Penggunaan Alat Pelindung Diri Sebagai Upaya Perlindungan Terhadap Tenaga Kerja

sepatu safety yang bagus merk apaSetiap aktivitas yang melibatkan faktor manusia, mesin dan bahan yang melalui tahapan proses memiliki risiko bahaya dengan tingkatan risiko berbeda-beda yang memungkinkan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja tersebut disebabkan karena adanya sumber-sumber bahaya akibat dari aktivitas kerja di tempat kerja. Tenaga kerja merupakan aset perusahaan yang sangat penting dalam proses produksi, sehingga perlu diupayakan agar derajat kesehatan tenaga kerja selalu dalam keadaan optimal.

Umumnya di semua tempat kerja selalu terdapat sumber-sumber bahaya. Hampir tidak ada tempat kerja yang sama sekali bebas dari sumber bahaya. Sumber-sumber bahaya perlu dikendalikan untuk mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Untuk mengendalikan sumbersumber bahaya, maka sumber-sumber bahaya tersebut harus ditemukan. Adapun untuk menemukan dan menentukan lokasi bahaya potensial yang dapat mengakibatkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja, maka perlu diadakan identifikasi sumber bahaya potensial yang ada di tempat kerja.

Pengendalian faktor-faktor bahaya yang dilakukan untuk meminimalkan bahkan menghilangkan penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja adalah dengan cara pengendalian teknis dan administratif, tetapi banyak perusahaan yang menolak untuk melaksanakan pengendalian tersebut dengan alasan biaya yang mahal. Maka perusahaan tersebut mengupayakan dengan merekomendasikan Alat Pelindung Diri (APD) sebagai tindakan proteksi dini terhadap bahaya kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang timbul ditempat kerja. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sebenarnya merupakan alternatif terakhir bagi pihak perusahaan untuk melindungi tenaga kerjanya dari faktor dan potensi bahaya.

Bentuk perlindungan yang diberikan selain metode eliminasi, subtitusi, rekayasa tehnik dan administrasi, tetapi juga dengan memberikan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kerja, tamu serta praktikan. Hal ini dilakukan karena pihak Quality Healthy Safety and Environmental (QHSE) juga menyadari tingginya potensi bahaya yang ada di lingkungan kerja.

Artikel terkait lainnya

  • Pemakaian Alat Pelindung Diri Dalam Memberikan perlindungan Bagi Tenaga KerjaPemakaian Alat Pelindung Diri Dalam Memberikan perlindungan Bagi Tenaga Kerja Keselamatan kerja merupakan keselamatan yang bertalian dengan mesin, pesawat, alat, bahan, proses pengolahan, landasan tempat kerja dan lingkungan tempat kerja serta cara melakukan […]
  • OHSAS 18001 dalam Penerapan SMK3OHSAS 18001 dalam Penerapan SMK3 OHSAS 18001 dalam Penerapan SMK3 Kesehatan dan keselamatan di tempat kerja merupakan hak pekerja yang wajib dipenuhi oleh perusahaan disamping hak-hak normatif lainnya. Perusahaan […]
  • Perkembangan Berbagai Industri di IndonesiaPerkembangan Berbagai Industri di Indonesia Industri pertanian adalah industri yang mengolah dan menghasilkan barang yang mendukung sector pertanian. Industri pertanian itu sendiri meliputi industry pertanian, […]
  • 4 Cara untuk Menyusun Laporan Investigasi Kecelakaan Kerja4 Cara untuk Menyusun Laporan Investigasi Kecelakaan Kerja Cara untuk menyusun laporan investigasi kecelakaan kerja - Kecelakaan kerja adalah hal terburuk yang perlu diatasi oleh banyak profesional Keselamatan serta Kesehatan kerja sebab tidak ada […]
  • Perlunya Pendidikan Keselamatan dan Kesehatan KerjaPerlunya Pendidikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Penyebab kecelakaan kerja yang kerap kali di temui adalah perilaku yang tidak aman sebesar 88%, kondisi lingkungan yang tidak aman sebesar 10%, atau kedua hal tersebut diatas terjadi […]
  • Pengertian Keselamatan dan Kesehatan KerjaPengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja Data laporan kecelakaan kerja yang tersedia dapat diketahui bahwa jumlah kasus kecelakaan kerja dari tahun 2003 sampai 2006 secara berturut-turut sebanyak 2003 sebanyak 4 kasus , 2004 […]
  • Memahami Tujuan dan Manfaat Safety InductionMemahami Tujuan dan Manfaat Safety Induction Safety Induction adalah pengenalan dasar-dasar Keselamatan kerja dan Kesehatan Kerja (K3) kepada karyawan baru atau visitor (tamu) dan dilakukan oleh karyawan dengan jabatan setingkat […]
  • Ruang Lingkup Kesehatan dan Keselamatan KerjaRuang Lingkup Kesehatan dan Keselamatan Kerja Program Pelayanan Kesehatan Kerja. Sebagaimana pelayanan kesehatan masyarakat pada umumnya, pelayanan kesehatan dan keselamatan masyarakat pekerja yaitu meliputi pelayanan preventif, […]
  • Manfaat Sepatu Safety Untuk PekerjaManfaat Sepatu Safety Untuk Pekerja Sepatu Safety (Safety Shoes) adalah salah satu Alat Pelindung Diri (APD) yang harus dipakai oleh seseorang ketika bekerja guna menghindari resiko kecelakaan. Bukan sekedar membuat […]
  • Penyebab Kecelakaan KerjaPenyebab Kecelakaan Kerja Dunia usaha Indonesia saat ini sedang menghadapi perubahan besar dan cepat sebagai dampak globalisasi dan liberalisasi perdagangan dunia, sehingga perlu meningkatkan daya saing dengan […]
  • Keselamatan dan Kesehatan Kerja Laboratorium KimiaKeselamatan dan Kesehatan Kerja Laboratorium Kimia Keselamatan dan Keamanan Kerja atau laboratory safety (K3) memerlukan perhatian khusus , karena penelitian menunjukkan telah terjadi kecelakaan kerja dengan intensitas yang mengkawatirkan […]
  • Tips Merawat Sepatu SafetyTips Merawat Sepatu Safety Sepatu safety akan bertahan lama jika anda merawatnya dengan baik. Jika anda merawat sepatu dengan cara yang tidak benar sepatu anda tidak akan bertahan lama. Banyak para user/pemakai […]
  • Cara Membudayakan Keselamatan di Tempat KerjaCara Membudayakan Keselamatan di Tempat Kerja Seringkali kita menganggap bahwa membudayakan Keselamatan Kerja adalah sesuatu yang sulit. Sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, Hal-hal yang dianggap sulit bisa menjadi sederhana […]
  • Tujuan Keselamatan Kerja dan Kesehatan KerjaTujuan Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja Beberapa pendapat para ahli tentang tujuan dari keselamatan dan kesehatan kerja antara lain untuk sedapat mungkin memberikan jaminan kondisi kerja yang aman dan sehat kepada setiap […]
  • Penerapan dan Perlengkapan Safety RidingPenerapan dan Perlengkapan Safety Riding Penerapan Safety Riding sudah diatur dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pad a BAS XI Pasal 203 Ayat 2 huruf a yang berbunyi : "Untuk menjamin […]