Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

materi kesehatan dan keselamatan kerjaManajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan bagian dari proses manajemen keseluruhan mempunyai peranan penting di dalam pencapaian tujuan perusahaan melalui pengendalian rugi perusahaan tersebut. Alasan ini adalah tepat, mengingat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di dalam suatu perusahaan bertujuan mencegah, mengurangi dan menanggulangi setiap bentuk kecelakaan yang dapat menimbulkan kerugian-kerugian yang tidak dikehendaki serta mencegah, mengurangi dan menanggulangi gangguan kesehatan akibat kerja. Setiap pekerjaan dapat dilakukan dengan aman dan selamat.

Suatu kecelakaan terjadi karena ada penyebabnya antara lain karena manusianya dan peralatannya. Penyebab kecelakaan ini yang harus dicegah untuk menghindari terjadinya kecelakaan karena setiap pekerjaan pasti dapat ilakukan dengan selamat. Keberhasilan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dalam suatu industri pertambangan sangat bergantung pada pandangan manajemen terhadap keselamatan dan kesehatan kerja itu sendiri. Ungkapan ini didasarkan pada kenyataan di mana masih banyak terdapat pandangan bahwa penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dalam kegiatannya akan mengurangi perolehan dan keuntungan.

Pandangan ini sama sekali tidak dapat dibenarkan, karena pada hakekatnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja justru akan melipatgandakan keuntungan melalui pencegahan kecelakaan yang dapat mengakibatkan kerugian dan peningkatan produktifitas. Bahkan tidaklah berlebihan kiranya apabila suatu industri yang memiliki resiko tinggi seperti industri pertambangan berpandangan bahwa pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja merupakan tanggung jawab seluruh para penambang dan tidak semata-mata tanggungjawab sautu bagian atau pengusaha pertambangan.

Hal ini dimungkinkan mengingat adanya pernyataan manajemen yang mengidentifikasikan masalah keselamatan dan kesehatan kerja dengan produk yang dihasilkan. Oleh karena itu segala perlakuan terhadap produk tidak dapat dibedakan dengan perlakuan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja.

Manajemen keselamatan dan kesehatan kerja sangat penting diperhatikan dan diselamatkan antara lain untuk:

1. Menyelamatkan karyawan dari penderitaan sakit atau cacat, kehilangan waktu kerja dan kehilangan pemasukan keuangan.
2. Menyelamatkan keluarga dari kesedihan atau kesusahan, kehilangan pemasukan keuangan dan masa depan yang tidak menentu.
3. Menyelamatkan perusahaan dari kehilangan tenaga kerja, pengeluaran biaya kompensasi akibat kecelakaan, kehilangan waktu karena terhentinya kegiatan dan menurunnya produksi dari perusahaan tersebut.
Kerangka dasar manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dapat disusun sebagai
berikut:

1. Fungsi utama manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan masalah keselamatan dan kesehatan kerja. Contoh dari kelima fungsi ini ditentukan oleh konsep dasar keselamatan dan kesehatan kerja yang dianut oleh perusahaan.
2. Kegiatan utama manajemen yang meliputi pembiayaan dan pelaporannya, pengoperasian, produk pemasaran dan penjualan serta sistem komunikasi dan informasi. Kegiatan-kegiatan ini merupakan sasaran dan tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan.
3. Sumber daya dan pembatas yang meliputi manusia, materialisme dan peralatan, kebutuhan konsumen, kondisi ekonomi masayarakat dan lingkungan kerja serta peraturan pemerintah dapat merupakan kegiatan manajemen dan fungsi manajemen.

Dengan melandaskan pada kerangka dasar manajemen keselamatan dan kesehatan kerja tersebut, maka tujuan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja adalah melakukan pencegahan kecelakaan atau kerugian perusahaan dengan merealisasikan setiap fungsi manajemen dalam melaksanakan kegiatan yang dibatasi oleh sumber atau masukan yang dimiliki.

Sepuluh kunci pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja adalah:
1. Penentuan tata pelaksanaan kerja.
2. Perbaikan metode kerja.
3. Penempatan pekerjaan yang tepat.
4. Pembinaan dan pengawasan dalam menjalankan tugas.
5. Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
6. Pemeliharaan syarat lingkungan kerja.
7. Pemeriksaaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
8. Penyelesaian pada waktu ditemukan kelainan dan waktu terjadinya kecelakaan.
9. Peningkatan kesadaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
10. Kreatifitas untuk mencegah kecelakaan.

Sasaran utama setiap perusahaan adalah mengurangi biaya yang harus ditanggung akibat dari kecelakaan kerja. Inilah sebabnya setiap perusahaan harus menyusun kerangka tindakan untuk mencegah kecelakaan.

Kerangka tindakan ini harus mencakup:

1. Pengawasan kebiasaan kerja.
2. Penyesuaian kecepatan arus produksi dengan kemampuan optimum para
karyawan.
3. Peningkatan mekanisme yang tepat guna.
4. Penyesuaian volume produksi dengan jam proses yang optimum.
5. Pembentukan panitia Keselamatan dan Kesehatan Kerja di bawah seorang
Manajer Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang profesional.

Artikel terkait lainnya

  • Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan KerjaSistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pengertian sehat digambarkan sebagai suatu kondisi fisik, mental dan sosial seseorang yang tidak saja bebas dari penyakit atau gangguan kesehatan melainkan juga menunjukkan kemampuan untuk […]
  • Konsep 5R di Dalam Area KerjaKonsep 5R di Dalam Area Kerja Semua tempat kerja dan proyek harus menerapkan konsep 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin). • 5R adalah langkah awal untuk pencegahan kecelakaan kerja. • Seluruh personel harus […]
  • Hak Tenaga Kerja Menurut Undang-UndangHak Tenaga Kerja Menurut Undang-Undang Ditujukan untuk siapa Keselamatan dan Kesehataan Kerja ? Berdasarkan Undang-undang Jaminan Keselamatan dan Kesehatan Kerja itu ditujukan untuk seluruh pekerja dimanapun tempat kerjanya […]
  • Pengenalan Metode-metode Identifikasi BahayaPengenalan Metode-metode Identifikasi Bahaya Pengenalan metode metode identifikasi bahaya - Metode identifikasi adalah teknik yang di kembangkan untuk mengetahui serta mengevaluasi beberapa bahaya yang ada dalam proses kerja. […]
  • Jenis-Jenis Pekerjaan Di Perusahaan Batu baraJenis-Jenis Pekerjaan Di Perusahaan Batu bara Batu bara berperan dalam industri produksi semen, aluminium, pabrik kertas, bahan kimia dan obat-obatan. Selain daripada itu, beberapa produksi seperti bahan metanol, garam amoniak, produk […]
  • Penyebab Kecelakaan KerjaPenyebab Kecelakaan Kerja Dunia usaha Indonesia saat ini sedang menghadapi perubahan besar dan cepat sebagai dampak globalisasi dan liberalisasi perdagangan dunia, sehingga perlu meningkatkan daya saing dengan […]
  • Sejarah Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) Di IndonesiaSejarah Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) Di Indonesia Sejarah k3 di indonesia - Sejarah keselamatan kerja di Negara Indonesia (k3) di mulai setelah Belanda hadir ke Indonesia pada era ke-17. Saat itu, permasalahan keselamatan kerja di […]
  • Metode Pencegahan dan Berbagai Rangkaian Kecelakaan KerjaMetode Pencegahan dan Berbagai Rangkaian Kecelakaan Kerja Metode pencegahan dan rangkaian kecelakaan kerja - Mencegah kecelakaan ialah ilmu serta seni, sebab enyangkut soal sikap serta perilaku manusia, soal teknis seperti perlengkapan serta […]
  • Industri PerminyakanIndustri Perminyakan Dunia industri perminyakan (migas) adalah industri yang berbisnis untuk mengangkat cadangan munyak dan gas (hidrokarbon) yang ada di bawah bumi menuju ke permukaan . Sifat industri […]
  • Perkembangan Berbagai Industri di IndonesiaPerkembangan Berbagai Industri di Indonesia Industri pertanian adalah industri yang mengolah dan menghasilkan barang yang mendukung sector pertanian. Industri pertanian itu sendiri meliputi industry pertanian, […]
  • Pengelolaan Kebersihan dan Lingkungan Area KerjaPengelolaan Kebersihan dan Lingkungan Area Kerja Lingkungan hidup yang bersih dan sehat merupakan dambaan bagi setiap warga masyarakat" Lingkungan bersih dan sehat juga merupakan salah satu modal dasar penting bagi pembangunan manusia […]
  • Tujuan dan Fungsi K3 Dalam Produktivitas KerjaTujuan dan Fungsi K3 Dalam Produktivitas Kerja Perkembangan industri di Indonesia sekarang ini berlangsung sangat pesat. Proses industrialisasi makin cepat dengan berdirinya perusahaan dan tempat kerja yang beraneka ragam. Hal ini […]
  • Pentingnya Alat Keselamatan Kerja Untuk PekerjaPentingnya Alat Keselamatan Kerja Untuk Pekerja Sepatu safety adalah salah satu jenis alat pelindung diri untuk keselamatan kerja.  Sepatu yang di khususkan untuk para pekerja yang biasanya dengan kondisi medan kerja yang ekstrim dan […]
  • PolyurethanePolyurethane Polyurethane merupakan polymeric material yang mengandung urethane grup ( -NH-CO-O-) , hasil reaksi dari polyol dengan isocyanate yang berbentuk liquid (cairan). Sampai saat ini […]
  • Kesehatan kerja dan Keselamatan kerjaKesehatan kerja dan Keselamatan kerja Keselamatan kerja yaitu: Keselamatan yang bertalian dengan mesin, pesawat, alat kerja, bahan dan proses pengolahannya, landasan tempat kerja dan lingkungannya serta cara-cara […]