baik sebagian atau seluruh badan pada mesin atau perlengkapan yang menyimpan energi, karena itu mekanisme LOTO perlu diaplikasikan. Dalam ini ada dua tipe pekerja, yaitu authorized employee, yang disebut pekerja yang memiliki hak melakukan atau mengaplikasikan LOTO. Serta yang ke-2 ialah affected employee, yang lakukan pekerjaan harus dengan implikasi LOTO.

Nah, perlengkapan lockout yang bisa dipakai diantaranya alat pengunci ganda (kunci gembok) untuk menutup kotak elektrik, tangkai penahan, perangkat keselamatan yang dipakai pada mesin bertekanan, rantai serta kunci gembok serta beberapa alat lainnya yang diperuntukkan untuk menghindari mesin dari pelepasan energi berbahaya.

Sementara tagout yang disebut safety tag atau merek keselamatan. Tentu saja, merek ini harus bersifat bertahan lama serta masih bisa dibaca tulisannya supaya pekerja mudah mengerti bahaya dari tempat yang digembok itu.

Pemasangan LOTO

Dalam instalasi LOTO, Anda perlu memerhatikan sumber energi mana yang akan dikendalikan serta pelajarilah dengan cara detil. Kerjakan pengecekan pada semua perlengkapan dan tetapkan posisi pengunciannya. Setelah itu, tunjuk pekerja yang akan lakukan LOTO, umumnya pekerja yang termasuk juga dalam authorized employee. Tetapi awalnya pastikan mereka memperoleh briefing sebelum lakukan pekerjaan berkaitan mekanisme dan risiko yang akan ditemui.

Lalu matikan semua mesin serta perlengkapan sesudah memberi teguran pada tiap orang yang akan terkait dengan mesin itu. Sesudah mesin dimatikan dengan cara keseluruhan, selanjutkan sumber energi diisolasi, serta terpasangkan LOTO. Energi berbahaya yang masih tetap tersimpan perlu dilepaskan atau dibuang dengan aman. Penelusuran kembali lagi pada sumber energi itu perlu dilaksanakan untuk pastikan energi tidak ada.

Dengan ikuti mekanisme ini tersebut, diharpakan para pelaku industri bisa hindari kecelakaan yang mempunyai potensi muncul saat berlangsung perbaikan pada mesin.

Pengertian dan Jenis-jenis Penerapan Safety Sensor dalam Sektor Industri

pengertian sensor pada industri

Tingginya jumlah kecelakaan kerja dikarenakan oleh faktor-faktor, seperti kondisi area kerja yang tidak aman, baik begitu gelap atau begitu panas. Tingkah laku serta rutinitas pekerja, seperti pemakaian perlengkapan yang tidak sesuai standard serta tidak memakai APD jadi unsur lainnya.

Unsur kecelakaan kerja itu bisa dihindari dengan adanya loyalitas perusahaan dalam memutuskan kebijaksanaan serta ketentuan K3 dan dibantu oleh kualitas SDM perusahaan dalam realisasinya.

Sayangnya, berdasarkan catatan Serikat Pekerja Semua Indonesia (SPSI) pada 2002, baru seputar 45% dari keseluruhan jumlah perusahaan di Indonesia (176.713) yang berisi loyalitas K3 dalam kesepakatan kerja dengannya. Walau sebenarnya keutamaan kesadaran tentang K3 terlihat dari terdapatnya undang-undang No. 1/1970 serta No. 23/1992 tentang Keselamatan serta Kesehatan Kerja, dan No. 13 Tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan.

Salah satunya langkah lain untuk mencegah berlangsungnya kecelakaan kerja dengan pemakaian alat. Kecuali baju serta peralatan safety yang dipakai oleh pekerja, alat lain seperti alarm, camera, dan sensor bisa kurangi kecelakaan di pabrik yang seringkali berlangsung karena kelengahan pekerja.

Safety sensor juga hadir lebih detil untuk pabrik yang kerja memakai sistem otomasi, yakni sistem yang sudah terprogram dengan runtut serta beberapa masalah yang tidak ada di dalam program tidak bisa dihindarkan.
Contohnya waktu kaki pekerja terjepit di conveyor, tidak ada mekanisme pengendaliannya bila dari pertama tidak diprogram demikian.

Oleh karenanya safety sensor juga hadir menjadi masukan alat jika berlangsung suatu hal yang tidak sesuai mekanisme.
Keperluan akan safety sensor ini pada akhirnya dapat menimbulkan beberapa ide safety sensor yang bisa ditingkatkan oleh beberapa engineer atau researcher misalnya :

Proximity Sensor (Sensor Jarak)

Langkah kerja proximity sensor bermacam sesuai gelombang yang dikeluarkan, baik sinar, ultrasonik serta lainnya. Pada umumnya proximity sensor melepas gelombang serta hitung panjang gelombang dalam range yang telah dipastikan. Bila terdapat objek di depannya, maka panjang gelombang yang diterima kembali lagi oleh sensor akan tidak sama sebab terpantul oleh objek yang melaluinya.

Berdasar teori itu, jika masuk teritori beresiko yang mempunyai conveyor, penghisap, atau benda semacamnya, terdapatnya proximity sensor yang telah diintegrasikan dengan kontroler akan memberi teguran khusus, baik berbentuk suara, atau mesin yang selekasnya dimatikan dengan cara otomatis jika proximity sensor mengetahui objek yang begitu dekat dari beberapa benda beresiko itu.

Load Sensor (Sensor Berat)

Langkah kerja load sensor ialah jika terserang beban dia akan memberi luaran berbentuk besaran beban yang diterima yang didapatkan dari nilai deformasi material load cell. Luaran atau output jadikan input pada suatu controller untuk memproses data input. Jika dalam logic controller dibatasi satu nilaian deformasi material load cell, karena itu bila nilai deformasi lebih dari batas yang diberi pasti ada output berbentuk peringatan, atau dengan cara otomatis mesin akan dimatikan. Aplikasinya ialah saat satu teritori jangan dimasuki karena itu saat ada orang yang masuk teritori itu mesin akan otomatis berhenti prosedurnya. Ini menahan berlangsungnya kecelakaan di pabrik-parbik.

Infrared Thermal Imaging (Camera Pendeteksi Suhu)

Peranan dari infrared thermal imaging ialah mengetahui suhu dengan visualisasi berbentuk kemunduran warna dari camera. Merah berarti panas sekali serta terdegradasi sampai biru yang berarti dingin. Umumnya alat ini dipakai untuk mengetahui benda benda yang susah dicapai, seperti kabel serta sutet.

Bagaimanakah cara kerjanya untuk safety sensor? Seperti beberapa alat lain yang sudah diterangkan di atas, hasilnya akan jadikan input selanjutnya diproses di controller. Controller akan diprogram mempunyai limit suhu khusus hingga bila teridentifikasi objek yang melewati suhu yang dipastikan, akan ada peringatan yang diberi.

Misalnya berlangsung overheat pada proses permesinan milling yang bisa mengakibatkan kerusakan mesin serta mata bor sebab suhu yang tinggi mengakibatkan material makin lembek. Dengan adanya infared thermal imaging ini dapat mengatur serta dengan cara otomatis mengerjakan pendinginan dengan menyiram oli atau air. Alat ini dapat dipakai untuk mengatur sutet yang sulit dicapai, hingga pengawasan semakin lebih gampang dengan infrared thermal imaging ini.

Maksimalkan Fungsi Circuit Breaker Pada Genset untuk Mencegah Kebakaran

fungsi circuit breaker pada genset

Saat suatu Sirkuit Breaker bekerja tidak maksimal karena itu bisa terjadi pemutusan instalasi listrik yang tidak semestinya terjadi. Kondisi yang buruk pada Sirkuit Breaker bisa mengakibatkan kebakaran. Oleh karenanya, berikut 7 panduan untuk Sirkuit Breaker supaya tak terjadi Kebakaran.

  1. Dibutuhkan pemecahan dari Master Sirkuit Breaker ke Mini Sirkuit Breaker. Ini dikerjakan supaya Mini Sirkuit Breaker bisa mengatasi kelebihan arus pada instalasi listrik khusus, hingga tidak mengganggu serangkaian yang lain.
  2. Nilai arus optimal dari Mini Sirkuit Breaker sebaiknya lebih kecil dibandingkan Master Sirkuit Breaker. Telah jelas kenapa nilai arus optimal mini sirkuit breaker sebaiknya kecil, sebab saat nilainya sama juga dengan master sirkuit breaker, karena itu saat ada dua atau lebih mini sirkuit breaker, arus yang keluar akan langsung diputus oleh Master sirkuit breaker, serta dapat terjadi kebakaran, sebab master telat dalam memutuskan mini sirkuit breaker
  3. Pakai ELCB atau RCCB (Residual Current Sirkuit Breaker). ELCB atau RCCB befungsi membuat perlindungan manusia dari sengatan listrik serta bahaya kebakaran, berdasar manfaatnya, ELCB serta RCCB tidak sama dengan MCB atau yang lain, sebab amankan manusia dari sengatan listrik.
  4. Pakai tipe serta ukuran kabel yang sesuai dengan untuk peruntukan serta kemampuan hantar arusnya. Saat kabel yang dipakai mempunyai daya yang lemah tetapi dipakai untuk instalasi listrik dengan arus yang melewati kabel itu, karena itu kabel itu akan menghangat serta terjadi kebakaran.
  5. Pakai secondary disconnect. Untuk menyambungkan sirkuit breaker ke bus biasanya Main Disconnect, sedang untuk membawa daya dari control sirkuit ke sirkuit breaker menggunakan Secondary Disconnect. Hingga ada 2 pengaman saat terjadi masalah listrik
  6. Ground Disconnect. Ini dibutuhkan supaya saat terjadi hubung singkat atau masalah maka langsung tersambung ke ground serta bisa membuat alat pengaman Sirkuit Breaker bekerja secepat mungkin. Ground Disconnect dikaitkan dari frame ke ground bis pada MCCB. Hingga pastikan jika frame dari MCCB tersambung ke ground saat frame itu ada tegangan yang tidak diharapkan.
  7. Melakukan pemeliharaan secara periodik untuk Sirkuit Breaker. Pemeliharaan yang biasa dikerjakan untuk Sirkuit Breaker ialah melepas serta bersihkan sisi insulatornya dengan vacuum atau bila dibutuhkan memakai cairan pembersih. Yakinkan sisi insulator bersih serta kering. Yakinkan semua sisi kontak-nya bersih serta teratur secara baik, hingga tidak ada hubung singkat. Check sisi bagian operasinya, untuk contoh jika ada sisi yang longgar, rusak atau telah lama terpakai.
    Itu 7 panduan untuk Sirkuit Breaker supaya tidak ada Kebakaran. Diinginkan, anda bisa meminimalkan terjadinya hubung singkat atau kebakaran pada instalasi listrik yang ada. Hal yang begitu dibutuhkan untuk Sirkuit Breaker ialah pemeliharaan secara periodik, hingga tidak ada sisi yang rusak atau sisi yang longgar.