Langkah Aman Saat Menggunakan Spray Gun untuk Finishing Kayu

cara menggunakan spray gun

Finishing atau penyelesaian saat proses pengecatan kayu bisa menjadi makin lebih efisien serta efektif dengan memakai spray gun atau pistol semprot. Tentu saja, pistol semprot yang dimaksud di sini bukan sebuah pistol air. Pistol semprot tidak hanya dipakai untuk pengecatan, bisa juga diterapkan untuk finishing kayu. Sebelum mengetahui langkah finishing kayu dengan pistol semprot, tentu saja Anda perlu memerhatikan dahulu bagaimanakah cara memakai pistol semprot atau spray gun ini secara baik serta tepat.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menggunakan Spray Gun:

Jarak

Lihat jarak spray gun dengan permukaan kayu yang akan dicat. Minimal, Anda perlu memberikan jarak kurang lebih satu jengkal orang dewasa, atau kira-kira 150 milimeter. Jarak terlampau jauh membuat cat sangat tipis, sedang jarak yang sangat dekat akan membuat cat sangat tebal.

Pojok Penyemprotan

Pertimbangkan secara benar pojok penyemprotan spray gun. Pojok spray gun yang paling efisien ialah pojok siku-siku atau 90 derajat. Tentu saja, untuk hasil paling baik supaya cat lebih rata, jaga terus pojok berada di angka itu.

Kecepatan Spray Gun

Pikirkan juga kecepatan semprot dari spray gun itu. Dari beberapa sumber dikatakan jika kecepatan minimum untuk spray gun ialah 900 mm/detik sedang kecepatan optimal yang paling efisien ialah 1.200 mm/detik. Upayakan kecepatan masih konstan di angka itu.

Cek Keadaan Cat Sebelum Repaint atau Proses Finishing

Khusus untuk cat lagi atau menerpa cat yang telah ada, upayakan lihat adanya guratan dan lain-lain dari cat awalnya. Hal tersebut diperuntukkan supaya cat lebih merata. Disamping itu, Anda dapat menutup sisi yang tidak dicat dengan kain atau kertas bekas supaya tidak turut terkena paparan cat.

Kualitas Spray Gun

Pikirkan untuk menentukan spray gun yang bermutu baik. Anda dapat cari beberapa spray gun terunggul dengan harga terjangkau di sejumlah situs online.

Product Merk

Brand atau merek terkenal tentu saja menawarkan kualitas yang terbaik. Tiap merek terkenal akan melakukan uji standard kelayakan pada tiap produk sebelum ditawarkan. Jadi, Anda akan memperoleh produk dengan kualitas terbaik yang mempermudah kerja Anda. Beberapa brand populer yang dapat Anda pikirkan contohnya Avalon, Meiji serta Krisbow.

Finishing Kayu dengan Spray Gun

Setelah mengetahui beberapa hal yang perlu diperhitungkan dalam menentukan serta memakai spray gun, saat ini waktunya Anda ketahui panduan finishing kayu dengan memakai spray gun. Supaya hasilnya lebih optimal, pertama Anda tentu saja harus membersihkan spray gun Anda dengan optimal.

Maksudnya, supaya sisa cat dari pengecatan sebelumnya tidak mengganggu warna yang akan Anda semprotkan selanjutnya.

Pembersihan ini dapat memakai thinner yang dimasukkan dalam tabung, selanjutnya dikocokkan dengan keras, kemudian disemprotkan sampai habis. Kemudian, Anda dapat bersihkan isi tabung spray gun dengan memakai tekanan angin.

Selanjutnya, sisi atau media yang akan disemprot harus dibersihkan. Awalnya, kayu yang akan dipoles tentu saja telah selesai melalui pengecatan, serta hasil catnya perlu merata. Biarkan jadi kering dahulu catnya, lalu membersihkannya dengan kain bersih.

Saat ini, setelah spray gun telah benar-benar bersih, Anda dapat masukkan varnish atau pernis bermutu. Ingat, finishing yang baik tentukan kualitas serta harga dari produk yang Anda buat. Jadi jangan buat kerja Anda percuma dengan finishing yang kurang baik.

Anda dapat menentukan tingkat gloss-nya bentuk akhir warna dari kayu yang akan menjalani proses finishing. Tentu saja, kayu yang di ubah jadi barang fungsional akan berbeda dengan barang dekoratif. Nah, sisi yang sulit untuk finishing barang dekoratif yang fungsional, seperti bangku serta meja hias contohnya.

Panduan untuk Pernis Sebelum Dipakai

Anda dapat memakai air bersih ditambahkan ke varnish untuk hasil yang lebih encer. Selanjutnya, setelah memastikan susunan yang akan dipernis telah benar-benar merata, Anda mulai bisa lakukan penyemprotan. Tentu saja, proses penyemprotan harus berjalan baik serta sempurna supaya hasilnya lebih optimal. Panduan yang diberi di atas mengenai pemakaian spray gun akan jadikan hasil penyemprotan Anda akan semakin lebih optimal.

Demikian panduan finishing kayu dengan spray gun untuk Anda. Tentu saja, setelah membaca artikel ini, semoga kerja hasil Kamu bisa menjadi lebih bagus serta berkilau. Selamat mencoba.

Tips Merawat Walkie Talkie atau Handy Talky serta Jenis-Jenis Baterainya

cara perawatan handy talky

Walkie Talkie atau Handy Talky sebuah alat komunikasi yang memiliki bentuk seperti dengan telephone genggam serta mempunyai signal yang searah. Karena signalnya yang harus searah ini maka pengirim pesan serta penerima tidak dapat berbicara secara bersamaan.

HT memakai gelombang radio dengan frekwensi khusus. Hingga cukup seringkali digunakan untuk komunikasi yang berbentuk sementara sebab salurannya bisa ditukar setiap saat. Dengan tehnologi yang makin canggih, jangkauan HT tidak hanya sampai 2 mil, tetapi bisa meraih hingga jarak 12mil.

Piranti HT dibuat jadi piranti komunikasi portabel hingga sesuai untuk lakukan hubungan komunikasi antar perorangan atau antar golongan. HT adalah satu diantara alat yang memakai komunikasi memakai frekwensi gelombang radio tanpa memakai kouta atau pulsa hingga lebih efektif. Dengan efisiensi ini, aplikasi HT cukup seringkali diketemukan pada industri konstruksi, Oil & Gas, energi, pertambangan, sampai kepentingan operasional gedung.

Nah, di bawah ini ialah langkah mudah merawat Handy Talky :

Jangan Terlalu Lama Saat Proses Pengecasan Baterai

Waktu Anda melakukan pengecasan sangatlah dianjurkan jangan terlalu lama, karena daya baterai akan cepat mengembung hingga mempercepat usia baterai. Jika baterai pada HT Anda telah penuh, selekasnya lepas pengecasnya.

Jangan Memaksakan Cas Baterai dengan Voltase Tinggi

Ampere atau tegangan listrik yang besar dapat memengaruhi daya baterai pada HT. Karena itu, sangatlah kami anjurkan memakai adapter cas standard bawaannya. Pada charger bawaan sudah dilengkapi serangkaian penambahan hingga tegangan dari adaptor tidak langsung ke baterai. Dan ada indikator lampu sebagai pemberi tanda jika baterai telah penuh.

Jangan Terlalu Sering Mengecas

Jika tanda pada baterai HT hanya berkurang sedikit, jangan langsung dicas. Makin banyak frekwensi cabut pasang charger, karena itu makin sedikit ketahanan baterai. Jika baterai hampir habis, seharusnya lakukan pengecasan.

Tetap Menjaga Suhu Baterai

Taruhlah HT dalam tempat dengan suhu sejuk serta tidak lembab. Jika penggunaan di lapangan tidak memungkinkan hal itu, maka butuh jadi perhatian suhu dari piranti HT tersebut. Jika telah panas, karenanya selekasnya simpan atau didiamkan dalam tempat sejuk untuk sementara. Ini mempunyai tujuan agar menahan overheat yang bisa berlangsung pada baterai hingga mengakibatkan kerusakan fungsi HT jika dibiarkan.

Hindari HT dari Percikan Air

Adanya cairan yang masuk ke HT, bisa menyebabkan korsleting. Ini seringkali berlangsung sebab ketidaksengajaan atau kelengahan pemakai. Seharusnya Anda memakai cover atau tas kecil yang bisa membuat perlindungan piranti HT dari air khususnya saat cuaca hujan.

Jenis-Jenis Baterai yang Dapat Digunakan pada HT

Baterai Li-ion (Lithium-ion)

Baterai ini terbanyak dipakai pada piranti HT sebab mempunyai bentuk yang ringan, mempunyai kemampuan penyimpanan daya yang benar-benar baik, dan rasio penurunan daya yang kecil berkisaran 5% dan tidak mempunyai memory effect (dampak kristalisasi pada baterai bila tidak dipakai untuk jangka waktu yang lama).

Baterai NiCD

Kelebihan baterai tipe ini ialah mempunyai tegangan yang lebih konstan tetapi mempunyai kemungkinan mengalami memory effect. Baterai type ini mempunyai kemampuan yang relatif mengalami penurunan hingga proses pengisian ulangnya baik dikerjakan saat baterai habis.

Baterai Li-Po (Lithium-Polymer)

Baterai ini memakai bahan polymer hingga lebih rawan pada benturan. Tetapi, baterai type ini mempunyai kemampuan penyimpanan rata-rata 20% lebih besar daripada baterai Li-ion.

Baterai NiMH

Baterai ini adalah peningkatan dari baterai NiCD, yang mana baterai ini tidak memakai gabungan senyawa kimia hingga baterai type ini lebih ramah lingkungan. Kemampuan baterai type ini lebih besar dari baterai NiCD. Tetapi, baterai NiMH ini mempunyai memory effect tetapi sifatnya cuma sementara saja, hingga lebih fleksibel dibanding dengan tipe baterai NiCD.

Pekerja Wajib Perhatikan Panduan Keselamatan Merawat Generator Diesel Ini

panduan pemeliharaan genset

Soal pemadaman listrik oleh PLN seringkali berlangsung karena gempa, banjir, badai sampai timbulnya masalah pada perlengkapan utama PLN. Karenanya dalam pekerjaan industri dibutuhkan skema generator set yang baik serta terpelihara hingga dapat dioperasikan saat dibutuhkan. Saat mesin generator diesel mengalami kegagalan saat starting, karena itu ada tiga pemicu utamanya yaitu aki untuk starting dalam keadaan mati atau kurang charging, tombol Start tidak dalam posisi Auto tetapi dalam posisi Off, serta tersumbatnya filter bahan bakar.

Semua masalah yang umum berlangsung sebetulnya dapat dihindari dengan mengerjakan perawatan generator set dengan rutin. Operator genset perlu mendapat training serta pengarahan. Perawatan generator set diesel perlu dikerjakan dengan frekwensi harian, mingguan, bulanan, 6 bulan serta tahunan. Perawatan harian mencakup pengecekan level coolant, pengecekan level solar serta pengecekan aliran udara. Perawatan mingguan mencakup mengecekan filter udara, pengecekan charger baterai, membuang air pada tangki solar serta membuang solar pada filter.

Sementara perawatan bulanan mencakup pengecekan kosentrasi, kontrol tegangan belt, kontrol pengembunan pada knalpot serta kontrol baterai. Perawatan 6 bulanan mencakup perubahan oli filter, perubahan filter coolant, pembersihan pada crankcase breather, perubahan filter udara, penelusuran selang radiator, serta pergantian filter solar. Sedang perawatan tahunan hanya berbentuk pembersihan pada skema pendingin.

Tidak hanya mengerjakan kontrol rutin sesuai frekwensi itu, perlu dikerjakan perawatan yang berbentuk pencegahan. Perawatan pencegahan ini mencakup:

Kontrol umum

Waktu genset bekerja atau running, cermati timbulnya permasalahan mekanik yang mempunyai potensi membahayakan. Karena itu seharusnya kerjakan kontrol pada beberapa bagian berikut:

  1. Kontrol skema pembuangan. Kerjakan kontrol pada semua skema pembuangan, terhitung exhaust manifold, pipa knalpot serta muffler. Cek juga peluang kebocoran pada semua koneksi, las, joint serta gasket dan pastikan tidak ada pemanasan terlalu berlebih di seputar pipa knalpot.
  2. Kontrol skema bahan bakar. Kerjakan kontrol jalur bahan bakar, jalur balik, filter, serta pada fitting.
  3. Kontrol skema listrik DC atau aki. Kerjakan kontrol terminal pada baterai starting. Pastikan koneksi bersih serta kencang.
  4. Kontrol mesin. Dengan berkala kerjakan kontrol level cairan, tekanan oli, serta suhu radiator. Cermati jika berlangsung kegagalan pembakaran, timbulnya getaran, asap knalpot terlalu berlebih, penurunan kemampuan, atau penambahan bahan bakar.
  5. Kontrol skema control. Kerjakan kontrol skema kontrol dengan berkala. Pastikan log data benar sepanjang pemanasan serta pastikan untuk kembalikan skema kontrol ke normal automatic standby atau Auto saat pengujian serta perawatan selesai dikerjakan.

Perawatan Skema Pelumasan

Kerjakan kontrol level oli saat mesin dimatikan serta setelah menunggu kurang lebih 10 menit. Kontrol ini mempunyai tujuan untuk memastikan oli sisi atas mesin mengalir ke bak mesin. Kerjakan juga pergantian oli serta filter sesuai referensi frekwensi perawatan mesin secara teratur.

Perawatan Skema Pendingin

Kerjakan kontrol level cairan pendingin atau coolant waktu mesin tidak menyala sesuai referensi frekwensi pengecekan. Membuka tutup radiator setelah mesin dingin apabila perlu tambahkan pendingin sampai kurang lebih 3/4 inch dibawah seal tutup radiator. Kerjakan juga kontrol bagian luar radiator serta membersihkan semua kotoran dengan berhati-hati agar tidak mengakibatkan kerusakan sirip–sirip pendingin atau radiator fin.

Perawatan Skema Bahan Bakar

Pemanasan mesin teratur perlu dikerjakan diantaranya untuk menghabiskan bahan bakar yang tersimpan di tanki sebelum rusak. Jika bahan bakar tidak digunakan dalam periode waktu 3-6 bulan, karena itu baiknya harus diisi lagi. Selain itu kerjakan juga kontrol pipa-pipa serta selang skema pendingin untuk mengetahui kebocoran atau koneksi yang longgar.

Perawatan Baterai Starting

Baterai mulai lemah atau undercharged jadi pemicu umum berlangsungnya kegagalan genset standby. Walau terus terisi serta dirawat, baterai lead-acid akan mengalami penurunan kualitas serta kerusakan. Karenanya perubahan perlu dikerjakan tiap 24–36 bulan, lebih-lebih jika tidak dikerjakan charging secara teratur. Mengenai perawatan baterai starting mencakup:

  1. Lakukan pengujian baterai. Pada beberapa generator, uji diagnostik bisa dikerjakan dengan otomatis setiap saat genset starting. Atau dapat dengan menggunakan baterai load tester untuk mengonfirmasi kondisi setiap saat baterai starting.
  2. Bersihkan baterai. Membersihkan baterai apabila berlangsung korosi di seputar terminal, karena itu lepaskan kabel baterai lantas bersihkan terminal dengan memakai larutan baking soda serta air dengan ukuran ¼ lb baking soda untuk 1 liter air. Kerjakan dengan berhati-hati, janganlah sampai larutan masuk ke sel-sel baterai karena akan menetralisir zat asam pada baterai. Kemudian siram baterai dengan air bersih. Disamping itu, setelah pergantian konektor, lapisi terminal serta konektor dengan lilin tipis untuk menahan korosi.
  3. Kontrol berat jenis. Gunakanlah hydrometer untuk mengecek berat tipe elektrolit pada tiap sel baterai. Baterai yang terisi penuh memiliki berat tipe 1.260. Kerjakan charging pada baterai jika berat tipe dibawah 1,215.
  4. Kontrol tingkat elektrolit. Pada baterai lead acid cell terbuka, kerjakan kontrol tingkat elektrolit minimal tiap 200 jam pengoperasian. Jika rendah, karena itu isi sel baterai ke sisi bawah leher pengisi dengan distilled water.

Kontrol Visual

Kontrol visual akan membantu menganalisis permasalahan sebelum berlangsung kerusakan pada engine. Banyak hal yang harus dilihat saat pengecekan visual mencakup kebocoran yang diikuti dengan tetesan atau ruang sebagai basah, kontrol korosi pada baterai serta tempatnya, kontrol elektrolit pada baterai tipe konvensional, kontrol kabel serta sambungan pada baterai, kontrol tekanan oli, suhu, alternator serta alat ukur yang lain untuk pastikan semua kerja secara baik, kontrol level oli serta keadaannya, kontrol semua hose serta clamp di aliran skema pendingin, kontrol keadaan radiator fins, kontrol level air pendingin, kontrol air intake sistem dari kebocoran, kontrol fuel sistem pada kebocoran, apabila mesin diperlengkapi belt karena itu cek keadaan belt dan pulley dari keausan serta sinyal tanda kerusakan.

Dengan lakukan perawatan serta perawatan periodik pada generator untuk kepentingan industri, karena itu generator dapat bekerja dengan baik saat dibutuhkan. Tidak hanya itu saja, perawatan serta perawatan yang dikerjakan terus menerus akan mengurangi ongkos serta kerugian yang mempunyai potensi muncul karena kegagalan pemakaian generator.

Langkah Tepat Penanganan Saat Terjadi Masalah Listrik pada Area Kerja

cara mencegah bahaya listrik

Gedung atau Perkantoran umumnya akan dibiarkan saat malam hari serta akan beroperasi kembali saat pagi harinya. Tentu saja gedung itu perlu dinyatakan aman supaya tidak ada kecelakaan atau bencana yang tidak diharapkan.

Permasalahan listrik jadi salah satunya permasalahan yang penting untuk jadi perhatian. Karena, masalah listrik ini sangatlah rawan serta bisa berakibat fatal jika tidak diperhatikan secara baik. Karena itu, jika ada permasalahan yang berlangsung dengan kelistrikan di kantor atau rumah Anda, jangan langsung mengatasi sendiri atau minta karyawan Anda untuk mengatasinya. Anda membutuhkan seorang teknisi atau team ahli yang profesional di bidangnya. Sering karena permasalahan kelistrikan ini dianggap remeh, karena itu Anda kurang memperhatikannya. Mengakibatkan, seringkali berlangsung kebakaran karena korsleting arus listrik.

Apa saja permasalahan listrik sepele yang seringkali dilupakan walau sebenarnya berpotensi atau beresiko yang cukup signifikan? Berikut Permasalahan Listrik yang Seringkali Berlangsung serta Perlu Penanganan Serius:

1. Sengatan Listrik

Ini permasalahan yang seringkali berlangsung. Seringkali perlengkapan listrik, seperti colokan, atau beberapa alat listrik lainnya di kantor menghasilkan sengatan listrik. Tentu saja, Anda mungkin saja pernah merasakan permasalahan seperti ini kan? Seperti tersentrum saat mencolok atau menyentuh sambungan listrik di kantor Anda.

Janganlah dianggap remeh permasalahan ini! Bisa saja permasalahannya telah ada dari sistem jaringan listrik di kantor Anda. Karenanya, perlu pengamatan dalam dengan menyertakan beberapa ahlinya.

2. Circuit Breaker Memiliki masalah

Permasalahan selanjutnya terkait dengan sirkuit breaker yang memiliki masalah. Kadang switch bisa turun sendiri, hingga perlu dinaikkan kembali. Apa listrik seringkali mati sebab circuit breaker mendadak turun?

Jangan memilih untuk meningkatkan kembali atau justru mengutak-atik tombol. Ini perlu perlakuan beberapa ahli. Sedikit panduan, hindari pemakaian satu sakelar jadi pusat dari semua saluran listrik di kantor Anda.

3. Berbau Hangus

Ini permasalahan penting serta perlu dilihat segera. Jika tercium bau hangus di kantor Anda, karenanya selekasnya cari sumber bau itu. Jika nyatanya sumber bau dari saluran listrik, karenanya selekasnya padamkan saluran listrik serta panggil teknisi gedung atau luar untuk menyelesaikan permasalahan ini. Jangan mengambil risiko dengan minta pertolongan pihak awam untuk mengutak-atik sendiri.

4. Lampu Meredup

Sering di gedung ada lebih dari satu lampu pada tiap stop kontak. Dalam kata lain, saat menghidupkan kontak listrik, karena itu beberapa lampu pada jalur itu akan menyala bersamaan. Jika ada satu diantara lampu yang meredup, jangan dianggap remeh. Lampu yang redup umumnya dikaitkan dengan daya fungsi dari lampu itu yang telah habis. Walau sebenarnya, tidak semua permasalahan lampu meredup disebabkan oleh daya peranan lampu yang telah habis loh.

Terkadang permasalahan muncul dari kabel, serta sampai ke junction box lampu itu. Jika permasalahan ini berlangsung, dibutuhkan pengamatan pada kerusakan yang mungkin berlangsung.

5. Stop Kontak Putus

Permasalahan selanjutnya yang seringkali diketemukan ialah stop kontak tidak berfungsi . Kembali lagi permasalahan ini seringkali dipandang remeh hingga dibiarkan saja.

Walau sebenarnya, bisa saja ada permasalahan dengan peranan pengaliran listrik, atau permasalahan dengan kabel listrik. Oleh karenanya, pastikan perlengkapan kabel serta kelistrikan masih berperan normal, serta jika terdeteksi terdapatnya kerusakan, selekasnya ganti.

6. Stop Kontak Panas

Ini umumnya disebutkan dengan istilah hot fixtures, yang diikuti adanya overheating pada stop kontak. Jika ini berlangsung di kantor Anda selekasnya periksa kandungan wattage lalu hubungi teknisi untuk menyelesaikan permasalahan ini.

7. Tegangan Listrik Tidak Konstan

Saat cuaca buruk khususnya badai petir, karena itu tegangan listrik di kantor Anda bisa jadi tidak konstan. Ini beresiko, khususnya dapat mengancam asset kantor Anda jika tidak diatasi secara baik. Langkah yang penting diambil tentu saja memakai layanan teknisi listrik untuk lakukan tes. Selanjutnya, pakai beberapa alat listrik bermutu yang tidak gampang rusak, begitupun peralatan pekerjaan listrik yang lain.

Makin besar gedung atau tempat operasional usaha Anda, karena itu umumnya akan makin banyak juga tegangan arus listrik yang dipakai. Ada banyak tindakan pencegahan untuk kurangi resiko korsleting. Diantaranya ialah konsisten mematikan arus listrik yang tidak diperlukan saat malam hari. Jika arus listrik masih diperlukan untuk proses produksi, karena itu sebaiknya Anda pastikan jika perlengkapan listrik serta instalasinya sudah prima. Seperti memakai Log Out Tag Out atau safety switch.

Beberapa masalah di atas semoga bisa memberi gambaran pada tanda-tanda kelistrikan supaya Anda bisa lebih prepared serta mencegah beberapa hal yang tidak diharapkan.

Langkah-langkah Penting Agar Terhindar dari Bahaya Seputar Peralatan Listrik

Perlengkapan listrik adalah salah satu kebutuhan yang perlu untuk kesibukan operasional setiap hari. Perumahan, pabrik, bangunan, gudang, lapangan terbang, dan lain-lain tidak terlepas dari keperluan perawatan kelistrikan. Untuk mengerjakan pemeliharaan, dibutuhkan yang namanya perlengkapan listrik. Tetapi, perlengkapan listrik sebetulnya rentan terjadi kerusakan sebab terkena air, cuaca buruk, serta terkena guncangan sekalipun. Karena itu dalam pemakaiannya, dibutuhkan pengetahuan teknik dan perawatan untuk menjamin alat itu bisa berfungsi seperti semestinya.

Berikut ada cara-cara yang dapat dikerjakan untuk menjaga perlengkapan listrik supaya tidak gampang rusak:

1. Teratur Membersihkan Perlengkapan Listrik

Kemungkinan terdengar sepele tetapi ini wajib rutin dikerjakan setelah penggunaan. Jika jarang dibersihkan bisa membuat perlengkapan listrik terkena debu, kotoran dan lain-lain. Debu serta kotoran yang mengendap di dalam perlengkapan itu bisa menyebabkan arus pendek jika terkena sengatan listrik saat mengerjakan pekerjaan.

Disamping itu, masalah lain bisa berlangsung karena perlengkapan listrik yang kotor. Misalnya ialah nilai ketahanan isolator menyusut, yang mengakibatkan berlangsung kegagalan listrik. Dalam arti kelistrikan seringkali disebutkan ground fault.

2. Hindari Terserang Air

Satu diantara hal yang paling berpotensi mengakibatkan kerusakan perlengkapan listrik ialah air atau kelembaban. Oleh karenanya, janganlah sampai perlengkapan listrik itu karena terkena air baik dengan cara langsung atau tidak.

Hindari juga menyimpan perlengkapan listrik dalam tempat lembab. Lingkungan yang lembab berdampak memunculkan karat pada elemen besi dan gangguan pada kapasitas perlengkapan listrik. Bahaya yang bisa berlangsung ialah short circuit dan kerusakan di bagian indikator.

Supaya perlengkapan listrik lebih bertahan lama, pastikan semua bagiannya dalam kondisi kering. Khususnya di bagian enclosure serta insulator. Dengan begitu, dampak kerusakan serta bahaya bisa dihindari.

3. Pastikan Sambungan Tidak Renggang

Sambungan listrik yang kendur atau renggang kebanyakan diakibatkan saat pemasangan kurang kencang. Mengakibatkan makin lama sambungan itu makin kendur.

Sambungan listrik yang renggang dapat menyebabkan kegagalan skema kelistrikan. Hal tersebut bisa membuat overheating yang berbuntut korsleting. Saat ini banyak masalah kebakaran rumah, gedung, kantor sampai pabrik sebab tentang korsleting listrik. Oleh karenanya, sambungan listrik yang rapat bukan hanya untuk menjaga perlengkapan listrik supaya lebih bertahan lama, dan juga untuk keselamatan kita.

Tidak hanya point di atas, ada satu hal yang perlu diingat. Anda perlu lakukan pergantian part atau sisi dari perlengkapan listrik Anda yang dipandang tidak layak pakai. Seperti kabel-kabel yang telah kendur atau mengelupas dan elemen detector yang lain.

Hal-Hal yang Perlu Dihindari dalam Memakai Perlengkapan Listrik:

  • Pertama, jangan pernah Anda menumpukkan banyak stop kontak pada satu sumber listrik. Ini sangatlah beresiko tetapi kerap dikerjakan. Makin banyak colokkan pada satu sumber adapter, karena itu makin besar juga dampak berlangsung kekenduran dan beban listrik yang tidak stabil. Mengakibatkan resiko seperti tersetrum atau korsleting bisa berlangsung.
  • Ke dua, pastikan jangan ada kabel yang terkelupas atau terbuka. Sesegera mungkin kerjakan penggantian kabel.
  • Ke tiga, pastikan steker yang dipakai tidak longgar. Ini seringkali berlangsung karena pekerja sering menemukan lubang colokan yang sempit namun dipaksakan. Mengakibatkan elemen penghantar bisa jadi rusak hingga mengurangi kapasitas peranan kelistrikan.
  • Ke empat, instalasi listrik di lingkungan terbuka (outdoor) membutuhkan steker spesial yang tertutup rapat dan bahan yang tidak berkarat. Ini bisa mengurangi resiko kerusakan karena perubahan cuaca sampai gigitan binatang.
  • Ke lima, lepaskan steker dari sumber jika tidak terpakai . Tidak hanya bisa membuang daya listrik yang menyebabkan bengkaknya biaya PLN, hal itu dapat membuat kerusakan permanen pada perlengkapan listrik Anda.

Tips Memilih Jas Hujan Parasut yang Tepat Bagi Pekerja Lapangan

alat pelindung diri wearpack

Jas yang memiliki bahan parasut diketahui sebagai workwear yang mempunyai banyak manfaat. Jas ini sering jadi pilihan keselamatan paling pokok bagi pekerja lapangan sebab perlindungannya yang optimal pada panas serta hujan sekaligus, terutama di Indonesia.

Dengan bahan yang dibuat dari plastik / parasut, pasti jadi faktor tertentu bagi pemakainya. Selain itu ada banyak kelebihan yang jadikan jas ini jadi pilihan penting banyak orang. Dengan keadaan iklim saat ini yang sangatlah tidak menentu, jas parasut ini jadi solusi untuk segala kepentingan kegiatan outdoor.

Berikut kelebihan waerpack atau jas hujan parasut:

  • Lebih Tahan dan Hangat saat berada di Air. Jika Anda bisa membandingkan dengan jaket atau jas yang memiliki bahan lain karena itu jaket parasut ini akan terasa lebih hangat. Hal itu karena bahan parasut yang mempunyai karakter kedap udara hingga udara atau air tidak mudah masuk ke dalam. Untuk pemakaiannya, jas yang memiliki bahan parasut jadi pilihan penting sebab sifatnya yang melindungi tubuh dari dingin serta basah karena hujan.
  • Elastisitas. Jas hujan parasut ini mempunyai bahan yang tidak mudah kusut. Jaket parasut ini termasuk salah satu jaket yang mudah untuk dibuat dengan bahan baku yang cenderung lebih murah, seperti parasut furing, bewai, serta metalik. Dengan elastisitas yang tinggi, jas yang memiliki bahan parasut ini bisa dilipat sampai kecil hingga mempermudah pekerja untuk membawanya sebagai peralatan kerja.
  • Kedap Pada Kotoran atau Noda. Jaket atau jas yang memiliki bahan parasut ini mempunyai sifat yang kedap pada kotoran atau beberapa bahan kimia yang lain, hingga mudah untuk dibersihkan kembali. Misalnya jika jas parasut terkena noda atau kotoran, karena itu cukup diberikan deterjen lalu dikucek perlahan-lahan serta dibilas memakai air bersih.
  • Portabilitas dan Design. Jas bahan parasut ini mempunyai struktur serat yang bagus sebab dibuat dari bahan baku poliester. Beberapa jas hujan parasut mempunyai design serta warna yang berbeda sehingga bisa sesuai dengan kepentingan pekerjaan.

Untuk menjaga ketahanan jas hujan parasut ini, disarankan mengikuti panduan perawatan wearpack berikut supaya lebih bertahan lama serta tidak sering diganti baru:

1. Jangan Jemur Jas Terlalu Lama

Menjemur jas hujan yang memiliki bahan parasut terlalu lama bisa menghilangkan struktur warna pada jaket ini. Tetapi untuk memastikan tidak meninggalkan bau, disarankan untuk dijemur pada kondisi lingkungan berangin.

2. Jangan Di rendam Terlalu Lama

sangat dianjurkan bagi Anda yang ingin mencuci jaket parasut ini, supaya tidak merendam untuk waktu yang terlalu lama. Merendam terlalu lama bisa mengakibatkan kerusakan serat kain hingga jangka waktu penggunaan jaket ini semakin lebih cepat rusak.

3. Jangan Setrika Jas

Untuk jaket yang memiliki bahan parasut ini seharusnya jangan sering disetrika. Karena, bahan polyemer mempunyai karakter yang tidak tahan pada panas berlebih. Seharusnya, jika Anda ingin menyetrikanya, karena itu setrikalah sisi dalamnya saja.

4. Taruh di Tempat Bersih serta Kering

Untuk menghindarkan bau tidak sedap, keringkanlah jas itu sebelum disimpan. Perlu untuk diketahui jika bakteri berkembang pada lingkungan basah / lembap hingga dampak seperti gatal pada kulit serta bau mencolok sering terjadi.

Langkah Tepat Perawatan Alat Berat dalam Industri Proyek Pembangunan

cara perawatan alat berat

Perlengkapan berat dalam industri biasanya dipakai pada bidang pekerjaan seperti pertanian, pertambangan, konstruksi, pergudangan sampai manufaktur. Pemakaian alat berat dalam beberapa industri ini bisa menjunjung produktivitas optimal dalam kepentingan pengolahan beragam produk. Beberapa alat berat yang biasanya seringkali dipakai diantaranya wheel loader, excavator, truck, tractor, forklift, dan lain-lain.

Tentu saja, seperti peranan alat berat, karenanya beban kerja dari alat berat itu berat. Beban kerja yang berat pasti butuh diimbangi dengan pemeliharaan atau perawatan yang pas. Sebab jika terjadi kerusakan, karenanya ongkos penggantian untuk beberapa alat berat itu cenderung tinggi. Bukan hanya itu, produktivitas dapat terganggu hingga mengakibatkan kerugian baik dengan finansial sampai process terlambat.

Perawatan alat berat mencakup upaya-upaya mencegah atau perbaikan atas kerusakan elemen, dan usaha pemeliharaan agar performa alat berat itu masih sempurna seperti baru. Oleh karenanya, dengan keadaan yang telah berbeda, tetapi pastikan performa serta material masih memiliki fungsi maksimal untuk mengemban beban pekerjaan. Dengan dilaksanakannya program pemeliharaan yang pas, karena itu kerja hasil tetap maksimal serta dalam periode panjang bisa meningkatkan efisiensi finansial berkaitan pengurangan frekuensi pembelian alat berat yang baru.

Berikut beberapa panduan perawatan pada alat berat:

Kontrol Sebelum Dipakai

Panduan pertama yang perlu dilihat ialah terus lakukan pengecekan sebelum menjalankan alat berat. Dari mulai bahan bakar, keadaan komponen, sampai suku cadang. Tidak hanya untuk menghindarkan dampak pekerjaan macet ditengah-tengah jalan, pengecekan seperti ini dibutuhkan untuk menjamin keselamatan pemakai serta sekelilingnya.

Sebelum dipakai, tepatnya saat mesin baru dihidupkan, lihat dengan cermat jika ada suara atau getaran yang tidak semestinya. Jika alat berat keluarkan bunyi atau hal-hal lain yang tidak biasa, berarti bisa diibaratkan ada penurunan atau gesekan efisiensi kapasitas mesin. Untuk masalah semacam ini lebih bagus segera dikerjakan perbaikan sebelum alat itu makin rusak nanti. Sebab pemaksaan pemakaian dengan keadaan mesin atau alat yang tidak sempurna, bisa menyebabkan kerusakan yang lebih fatal atau berdampak memunculkan kecelakaan dalam pengoperasiannya.

Perawatan Periodik

Tidak hanya lakukan kontrol secara teratur, seharusnya perlengkapan berat yang dipakai bebas dari kotoran yang menghalangi kapasitas alat. Jadi pembersihan alat sangatlah bermanfaat untuk menjaga komponen yang seringkali dipakai, terlebih untuk beban kerja yang berat. Ini bisa meminimalisir terhambatnya pergerakan alat, dan mengontrol kondisi komponen supaya tetap utuh.

Kerjakan perawatan dengan berkala yang mencakup waktu kerja mesin atau seringkali disebutkan juga HM. Ini untuk mengetahui usia kira-kira sparepart harus ditukar sebelum berlangsung kerusakan. Seringkali ditemukan pada bagian yang terkait dengan pelumas serta bahan bakar.

Overhaul & CBM

Agar alat berat masih sesuai dengan standard, Overhaul harus mencakup pengkondisian pada sparepart serta komponen pada alat berat itu. Perlu adanya perencanaan secara teratur sebelum terjadinya sebuah kerusakan. Selanjutnya, Anda perlu perencanaan untuk lakukan Condition Base Maintenance (CBM) untuk mengontrol alat berat masih dalam kondisi sebelumnya, atau detail setting standard seperti keluaran produksi.

Tidak hanya Overhaul serta langkah CBM, kerjakan pengurangan downtime unit. Hal tersebut diperuntukkan agar kapasitas alat berat masih optimal walaupun telah berumur. Disamping itu, kerusakan yang terdeteksi sejak dini sangat mungkin Anda untuk kurangi biaya yang tidak dibutuhkan.

Jika langkah diatas sudah dikerjakan, maka pekerjaan operasional yang membutuhkan alat berat bisa berjalan secara lancar. Dengan memahami langkah perawatan alat berat sesuai dengan petunjuk dari pabrikan, dibutuhkan kesadaran pemakai untuk lakukan inisiatif pada perlengkapan serta komponen didalamnya.

Panduan & Langkah Menggunakan Bor Listrik untuk Para Pekerja

cara menggunakan bor listrik yang benar

Meskipun telah banyak beredar, pemakaian bor listrik telah cukup umum dipakai di kalangan masyarakat. Mengangkat tema DIY (Do It Yourself), beragam pekerjaan rumah atau pekerjaan ringan lainnya sering memerlukan peralatan bor. Meskipun bor listrik memang umum dipakai pada industri, banyak orang yang nyatanya belum juga mengerti cara pemakaiannya secara baik. Misalnya tata cara pemakaian bor ternyata berlainan untuk medan yang berbeda, baik untuk mengebor semen, kayu, besi, dan lain-lain.

Berikut berbagai hal yang bisa Anda pertimbangkan sebelum lakukan pengeboran di beberapa permukaan, supaya hasil kerja lebih efisien serta efektif dan tetap mengikuti standart Keselamatan dan Kesehatan Kerja :

Tetapkan Jenis Mesin Bor yang Sesuai

Tipe perlengkapan bor dipakai untuk pengeboran yang berlainan sesuai dengan manfaatnya. Seperti jenis bor listrik Impact Drill umumnya dipakai untuk pengeboran pada permukaan dinding, beton, dan lain-lain. Impact drill memakai mata bor untuk mengetuk serta memutar agar menembus medan semacam beton hingga menjadikan pengeboran lebih efisien. Tetapi, jenis impact drill tidak diperuntukkan untuk pengeboran pada kayu atau logam, sebab bisa mengakibatkan hasil pengeboran yang kurang baik serta mata bor berdampak patah atau rusak.

Menjaga Tempat Pengeboran

Tempat pengeboran yang tidak tepat tidak sekedar membuat proses pengeboran serta kerja mata bor jadi kurang efisien, dan juga berdampak menyebabkan cedera pada lengan dan hasil kerja kurang baik. Untuk tempat pengeboran optimal umumnya berada pada pojok 90 derajat pada permukaan. Tetapi ada pula jenis Angle Drill dimana mesin itu khusus untuk pengeboran dengan tempat kemiringan khusus. Untuk mengurangi risiko cedera, pastikan otot lengan Anda teregang serta beri tekanan sewajarnya supaya tidak menambah beban berlebihan pada mata bor.

Pilihlah Mata Bor yang Sesuai

Walaupun penentuan mesin bor telah tepat, tetapi hasil kerja tidak optimal jika Anda tidak memakai mata bor yang pas. Contohnya untuk pekerja pengeboran besi ada banyak jenis mata bor. Mata bor tipe HSS lebih tepat untuk permukaan logam lunak, Tin-coated untuk logam yang sedang, serta Cobalt untuk permukaan besi yang keras.

Beberapa macam mata bor

Untuk media kayu, salah satu tipe mata bor yang bisa dipakai ialah mata bor lancip. Sedang untuk media beton, pakai mata bor sejenis hammer drill. Dari sisi ukurannya, cocokkan mata bor dengan lubang ujung mesin bor supaya melekat dengan cara pas serta pastikan tidak kendor untuk menghindarkan dampak kecelakaan.

Lihat Kecepatan Putar (RPM)

Yakinkan kecepatan putar mesin bor sesuai yang disarankan. Perlu dicatat jika kecepatan mesin bor penting serta mempunyai dampak yang signifikan pada efektifitas pengeboran, khususnya di media logam serta besi. Cocokkan kecepatan dengan detail mesin serta permukaan medan yang dibor. Dengan demikian Anda bisa membantu mengontrol ketahanan mata bor, perform mesin bor, persistensi titik pengeboran, dan lain-lain. Untuk pengeboran pada media besi, putaran jangan lebih dari 10.000 rpm (rotation per minute), karenanya ialah batas kecepatan untuk menjauhkan dampak mata bor jadi tumpul sampai patah.

Pilih Produk Bermutu

Kualitas mesin serta baterai yang dipakai pasti berperan penting pada pekerjaan, khususnya pada pekerjaan berat dimana pemakaian dengan terus menerus sampai beberapa waktu. Saat ini banyak beredar juga produk Cordless Drill, yaitu mesin bor dengan baterai hingga tak perlu memakai kabel untuk pengoperasiannya. Dengan mesin yang oke dan mata bor yang bermutu, karena itu pekerjaan bisa dikerjakan dengan optimal dan jadi satu diantara langkah pas untuk menghindarkan dampak kerusakan. Pasti ini saja tidak cukup, dengan bekal pengetahuan pengguna pada tata langkah pemakaian mesin bor, karena itu hasil kerja juga bisa selesai lebih bagus serta rapi.

Demikian panduan mengerjakan pengeboran yang pas dan tepat. Semoga bisa membantu Anda untuk mengimplementasikan dalam pekerjaan pengeboran baik untuk pekerjaan DIY atau industri.

Tips Menghindari Bahaya dari Tumpahan Zat Kimia

keselamatan kerja di laboratorium kimia

Tumpahan chemical spill atau zat kimia seringkali dapat terjadi atau ditemukan apabila Anda bekerja di laboratorium kimia. Berlainan dengan tumpahan air atau cat, tumpahan zat kimia ini nyatanya sangat berbahaya lho! Terdapat banyak dampak negatif jika terkena tumpahan zat itu. Maka, perlu penanganan selekas mungjin bila terkena tumpahan zat kimia.

Perlu untuk diketahui jika di Indonesia terdapat beberapa kasus seperti keracunan uap yang disebabkan dari bahan itu. Hal itu terjadi sebab terdapatnya penguapan zat beresiko dengan perlahan, karena tumpahan zat kimia yang dilewatkan. Selanjutnya, tumpahan zat kimia ada juga yang bersifat korosif, hingga jika mengenai badan atau material logam serta keramik akan segera mengakibatkan kerusakan. Ditambah lagi jika zat kimia yang tertumpah ialah zat yang gampang meledak atau terbakar, hingga dampaknya cukup serius sebab dapat menimbulkan kebakaran. Contoh kasus yang lain, zat kimia yang tertumpah sudah terkontaminasi oleh mikroba tertentu, terutama pada beberapa bahan mikrobiologi hingga bisa membuat reaksi berantai dalam tempat pembuangan atau meninggalkan sisa pada permukaan.

Untuk langkah pembersihannya, bersihkan tumpahan zat kimia tentu saja berbeda dengan tumpahan biasa. Untuk penanganannya Anda perlu mengikuti panduan serta mekanisme yang telah ditata dalam Material Safety Data Sheet (MSDS). Di bawah ini ialah beberapa mekanisme penanganan tumpahan menurut MSDS:

  • Anda harus mengetahui serta mengenali terlebih dahulu bahan yang tumpah itu. Sebab tiap bahan yang berbeda, berpotensi resiko serta bahaya yang berbeda, karena itu berbeda juga teknik pengamanannnya.
  • Jangan sampai lakukan perlakuan jika Anda tidak diperlengkapi dengan Alat Pengaman Diri (APD). Beberapa APD yang minimum Anda pakai ialah sarung tangan, alat pelindung diri sepatu safety, pelindung muka, pelindung mata, masker pernapasan dan lain-lain.
  • Sebelum perlakuan dimulai, yakinkan Anda lakukan pencegahan tumpahan itu bisa melebar ke mana-mana. Sumber tumpahan harus lekas dibenahi supaya tumpahan tidak menuju ke tempat lainnya. Selain itu, tindakan mencegah ini dikerjakan jika aman. Jika tidak aman, gunakanlah langkah yang telah ditetapkan sebelum lakukan pembersihan.
  • Kerjakan langkah yang tepat serta sesuai dengan mekanisme. Umumnya kecelakaan berlangsung sebab kelalaian manusia yang tidak mengikuti mekanisme. Salah satunya yang dapat Anda kerjakan serta seringkali dikerjakan ialah proses netralisasi.
  • Kali ini, yang akan diulas ialah proses pembersihan dengan netralisasi. Dapat menggunakan bahan seperti lemon atau soda ash untuk proses netralisasi yang dituang pada tumpahan zat kimia yang berbentuk asam. Sedangkan untuk tumpahan zat kimia yang berbentuk basa, karena itu yang bisa dipakai untuk menetralkan zat ialah larutan asam asetat.

Tetapi jika bahan-bahan tersebut cukup sulit diketemukan dalam penanganan untuk kondisi darurat, karena itu ada banyak pilihan lain yang dapat diperhitungkan untuk dipakai dalam proses pembersihan tumpahan zat kimia. Contohnya memakai pasir, tanah, kapur atau jika ada dapat pula memakai natrium karbonat. Meski begitu, tentu saja harus ikuti mekanisme yang ditetapkan dalam MSDS.

Untuk pembersihan lanjutnya, Anda dapat memakai air sabun dengan detergen. Pada saat mengerjakan pembersihan, pastikan semua tumpahan atau sampah dibawa ke tempat yang telah disediakan serta aman untuk penyimpanannya. Ini perlu jadi perhatian untuk mencegah evaporasi atau perkembangan zat yang bisa membuat dampak selanjutnya. Karenanya, sesudah dipindahkan maka perlu ditutup dengan rapat, untuk seterusnya dikerjakan penanganan pada limbah itu.

Perlakuan Limbah atau Sisa Tumpahan

Untuk perlakuan tumpahan zat kimia, tidak seperti perlakuan sampah biasanya yang dapat dibuang ke tempat sampah biasa. Kecuali sampah itu memang diketahui tidak berbahaya serta tidak mencemari lingkungan atau mengakibatkan kerusakan alam, karena itu bisa saja langsung dibuang. Tetapi biasanya dari sampah itu perlu penanganan selanjutnya supaya tidak mencemari lingkungan. Jadi, diperlukan pengetahuan serta pengalaman untuk mereduksi tingkat bahayanya.

Chemical Cleaner Degreaser di KlikMRO.com
Untuk pecahan kaca dapat disimpan dalam tempat khusus, sedang kertas atau tisu contohnya langsung bisa dibuang ke tempat sampah jika dipastikan tidak ada kerancuan mikroba dan lain-lain. Selain itu, untuk cairan kimia perlu dinetralisir lebih dahulu sebelum dibuang. Bahan yang mencemari lingkungan harus dipisah serta dikerjakan proses sterilisasi. Untuk limbah yang terhitung kelompok petrifilm, karena itu perlu dikerjakan sterilisasi selanjutnya dibakar atau dibuang dalam tempat khusus.

Perlindungan K3 Keselamatan Kesehatan Kerja Bagi Pekerja di Kapal Laut

Alat Keselamatan Kerja di Kapal Laut

Beberapa peristiwa kecelakaan di galangan kapal akhir-akhir ini menuntut banyak pekerja serta manajemen logistik perkapalan agar lebih memerhatikan keselamatan di perlautan. Pentingnya menjaga keselamatan di atas kapal sangat berdampak positif untuk mengurangi kecelakaan kerja yang bisa ditimbulkan, khususnya saat musim penghujan serta badai.

Pekerjaan yang dikerjakan di atas kapal nyatanya lumayan banyak di Indonesia. Dimulai dari kapal tanker untuk usaha perminyakan, usaha logistik & transportasi laut, nelayan serta penangkap ikan lainnya, shipyard dan lain-lain. Karena banyaknya pekerjaan yang harus dikerjakan diatas kapal maka banyak pula resiko yang dapat terjadi didalamnya. Tentu resiko itu bisa berdampak buruk untuk pengusaha atau industri, atau para pekerja yang berkaitan.

Apakah saja bahaya yang bisa terjadi di laut? Beberapa hal ini bisa membuat kapal mengalami kecelakaan, seperti menabrak sesuatu baik di permukaan atau di dalam air laut, cuaca buruk atau badai, dan hal teknis yang lain.

Pertanyaannya, apapun yang diperlukan sebagai alat keselamatan di atas kapal? Selanjutnya, kapan alat itu harus dipakai? Berikut ada 8 alat keselamatan yang harus disiapkan untuk melindungi beberapa pekerja kapal laut:

1.Life Boat

Tentu saja di tiap kapal laut perlu disediakan life boat atau sekoci dalam jumlah yang cukup. Sekoci dapat digunakan jika kondisi dalam kapal memburuk misalnya saat dimana kapal akan tenggelam. Ada banyak sekoci yang memakai mesin atau motor, ada juga sekoci yang memakai dayung.

2. Life Ring

Life ring atau pelampung cincin umumnya disiapkan untuk menyelamatkan orang yang berada di air. Cincin pelampung ini langkah kerjanya dilempar ke area paling dekat dengan tujuan agar pekerja yang akan tenggelam bisa memperoleh cincin pelampung itu. Umumnya, ada tanda penulisan yang sesuai nama pelabuhan serta nama kapal atas kepemilikan cincin pelampung itu.

3. Life Vest

Life fest adalah rompi keselamatan. Rompi ini membantu badan agar tidak tenggelam dari permukaan air. Ini jadi satu diantaranya perlengkapan keselamatan yang umum serta penting saat terjadi kecelakaan di kapal laut dimana beberapa pekerja umumnya rutin kenakan life vest atau safety vest.

4. Life Raft

Life raft atau rakit ponolong kembung ialah model rakit yang harus diberikan angin sebelum dipakai. Tentunya, peniupan angin itu dilakukan dengan memakai pompa atau setipenya. Walau memiliki ukuran lumayan kecil, tetapi daya tampungnya sampai 25 orang. Oleh karenanya, alangkah lebih baiknya di tiap kapal laut agar diperlengkapi dengan rakit penolong kembung ini, sebab bentuknya lebih sederhana serta lebih efektif daripada sekoci.

5. Survival Suit

Seringkali dikatakan sebagai immersion suit. Manfaatnya dapat membuat perlindungan badan dari suhu dingin yang ekstrim. Tentu saja, ini sangat sesuai untuk Anda yang bekerja di atas kapal laut karena udara di laut cenderung lebih dingin serta berangin khususnya pada malam hari. Tidak hanya itu, survival suit dapat membuat perlindungan pekerja saat tercebur ke laut, sebab sifat penangkal suhu air dingin yang relevan dan membantu menghangatkan tubuh.

6. Thermal Protective Aid

Pelindung badan yang satu ini dalam Bahasa Indonesia seringkali dikatakan sebagai pakaian pelindung panas. Kebalikan dari sebelumnya, pakaian ini dipakai membuat perlindungan badan dari panas serta api jika terjadi kebakaran di atas kapal laut.

7. Pyrotechnis

Seringkali dikatakan sebagai isyarat visual berbentuk percikan asap yang berwarna mencolok. Alat ini ada pula yang berwujud obor, yang umumnya untuk dipakai pada malam hari. Pyrotechnis ini sangat bermanfaat jika kapal mengalami mati mesin hingga terdampar di tengah-tengah laut. Manfaatnya pasti untuk memberikan signal atau tanda-tanda bagi team yang akan menolong.

8. Line Throwing Apparatus

Alat ini ialah alat pelempar tali roket. Anda dapat menembak s/d 230 meter menggunakan tali ini, untuk membuat jalan tali dari kapal utama yang terkena kecelakaan untuk menyambungkan dengan perahu sekoci.

Itulah tadi ke-8 alat keselamatan yang harus dimiliki oleh pekerja di kapal laut dan dipejari lebih lanjut langkah pemakainnya oleh awak kapal. Bukan hanya itu, beberapa pekerja diwajibkan memakai peralatan keselamatan standard seperti helm, sepatu safety, pelindung badan, dan lain-lain saat bekerja.