21 Prosedur Keselamatan Kerja di Laboratorium Fisika, Biologi, dan Kimia yang harus Di Taati

Belajar kimia, biologi, dan fisika tentu saja tidak akan lepas dari yang namanya laboratorium. Laboratorium adalah satu ruangan yang didesain sedemikian rupa dengan khusus agar praktikan bisa melakukan eksperimen/riset dengan aman. Agar, kegiatan praktikan di laboratorium berjalan mulus dan aman, jadi setiap praktikan harus mematuhi keselamatan kerja yang ada. Apa keselamatan kerja yang perlu dipatuhi praktikan? Berikut kami bagikan rinciannya:

  1. Segera laporkan semua kecelakaan, cedera, serta kerusakan kaca atau perlengkapan pada instruktur.
  2. Jaga setiap barang bawaan anda (buku, tas, dan lain-lain) dengan menempatkannya di rak atau dibawah meja kerja. Jika dibawah meja, yakinkan jika beberapa barang itu tidak bisa terinjak.
  3. Rambut panjang (panjang se-dagu atau lebih) harus diikat untuk menghindari terbakarnya rambut.
  4. Gunakan baju yang masuk akal termasuk juga alas kaki. Baju longgar harus diamankan dengan cara dimasukkan dalam celana serta diikat memakai ikat pinggang sehingga bisa terhindar dari api atau bahan kimia.
  5. Kerja dengan tenang – Mengetahui apakah yang anda kerjakan dengan membaca tips langkah kerja sebelum anda mulai kerja. Lihat setiap peringatan yang dijelaskan dalam latihan laboratorium
  6. Jangan mencium atau mencicip bahan kimia.
  7. Gunakan kacamata pengaman untuk melindungi mata anda saat pemanasan zat, bedah, dan lain-lain
  8. Jangan berusaha untuk merubah posisi tabung kaca di stopper.
  9. Jangan tempelkan tabung yang sudah dipanaskan pada rekan anda atau diri sendiri. Jangan lihat ke tabung reaksi sanda anda memanaskannya.
  10. Eksperimen atau prosedur yang tidak resmi tidak bisa dicoba.
  11. Jauhkan makanan padat keluar dari wastafel.
  12. Meninggalkan tempat kerja anda dalam keadaan bersih dan dalam posisi yang baik sebelum meninggalkan laboratorium.
  13. Jangan ramping, menggantung atau duduk di meja laboratorium.
  14. Jangan tinggalkan meja laboratorium anda tanpa izin dari guru.
  15. Pelajari tempat pemadam kebakaran, tempat pencuci mata, pertolongan pertama dan keselamatan mandi.
  16. Main-main di laboratorium benar-benar dilarang. Bila anda atau teman anda melanggar ketentuan keselamatan ini akan dilarang berpartisipasi di laboratorium pada pertemuan berikutnya dan bisa mengakibatkan suspensi.
  17. Siapa juga memakai kuku akrilik tidak akan diizinkan untuk kerja dengan splints menyala, pembakar bunsen, dan lain-lain
  18. Jangan mengusung setiap gelas atau jenis lain dari perlengkapan diatas tingkat mata.
  19. Ikuti semua panduan yang diberikan oleh guru anda.
  20. Tekuni langkah untuk mengangkut semua bahan dan perlengkapan dengan aman.
  21. Tidak ada makan atau minum di laboratorium.

Artikel terkait lainnya

  • Penyakit-penyakit Akibat Kerja di Rumah SakitPenyakit-penyakit Akibat Kerja di Rumah Sakit Penyakit penyakit akibat kerja di rumah sakit - Rumah Sakit adalah satu unit service layanan kesehatan pada penduduk. Agar bisa mendapatkan kelebihan serta daya saing maka rumah sakit […]
  • Jenis-Jenis Risiko Yang Harus di Hindari Oleh PerusahaanJenis-Jenis Risiko Yang Harus di Hindari Oleh Perusahaan Risiko yang dihadapi oleh suatu organisasi atau perusahaan dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dari dalam maupun dari luar. Oleh karena itu, risiko dalam organisasi sangat beragam sesuai […]
  • Tips Merawat Sepatu SafetyTips Merawat Sepatu Safety Sepatu safety akan bertahan lama jika anda merawatnya dengan baik. Jika anda merawat sepatu dengan cara yang tidak benar sepatu anda tidak akan bertahan lama. Banyak para user/pemakai […]
  • Beragam Potensi Bahaya Kerja di Industri FarmasiBeragam Potensi Bahaya Kerja di Industri Farmasi Beragam potensi bahaya kerja di industri farmasi - Pada dasarnya potensi bahaya dikelompokan dalam bahaya mekanis, bahaya elektris, bahaya kimawi, bahaya radiasi, bahaya biologis, […]
  • Cara Membudayakan Keselamatan di Tempat KerjaCara Membudayakan Keselamatan di Tempat Kerja Seringkali kita menganggap bahwa membudayakan Keselamatan Kerja adalah sesuatu yang sulit. Sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, Hal-hal yang dianggap sulit bisa menjadi sederhana […]
  • Konsep 5R di Dalam Area KerjaKonsep 5R di Dalam Area Kerja Semua tempat kerja dan proyek harus menerapkan konsep 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin). • 5R adalah langkah awal untuk pencegahan kecelakaan kerja. • Seluruh personel harus […]
  • Penggunaan Alat Pelindung Diri Sebagai Upaya Perlindungan Terhadap Tenaga KerjaPenggunaan Alat Pelindung Diri Sebagai Upaya Perlindungan Terhadap Tenaga Kerja Setiap aktivitas yang melibatkan faktor manusia, mesin dan bahan yang melalui tahapan proses memiliki risiko bahaya dengan tingkatan risiko berbeda-beda yang memungkinkan terjadinya […]
  • Perlunya Pendidikan Keselamatan dan Kesehatan KerjaPerlunya Pendidikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Penyebab kecelakaan kerja yang kerap kali di temui adalah perilaku yang tidak aman sebesar 88%, kondisi lingkungan yang tidak aman sebesar 10%, atau kedua hal tersebut diatas terjadi […]
  • Penanganan Kebakaran di LaboratoriumPenanganan Kebakaran di Laboratorium Di laboratorium sangat mungkin terjadi kebakaran. Kebakaran dilaboratorium dapat disebabkan oleh arus pendek, pemanasan zat yang mudah terbakar atau kertas yang berserakan di atas meja […]
  • Keselamatan dan Kesehatan Kerja Laboratorium KimiaKeselamatan dan Kesehatan Kerja Laboratorium Kimia Keselamatan dan Keamanan Kerja atau laboratory safety (K3) memerlukan perhatian khusus , karena penelitian menunjukkan telah terjadi kecelakaan kerja dengan intensitas yang mengkawatirkan […]
  • OHSAS 18001 dalam Penerapan SMK3OHSAS 18001 dalam Penerapan SMK3 OHSAS 18001 dalam Penerapan SMK3 Kesehatan dan keselamatan di tempat kerja merupakan hak pekerja yang wajib dipenuhi oleh perusahaan disamping hak-hak normatif lainnya. Perusahaan […]
  • Prosedur Keselamatan Kerja Pekerja Saat Menggunakan Peralatan Las Oksi-AsetilinProsedur Keselamatan Kerja Pekerja Saat Menggunakan Peralatan Las Oksi-Asetilin Seperti halnya langkah pengelasan yang lainnya, las oksi-asetilin dipakai untuk menyambung dua sisi logam dengan permanen tanpa atau dengan bahan pengisi. Akan tetapi perlu untuk diketahui […]
  • Kecelakaan Kerja di LaboratoriumKecelakaan Kerja di Laboratorium Kecelakaan kerja dapat terjadi kapan saja dan dimana saja yang dapat menimpa setiap pekerja. Kecelakaan kerja dapat menyebabkan kerugian bagi pekerja dan juga yang memperkerjakan. Maka […]
  • Tips Memilih Sepatu Safety Untuk Pekerjaan ProyekTips Memilih Sepatu Safety Untuk Pekerjaan Proyek Pekerjaan proyek adalah pekerjaan yang mempunyai banyak resiko, Apalagi jika proyek dalam pekerjaan dalam bentuk outdoor atau pekerjaan luar rumah seperti pekerjaan jalan/pembangunan […]
  • Tips Membeli Sepatu SafetyTips Membeli Sepatu Safety Sepatu Safety adalah type sepatu Alat Pelindung Diri (APD) yang banyak di gunakan beberapa pekerja yang biasanya bekerja di pabrik dan lain sebagainya. Biasanya di bagian dalam ada […]