Jenis-Jenis Kecelakaan yang Dapat Terjadi di Sektor Industri

rtikel faktor penyebab kecelakaan kerja

Beberapa industri nampaknya harus lebih hati-hati dan memperhatikan keselamatan kerja para pegawainya, karena beberapa industri di bawah ini adalah industri yang mempunyai tingkat kecelakaan kerja cukup tinggi. Dalam beberapa kasus yang di temukan, jenis kecelakaan kerja di sektor industri di bawah ini adalah yang paling sering terjadi.

Jenis-jenis kecelakaan yang dapat terjadi di sektor industri antara lain :

Elektronik (manufaktur)

  • Teriris, terpotong
  • Terlindas, tertabrak
  • Berkontak dengan bahan kimia atau bahan berbahaya lainnya
  • Kebocoran gas
  • Menurunnya daya pendengaran, daya penglihatan

 

Produksi metal (manufaktur)

  • Terjepit, terlindas
  • Tertusuk, terpotong, tergores
  • Jatuh terpeleset
  • Terjadinya kontak antara kulit dengan cairan metal, cairan non-metal

 

Petrokimia (minyak dan produksi batu bara, produksi karet, produksi karet, produksi plastik)

  • Terjepit, terlindas
  • Teriris, terpotong, tergores
  • Jatuh terpeleset
  • Tertabrak
  • Terkena benturan keras
  • Terhirup atau terjadinya kontak antara kulit dengan hidrokarbon dan abu, gas, uap steam, asap dan embun yang beracun
  • Rawan dengan bahan bakar yang mudah terbakar.

 

Konstruksi

  • Kemungkinan jatuh dari ketinggian
  • Kejatuhan barang dari atas
  • Terinjak
  • Terkena barang yang runtuh, roboh
  • Berkontak dengan suhu panas, suhu dingin, lingkungan yang beradiasi pengion dan non pengion, bising
  • Terjatuh, terguling
  • Terjepit, terlindas
  • Tertabrak
  • Terkena benturan keras

 

Perlunya Pendidikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Perlunya Pendidikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Penyebab kecelakaan kerja yang kerap kali di temui adalah perilaku yang tidak aman sebesar 88%, kondisi lingkungan yang tidak aman sebesar 10%, atau kedua hal tersebut diatas terjadi secara bersamaan. Oleh sebab itu, pelaksanaan pendidikan dan pelatihan keselamatan dan kesehatan tenaga kerja dapat mencegah perilaku yang tidak aman dan memperbaiki kondisi lingkungan yang tidak aman.

Pendidikan  dan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja juga berguna agar tenga kerja memiliki pengetahuan dan kemampuan mencegah kecelakaan kerja, mengembangakn budaya kesehatan dan keselamatan kerja, memahami ancaman dan bahaya di tempat kerja dan menggunakan langkah pencegahan kecelakaan kerja.

Kendala yang biasa terjadi dalam pelaksanaan perjanjian kerjasama dalam lingkung K3

  • Pemahaman karyawan mengenai isi dari perjanjian kerjasama : Perlu adanya musyawarah terkait hal ini, musyawarah pembinaan atau koordinasi dan sosialisasi antara pengurus serikat pekerja dengan para pelaku
  • Tidak optimalnya penanganan keselamatan kerja : Cara mengatasi hal ini, apabila terjadi kecelakaa berarti tindakan pencegahan tidak berhasil, maka pihak manajemen perlu mempelajari apa yang salah.
  • Kebijakan perusahaan yang tidak tegas : Perlu adanya tindakan yang tegas apabila terdapat pegawai yang tidak disiplin

Undang-undang yang mengatur apabila terjadi pelanggaran terhadap Undang-Undang keselamatan dan kesehatan kerja misalnya pengusaha tidak menyediakan alat keselamatan kerja tau perusahaan tidak memeriksakan kesehatan dan kemampuan fisik pekerja. Undang-undang ini memuat ancaman pidana kurungan paling lama 1 tahun atau pidana denda paling banyak Rp. 15000.000 (lima belas juta rupiah) bagi yang tidak menjalankan ketentuan undang-undang tersebut.

Sumber:

  • Indonesia.Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Tenaga Kerja.
  • Indonesia.Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
  • Indonesia. Undang – Undang No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan
  • Indonesia. Peraturan Menteri No. 5 tahun 1996 mengenai Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

 

 

Sejarah Sepatu Boots

model sepatu boots terbaru
Model Sepatu Boots di buat oleh seoarang yang berasal dari Mongol dari kulit binatang Yak

 

Untuk mengulas sejarah sepatu boots, Baiknya kita flash back ke ke beberapa ratus tahun ke belakang. Beberapa versi sejarah sepatu yang saat ini sedang menjadi trend anak muda. Namun kali ini kita akan mengualas di tahun 1200an.

Di tahun 1200an masehi, bangsa mongolia yang terletak di daerah khatulistiwa sudah terlebih dahulu membuat alas kaki yang terbuat dari kulit Yak, Yak adalah sejenis sapi yang hidup di daerah mongolia. Mereka membuat alas kaki dengan model mirip dengan boots di jaman sekarang.

Tujuan bangsa mongolia membuat alas kaki ini adalah untuk melindungi kaki mereka dari dinginnya salju yang sepanjang waktu menyelimuti daerah tempat tinggal mereka.

Efek hangat dari kulit binatang ini menjadi pilihan utama dalam membuat alas kaki. Jadi awalya sepatu boots di buat dengan tujuan untuk melindungi kaki dari dinginnya salju.

Perkembangan jaman membuat perubahan, Penggunaan sepatu boots semakin meluas. Awalnya penyebutan sepatu boots adalah untuk sepatu yang tinggi yang kuat dan dapat melindungi kaki dari benda-benda berbaya. Masa revolusi industri eropa, Sepatu boots banyak digunakan oleh para pekerja untuk melindungi kaki mereka saat bekerja.

model sepatu boot karet
model sepatu boot karet

Saat ini boots yang sering di gunakan pekerja industri terbuat dari karet khusus yang tahan terhadap bahan kimia dan di lengkapi toe cap atau pelindung besi di bagian depan.

Di Amerika, Sepatu boots lebih populer digunakan oleh cowboy, dengan model lebih runcing di bagian depannya. dan di bagian belakang terdapat gerigi yang berfungsi sebagai pengganti pecut saat menaiki kuda mereka. Anda dapat melihatnya di film-film cowboy pada masa itu.

model sepatu boot cowboy
model sepatu boot cowboy

Di Indonesia, Pada awalnya Boots di kenal sebagai sepatu tinggi berahan karet yang di gunakan oleh para pekerja untuk melindungi kaki dari hujan taupun bahan-bahan kimia yang berbahaya. Saat ini sapatu boots mulai merambah ke dunia fashion dengan bahan yang berbeda-beda dan dengan desain yang variatif.

model sepatu boots safety
model sepatu boots di indonesia

Boot dapat menambah kesan tough dan dare to be defferent bagi pemakainya. kesan itu dapat terlihat ketika melihat para pekerja tambah yang terlihat gagah dan tidak takut dengan apapun yang dipijaknya.