Langkah Tepat Penanganan Saat Terjadi Masalah Listrik pada Area Kerja

cara mencegah bahaya listrik

Gedung atau Perkantoran umumnya akan dibiarkan saat malam hari serta akan beroperasi kembali saat pagi harinya. Tentu saja gedung itu perlu dinyatakan aman supaya tidak ada kecelakaan atau bencana yang tidak diharapkan.

Permasalahan listrik jadi salah satunya permasalahan yang penting untuk jadi perhatian. Karena, masalah listrik ini sangatlah rawan serta bisa berakibat fatal jika tidak diperhatikan secara baik. Karena itu, jika ada permasalahan yang berlangsung dengan kelistrikan di kantor atau rumah Anda, jangan langsung mengatasi sendiri atau minta karyawan Anda untuk mengatasinya. Anda membutuhkan seorang teknisi atau team ahli yang profesional di bidangnya. Sering karena permasalahan kelistrikan ini dianggap remeh, karena itu Anda kurang memperhatikannya. Mengakibatkan, seringkali berlangsung kebakaran karena korsleting arus listrik.

Apa saja permasalahan listrik sepele yang seringkali dilupakan walau sebenarnya berpotensi atau beresiko yang cukup signifikan? Berikut Permasalahan Listrik yang Seringkali Berlangsung serta Perlu Penanganan Serius:

1. Sengatan Listrik

Ini permasalahan yang seringkali berlangsung. Seringkali perlengkapan listrik, seperti colokan, atau beberapa alat listrik lainnya di kantor menghasilkan sengatan listrik. Tentu saja, Anda mungkin saja pernah merasakan permasalahan seperti ini kan? Seperti tersentrum saat mencolok atau menyentuh sambungan listrik di kantor Anda.

Janganlah dianggap remeh permasalahan ini! Bisa saja permasalahannya telah ada dari sistem jaringan listrik di kantor Anda. Karenanya, perlu pengamatan dalam dengan menyertakan beberapa ahlinya.

2. Circuit Breaker Memiliki masalah

Permasalahan selanjutnya terkait dengan sirkuit breaker yang memiliki masalah. Kadang switch bisa turun sendiri, hingga perlu dinaikkan kembali. Apa listrik seringkali mati sebab circuit breaker mendadak turun?

Jangan memilih untuk meningkatkan kembali atau justru mengutak-atik tombol. Ini perlu perlakuan beberapa ahli. Sedikit panduan, hindari pemakaian satu sakelar jadi pusat dari semua saluran listrik di kantor Anda.

3. Berbau Hangus

Ini permasalahan penting serta perlu dilihat segera. Jika tercium bau hangus di kantor Anda, karenanya selekasnya cari sumber bau itu. Jika nyatanya sumber bau dari saluran listrik, karenanya selekasnya padamkan saluran listrik serta panggil teknisi gedung atau luar untuk menyelesaikan permasalahan ini. Jangan mengambil risiko dengan minta pertolongan pihak awam untuk mengutak-atik sendiri.

4. Lampu Meredup

Sering di gedung ada lebih dari satu lampu pada tiap stop kontak. Dalam kata lain, saat menghidupkan kontak listrik, karena itu beberapa lampu pada jalur itu akan menyala bersamaan. Jika ada satu diantara lampu yang meredup, jangan dianggap remeh. Lampu yang redup umumnya dikaitkan dengan daya fungsi dari lampu itu yang telah habis. Walau sebenarnya, tidak semua permasalahan lampu meredup disebabkan oleh daya peranan lampu yang telah habis loh.

Terkadang permasalahan muncul dari kabel, serta sampai ke junction box lampu itu. Jika permasalahan ini berlangsung, dibutuhkan pengamatan pada kerusakan yang mungkin berlangsung.

5. Stop Kontak Putus

Permasalahan selanjutnya yang seringkali diketemukan ialah stop kontak tidak berfungsi . Kembali lagi permasalahan ini seringkali dipandang remeh hingga dibiarkan saja.

Walau sebenarnya, bisa saja ada permasalahan dengan peranan pengaliran listrik, atau permasalahan dengan kabel listrik. Oleh karenanya, pastikan perlengkapan kabel serta kelistrikan masih berperan normal, serta jika terdeteksi terdapatnya kerusakan, selekasnya ganti.

6. Stop Kontak Panas

Ini umumnya disebutkan dengan istilah hot fixtures, yang diikuti adanya overheating pada stop kontak. Jika ini berlangsung di kantor Anda selekasnya periksa kandungan wattage lalu hubungi teknisi untuk menyelesaikan permasalahan ini.

7. Tegangan Listrik Tidak Konstan

Saat cuaca buruk khususnya badai petir, karena itu tegangan listrik di kantor Anda bisa jadi tidak konstan. Ini beresiko, khususnya dapat mengancam asset kantor Anda jika tidak diatasi secara baik. Langkah yang penting diambil tentu saja memakai layanan teknisi listrik untuk lakukan tes. Selanjutnya, pakai beberapa alat listrik bermutu yang tidak gampang rusak, begitupun peralatan pekerjaan listrik yang lain.

Makin besar gedung atau tempat operasional usaha Anda, karena itu umumnya akan makin banyak juga tegangan arus listrik yang dipakai. Ada banyak tindakan pencegahan untuk kurangi resiko korsleting. Diantaranya ialah konsisten mematikan arus listrik yang tidak diperlukan saat malam hari. Jika arus listrik masih diperlukan untuk proses produksi, karena itu sebaiknya Anda pastikan jika perlengkapan listrik serta instalasinya sudah prima. Seperti memakai Log Out Tag Out atau safety switch.

Beberapa masalah di atas semoga bisa memberi gambaran pada tanda-tanda kelistrikan supaya Anda bisa lebih prepared serta mencegah beberapa hal yang tidak diharapkan.

Langkah-langkah Penting Agar Terhindar dari Bahaya Seputar Peralatan Listrik

Perlengkapan listrik adalah salah satu kebutuhan yang perlu untuk kesibukan operasional setiap hari. Perumahan, pabrik, bangunan, gudang, lapangan terbang, dan lain-lain tidak terlepas dari keperluan perawatan kelistrikan. Untuk mengerjakan pemeliharaan, dibutuhkan yang namanya perlengkapan listrik. Tetapi, perlengkapan listrik sebetulnya rentan terjadi kerusakan sebab terkena air, cuaca buruk, serta terkena guncangan sekalipun. Karena itu dalam pemakaiannya, dibutuhkan pengetahuan teknik dan perawatan untuk menjamin alat itu bisa berfungsi seperti semestinya.

Berikut ada cara-cara yang dapat dikerjakan untuk menjaga perlengkapan listrik supaya tidak gampang rusak:

1. Teratur Membersihkan Perlengkapan Listrik

Kemungkinan terdengar sepele tetapi ini wajib rutin dikerjakan setelah penggunaan. Jika jarang dibersihkan bisa membuat perlengkapan listrik terkena debu, kotoran dan lain-lain. Debu serta kotoran yang mengendap di dalam perlengkapan itu bisa menyebabkan arus pendek jika terkena sengatan listrik saat mengerjakan pekerjaan.

Disamping itu, masalah lain bisa berlangsung karena perlengkapan listrik yang kotor. Misalnya ialah nilai ketahanan isolator menyusut, yang mengakibatkan berlangsung kegagalan listrik. Dalam arti kelistrikan seringkali disebutkan ground fault.

2. Hindari Terserang Air

Satu diantara hal yang paling berpotensi mengakibatkan kerusakan perlengkapan listrik ialah air atau kelembaban. Oleh karenanya, janganlah sampai perlengkapan listrik itu karena terkena air baik dengan cara langsung atau tidak.

Hindari juga menyimpan perlengkapan listrik dalam tempat lembab. Lingkungan yang lembab berdampak memunculkan karat pada elemen besi dan gangguan pada kapasitas perlengkapan listrik. Bahaya yang bisa berlangsung ialah short circuit dan kerusakan di bagian indikator.

Supaya perlengkapan listrik lebih bertahan lama, pastikan semua bagiannya dalam kondisi kering. Khususnya di bagian enclosure serta insulator. Dengan begitu, dampak kerusakan serta bahaya bisa dihindari.

3. Pastikan Sambungan Tidak Renggang

Sambungan listrik yang kendur atau renggang kebanyakan diakibatkan saat pemasangan kurang kencang. Mengakibatkan makin lama sambungan itu makin kendur.

Sambungan listrik yang renggang dapat menyebabkan kegagalan skema kelistrikan. Hal tersebut bisa membuat overheating yang berbuntut korsleting. Saat ini banyak masalah kebakaran rumah, gedung, kantor sampai pabrik sebab tentang korsleting listrik. Oleh karenanya, sambungan listrik yang rapat bukan hanya untuk menjaga perlengkapan listrik supaya lebih bertahan lama, dan juga untuk keselamatan kita.

Tidak hanya point di atas, ada satu hal yang perlu diingat. Anda perlu lakukan pergantian part atau sisi dari perlengkapan listrik Anda yang dipandang tidak layak pakai. Seperti kabel-kabel yang telah kendur atau mengelupas dan elemen detector yang lain.

Hal-Hal yang Perlu Dihindari dalam Memakai Perlengkapan Listrik:

  • Pertama, jangan pernah Anda menumpukkan banyak stop kontak pada satu sumber listrik. Ini sangatlah beresiko tetapi kerap dikerjakan. Makin banyak colokkan pada satu sumber adapter, karena itu makin besar juga dampak berlangsung kekenduran dan beban listrik yang tidak stabil. Mengakibatkan resiko seperti tersetrum atau korsleting bisa berlangsung.
  • Ke dua, pastikan jangan ada kabel yang terkelupas atau terbuka. Sesegera mungkin kerjakan penggantian kabel.
  • Ke tiga, pastikan steker yang dipakai tidak longgar. Ini seringkali berlangsung karena pekerja sering menemukan lubang colokan yang sempit namun dipaksakan. Mengakibatkan elemen penghantar bisa jadi rusak hingga mengurangi kapasitas peranan kelistrikan.
  • Ke empat, instalasi listrik di lingkungan terbuka (outdoor) membutuhkan steker spesial yang tertutup rapat dan bahan yang tidak berkarat. Ini bisa mengurangi resiko kerusakan karena perubahan cuaca sampai gigitan binatang.
  • Ke lima, lepaskan steker dari sumber jika tidak terpakai . Tidak hanya bisa membuang daya listrik yang menyebabkan bengkaknya biaya PLN, hal itu dapat membuat kerusakan permanen pada perlengkapan listrik Anda.