Peraturan Keselamatan Kerja

Peraturan Keselamatan Kerja

PERATURAN KESELAMATAN KERJA

UNDANG-UNDANG KESELAMATAN KERJA No. 1 Tahun 1970 PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA Per.05/MEN/1996 TENTANG SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA ILO CODE OF PRACTISE, PREVENTION OF MAJOR INDUSTRIAL ACCIDENTS.

ILO CODE OF PRACTISE

1) Peraturan/standar ILO berupa panduan praktis yang ditetapkan di industri dalam upaya mencegah terjadinya kecelakaan-kecelakaan besar seiring dengan kenaikan produksi, penyimpanan dan penggunaan bahan berbahaya

2) Tujuan panduan praktis adalah untuk memberikan arahan tentang pengaturan administasi, hukum dan sistem teknis untuk pengendalian instalasi bersiko tinggi yang dilakukan dengan memberikan perlindungan kepada pekerja, masyarakat dan lingkungan dengan mencegah terjadinya kecelakan besar yang mungkin terjadi dan meminimalisasikan dampak dari kecelakaan tersebut

3) Penerapan panduan praktis dilakukan pada instalasi beresiko tinggi yang diidentifikasikan dengan keberadaan zat-zat berbahaya yang membutuhkan perhatian tinggi.

4) Instalasi beresiko tinggi berdasarkan jenis dan kuantitasnya menurut panduan praktis:

  • Industri kimia dan petrokimia
  • Industri penyulingan minyak
  • Instalasi penyimpanan gas alam cair (LNG)
  • Instalasi penyimpanan gas dan cairan yang mudah terbakar
  • Gudang bahan-bahan kimia
  • Instalasi penyulingan air bersih dengan menggunakanm klorinIndustri Pupuk dan Pestisida

5) Instalasi beresiko tinggi berdasarkan jenis dan kuantitasnya diluar cakupan panduan praktis:

  • Instalasi Nuklir
  • Pangkalan Militer (instalasi biologi, nuklir dan kimia serta pusat persenjataaan)

6) Instalasi beresiko tinggi adalah instalasi industri permanen atau sementara, yang menyimpan, memproses atau memproduksi zat-zat berbahaya dalam bentuk dan jumlah tertentu menurut peraturan yang berlaku yang berpotensi menjadi penyebab terjadinya kecelakaan besar.

7) Identifikasi bahan berbahaya menurut jenis dan tingkat kuantitas ambang terjadinya kecelakaan besar

  • Bahan kimia sangat beracun : methyl isocyanate, phosgene
  • Bahan kimia beracun: acrylonitrile, ammonia, chlorine, sulphur dioxide, hydrogen sulphide, hydrogen cyanide, carbon disulphide, hydrogen fluoride, hydrogen chloride, sulphur trioxide
  • Gas dan cairan mudah terbakar
  • Bahan peledak: ammonium nitrate, nitroglycerine, C4, PETN,TNT

8) Alur informasi pada instalasi beresiko tinggi

  • Manajemen keseluruhan instalasi beresiko tinggi harus melaporkan secara rinci aktifitasnya kepada pihak yang berwenang
  • Laporan keselamatan kerja instalasi beresiko tinggi harus disiapkan oleh manajemen dan berisi informasi teknis tentang disain dan cara kerja instalasi, penjelasan rinci manajemen keselamatan kerja dalam instalasi, informasi tentang bahaya dari instalasi secara sistematis, teridentifikasi dan terdokumentasi serta informasi tentang bahaya kecelakaan dan ketentuan keadaan darurat yang akan mengurangi dampak dari kecelakaan yang akan terjadi.
  • Semua informasi khususnya yang berkenaan dengan instalasi beresiko tinggi harus disediakan bagi para pihak yang berkepentingan.
  • Informasi keselamatan kerja yang tepat khususnya pada instalasi beresiko tinggi dikomunikasikan melalui pelatihan kepada pekerja, dan dapat digunakan untuk persiapan pekerjaan dan pengendalian dalam keadaan darurat.

9) Audit Instalasi beresiko tinggi

  • Instalasi beresiko tinggi diaudit oleh manajemen audit yang ditunjuk pemegang otoritas sesuai dengan ketentuan yang berlaku di wilayah instalasi itu berada
  • Audit mencakup identifikasi kejadian tidak terkendali yang memicu timbulnya kebakaran, ledakan atau terlepasnya zat-zat beracun
  • Audit mencakup estimasi potensi bahaya sebagai konsekuensi dari ledakan, kebakaran maupun terlepasnya zat-zat beracun
  • Audit mempertimbangkan potensi efek lanjutan yang terjadi pada instalasi beresiko tinggi lainnya yang ada disekitarnya
  • Audit mempertimbangkan kesesuaian pengukuran keselamatan kerja yang digunakan dalam identifikasi kemungkinan terjadinya bahaya untuk menjamin validitas hasil audit itu sendiri
  • Audit memperhitungkan analisa resiko secara menyeluruh dari keterkaitan antara kecelakaan besar yang mungkin timbul dengan letak instalasi beresiko tinggi itu sendiri.

10) Manajemen pengendalian resiko kecelakaan dan pengamanan pada instalasi beresiko tinggi meliputi:

  • Disain, fabrikasi dan penginstalasian pabrik yang aman, termasuk penggunaan komponen peralatan bermutu tinggi
  • Pemeliharaan pabrik secara rutin
  • Pengoperasian pabrik sesuai prosedur yang berlaku
  • Pengelolaan keselamatan lingkungan kerja secara baik
  • Inspeksi secara rutin terhadap keseluruhan instalasi yang diikuti dengan perbaikan atau penggantian komponen peralatan yang dibutuhkan
  • Pengawasan rutin terhadap keamanan dan sistem pendukungnya
  • Ketersediaan dan inspeksi rutin peralatan keselamatan kerja yang dapat digunakan dalam kondisi darurat
  • Analisa bahaya dan resiko yang terjadi akibat kerusakan komponen
    peralatan, pengoperasian instalasi yang abnormal, faktor kesalahan manusia dan manajemen, pengaruh kecelakaan yang terjadi di sekitar instalasi, bencana alam, tindakan kejahatan dan sabotase
  • Analisa komprehensif terhadap modifikasi peralatan dan instalasi baru
  • Penyebaran informasi dan pelatihan keselamatan kerja bagi setiap pekerja pada instalasi tersebut
  • Penyebaran informasi secara berkala kepada masyarakat yang tinggal atau bekerja di sekitar lokasi instalasi industri

11) Analisa Bahaya dan Resiko meliputi:

  • Identifikasi bahan beracun, reaktif dan eksplosif yang disimpan, diproses atau diproduksi
  • Identifikasi kegagalan potensial yang dapat menyebabkan kondisi pengoperasian abnormal dan menimbulkan kecelakaan
  • Analisa konsekuensi dari kecelakaan yang terjadi terhadap pekerja dan masyarakat sekitar
  • Tindakan pencegahan terhadap terjadinya kecelakaan

12) HAZOP (an example of Hazard and Risk Analysis)

  • Identifikasi penyimpangan/deviasi yang terjadi pada pengoperasian suatu instalasi industri dan kegagalan operasinya yang menimbulkan keadaan tidak terkendali
  • Dilakukan pada tahap perencanaan untuk instalasi industri baru
  • Dilakukan sebelum melakukan modifikasi peralatan atau penambahan instalasi baru dari instalasi industri lama
  • Analisa sistematis terhadap kondisi kritis disain instalasi industri, pengaruhnya dan penyimpangan potensial yang terjadi serta potensi bahayanya
  • Dilakukan oleh kelompok para ahli dari multi disiplin ilmu dan dipimpin oleh spesials keselamatan kerja yang berpengalaman atau oleh konsultan pelatihan khusus

13) Perencanaan Keadaan Darurat
*Bertujuan untuk melokalisasi bahaya dan meminimalisasi dampaknya
*Identifikasi jenis-jenis kecelakaan yang potensial
*On site emergency

  • Perencanaan keadaan darurat didasarkan pada konsekuensi yang timbul dari kecelakaan besar yang potensia
  • Penanganan keadaan darurat dilakukan tenaga penanggulangan kecelakaan dalam jumlah yang cukup
  • Perencanaan keadan darurat merupakan uji dan pengidentifikasian kelemahan instalasi industri yang akan secepatnya diperbaiki
  • Antisipasi bahaya dengan memperhatikan: kekerapan terjadinya kecelakaan, hubungan dengan pihak berwenang di luar lokasi, prosedur menghidupkan tanda bahaya, komunikasi internal dan eksternal instalasi serta lokasi dan pola pengaturan dari pusat pengelola gawat darurat
  • Fasilitas penanganan keadaan darurat: telepon, radio dan alat komunikasi internaleksternal yang memadai, peta yang menunjukan keberadaan bahan berbahaya, alat penunjuk arah dan pengukur kecepatan angin, alat penyelamatan diri, daftar lengkap pekerja, …

*Off site emergency

  • Perencanaan disiapkan oleh dan merupakan otoritas yang kompeten yang diatur melalui kebijakan, peraturan atau perundangan.
  • Perencanaan ini merupakan antisipasi dari bahaya dalam skala besar dan penanganannya terkait dengan otoritas lokal penanggulangan kecelakaan
  • Perencanaan didasarkan pada informasi atas konsekuensi yang timbul dari kecelakaan besar yang potensial

Bahaya Jam Kerja Terlalu Lama Bagi Wanita

bahaya kerja untuk perempuanBeberapa dari kita yang percaya bahwa kerja lama di kantor dapat mempermudah kita mendapatkan promosi, Tapi tunggu dulu.. ternyata hal itu salah. Sebuah penelitian menunjukan bahwa wanita yang bekerja lebih dari 40jam seminggu selama 30 tahun mempunyai resiko meninggal dini. Selain itu seseorang yang bekerja lebih dari 60 jam dapat meningkatkan 3 kali lipat resiko terkena sakit jantung, kanker, diabetes dan radang sendi.

Masalah ini hanya di alami perempuan saja atau tidak begitu berpengaruh untuk pria. Studi lain menunjukan jam kerja terlalu lama dapat menyebabkan terjadinya stres, gangguan tidur dan masalah pencernaan.

Tim dari Ohio State University menganilis secara statistik lebih dari 7.500 selama lebih dari 32 tahun terkait hal di atas. Penelitian itu menunjukan bahwa pria tidak begitu berpengaruh dengan jam kerja yang terlalu lama.

Mungkin saja ini terjadi karena perempuan lebih meraskan langsung dampaknya  karena memiliki tanggungjawab lebih terhadap keluarganya. Selain itu, perempuan lebih mudah untuk mendapatkan tekanan dan stres daripada pria yang bekerja berjam-jam.

Pemimpin penulis dari Ohio State University Profesor Allard Dembe, menyatakan bahwa bekerja bagi perempuan mungkin kurang memuaskan karena adanya tuntutan untuk menyeimbangkan antara pekerjaan dan kewajban keluarga.

Ia menambahkan,perusahaan perlu memperhatikan kesehatan para karyawannya dan disesuaikan dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah mengenai jam kerja. Hal lain seperti jadwal kerja yang fleksibel, pembinaan kesehatan saat sedang bekerja dan pemantauan di atas dapat mengurangi risiko diatas.

 

Tips Membeli Sepatu Safety

tips membeli sepatu safety

Sepatu Safety adalah type sepatu Alat Pelindung Diri (APD) yang banyak di gunakan beberapa pekerja yang biasanya bekerja di pabrik dan lain sebagainya. Biasanya di bagian dalam ada sejenis besi pelindung, itu sebabnya sepatu ini di namakan sepatu safety.

Pada era saat ini, sepatu safety tidak hanya di gunakanan untuk bekerja. Dengan desainnya yang semakin keren dan trendy, sepatu safety saat ini telah jadi bagian dari pola hidup kaula muda. Tidak hanya pekerja pabrik saja yang dapat menggunakan sepatu safety.

Anak-anak penggemar alam yang suka naik gunung, hingga mahasiswa saat ini banyak yang memburu sepatu jenis safety. Tetapi, sepatu safety ini tanpa ada besi di dalamnya, bahannya juga bermacam, dari kanvas, kulit sintetis sampai kulit asli. Sebagai ciri khas dari sepatu ini adalah bagian solnya yang tebal dan sepatu safety yang bagus biasanya terbuat dari sol berbahan karet. Berikut tipsnya:

  • Perhatikan dulu bahan yang di pakai, pastikan bahan yang tidak tipis dan tahan pada gesekan. Cari sepatu safety yang agak tinggi kurang lebih semata kaki. Karena akan memberikan perlindungan ekstra dan tingkat kenyamanan yang lebih. Sepatu yang tidak nyaman di gunakan pasti akan mengganggu aktifitas Anda. Jangan membeli sepatu safety dengan bahan yang keras, karena akan membuat kaki Anda terasa sakit dan gampang lecet.
  • Apabila Anda mrmbeli sepatu safety untuk bekerja sebaiknya tentukan yang ada besi dibagian dalamnya, apabila bekerja ditempat yang lembab, sebaiknya Anda pilih sepatu safety dengan bahan plastik atau karet. Anda jangan sampai terkecoh dengan merk dan harga yang mahal, tetapi yang terpenting adalah segi keamanan dan kenyamanan Anda terjamin ketika menggunakan atau kenakan sepatu safety tersebut. Sepatu safety sendiri memiliki tujuan untuk mendukung pekerjaan Anda, oleh sebab itu sepatu tersebut harus memiliki fungsi yang optimal agar nanti bisa dapat melindungi kaki dari berbagai macam bahaya yang ada.

Untuk Anda yang ingin menggunakan sepatu safety sebagai penunjang tampilan, Anda dapat memilih bahan sepatu yang terbuat dari kulit. Tidak harus ada besi di bagian dalamnya, tetapi tidak ada salahnya memilih sepatu safety yang kokoh dan tahan lama.

Sepatu safety yang bagus sol sepatu terbuat dari karet. Pemilihan kulitnyapun berkhualitas. Jangan pilih sepatu safety bahan kulit sintetis. Selain tidak tahan lama, kulit sintetis juga tidak sepadan dengan harga yang di tawarkan. Lain dengan beli sepatu safety untuk bekerja, sepatu safety untuk mendukung tampilan Anda sebaiknya pilih design yang paling baik dan bahan yang bagus. Harga mungkin saja sepadan dengan kwalitas yang di berikan. Sepatu akan terasa nyaman saat Anda menggunakannya dalam setiap aktifitas.

Tips Merawat Sepatu Safety

Harga sepatu safety (safety shoes) cukup mahal dibanding dengan jenis sepatu lainya, karena terbuat dari bahan yang berkualitas guna faktor keamanan. Bahan utama dari sepatu ini adalah kulit yang dipadu dengan metal, sisi bawahnya (sol) terbuat dari karet tebal dan ulet. Dengan bahan yag seperti itu anda akan aman dari kecelakaan.

cara merawat sepatu safety

Tetapi setiap barang bila tidak dirawat maka akan cepat rusak, dan perawatan sepatu safety adalah hal yang utama, terlebih fungsinya sebagai alat pelindung diri baik dari benda tajam, panas ataupun benda-benda berat. Kita semua tidak ingin sepatu safety yang dipakai tak menjalankan fungsinya, akibat kita tidak atau kurang merawatnya dengan baik.

Berikut 10 panduan untuk menjaga sepatu safety dengan baik :

 

  1. Cara Menyimpan
    Simpanlah sepatu pelindung pada tempat yang kering dan suhu sedang karena bahan dasarnya terbuat dari kulit. Kulit akan mudah menjamur apabila di taruh di tempat lembab, apabila sepatu telah menjamur maka akan cepat jebol. Disimpan disuhu sedang bertujuan agar bahan karet pada bagian bawah sepatu tidak cepat rusak karena pemanasan suhu, misalnya di taruh di bawah cahaya matahari.

 

  1. Menyemir
    Membersihkan dan menyemir sepatu secara teratur adalah hal paling utama dan penting dalam perawatan sepatu ini. Apabila sepatu jarang dicuci dan disemir maka akan kotor dan dekil. Anda pasti tidak akan ingin menggunakan sepatu dekil dan kotor untuk pergi kerja. Diluar itu. Sepatu akan cepat rusak dan jebol bila terlalu lama dalam keadaan dekil dan kotor.

 

  1. Mencuci
    Cuci sepatu safety dengan deterjen yang bersifat lembut. Apabila anda membersihkan sepatu dengan deterjen yang besifat keras maka bahan pewarnya sepatu akan pudar karenanya, hal semacam ini akan membuat warna sepatu jadi luntur dan jelek untuk dipakai.

 

  1. Alat Pembersih Sepatu
    Apabila sepatu safety telah menjamur maka langkah paling tepat dalam membersihkanya yaitu dengan memakai pembersih semprot khusus. Sesudah di semprot secara keseluruhan maka sikatlah sisi yang menjamur dengan sikat halus (contoh sikat gigi). Jangan terlalu keras dalam menggosokanya supaya warna sepatu tak pudar. Setelah disikat dan dibasuh maka jemurlah pada ruangan yg tidak langsung terserang cahaya matahari. Bila anda mempunyai kipas angin maka kipasilah sepatuagar proses penjemuran cepat selesai.

 

  1. Gunakan Bahan Deterjen Yang Lembut
    Bila sepatu safety berwarna putih maka cuci dengan deterjen yang lebih lembut. Anda dapat memakai odol dalam mencucinya. Ratakan dan sikat sepatu secara rata supaya kulitnya tak rusak dan tahan lama.

 

  1. Menyemur Sepatu
    Jemurlah sepatu pelindung pada terika matahari yang tidak terlalu panas, sekitar 7 hingga 11 menit. Karena apabila terlalu panas tentunya dalam penjemuran berulang-ulang akan mengakibatkan kerusakan bahan sepatu dari metal dan karet. Pada saat menjemur, anda jangan lupa untuk menaruh ganjalan pada sepatu pelindung. Hal semacam ini ditujukan supaya bentuk sepatu tak berubah atau kusut karena kulit sepatu mudah berubah bentuk dan kusut karena air dan panas. Bahan ganjalan yang dapat anda pakai adalah kain kering yang bersih atau gabus.

 

  1. Jangan Gunakan Sepatu dalam kondisi Basah
    Janganlah sekali-kali menggunakan sepatu dalam kondisi basah. Karena kaki yang basah bisa cepat menebarkan bakteri dan kuman secara cepat. Apabila bakteri dan kuman telah berkembang maka sepatu safety akan cepat bau dan dapat menyebarkan penyakit. Pakailah sepatu dalam keadaan kaki kering, apabila anda dalam kondisi terburu-buru maka laplah kaki basah anda dengan handuk kering sebelum memakai sepatu.

 

  1. Sepatu Selalu Kering Agar Tidak Bau
    Sepatu yang bau biasanya diakibatkan oleh kaki sering berkeringat. Banyak orang yang alami hal semacam ini. Untuk mengatasinya maka kaki anda harus betul-betul kering saat menggunakan sepatu. Lalu gunakanlah kaos kaki yang bersih supaya tak ada bakteri dan kuman yang terbawa. Setelah itu cuci dengan cara teratur sepatu dan kaos kaki anda secara teratur supaya sepatu dan kaki anda bebas dari bau tidak enak.

 

  1. Semprotan Sepatu
    Sepatu safety yang wangi dapat anda peroleh apabila anda memakai semprotan khusus sepatu (shoes spray). Cara penggunaanya yaitu sepmrotkanlah pewangi pada luar dan dalam sepatu, setelah itu biarlah selama 10 menit supaya cairan pewangi itu mengering dan melekat kalapisan sepatu. Nah sesudah 10 menit maka anda dapat menggunakannya dengan percaya diri.

 

  1. Gunakan Lem Sepatu Khusus
    Apabila sisi sepatu sudah ada yang mengelupas, terkuat atau copot maka rekatkan kembali dengan memakai lem sepatu. Jangan sampai memakai lem lain seperti lem besi, lem kayu atau lem pvc untuk merekatkannya karena akan mengakibatkan kerusakan bagian sepatu dan sambun yang dibentuk tidak kuat.

Memilih Sepatu Safety Untuk Wanita

Model sepatu safety perempuan memang tidaklah banyak, Hal ini karena wanita tidak terlalu banyak bekerja pada medan-medan yang ekstrim. Namun sepatu safety untuk wanita sebenarnya tidak harus digunakan dalam medan yang ekstrim saja.

Sebenarnya sepatu safety wanita dapat digunakan dalam kondisi medan yang cukup rawan kecelakaan yang menyebabkan cidera pada kaki. Area-area kerja seperti inilah yang seharunya menjadi perhatian para pekerja wanita. Area-area yang rawan bagi pekerja wanita seperti area dapur (kichen), laboratorium, pergudangan, pabrik bahan kimia dan lain-lain.

Namun untuk anda para pekerja wanita yang membutuhkan sepatu safety kini tidak perlu khawatir karena kami menyediakan sepatu safety khusus di desain untuk para pekerja wanita untuk melindungi anda dalam bekerja di medan-medan berbahaya.

Memilih sepatu safety wanita juga harus anda perhatikan dari sisi modelnya agar anda benar-benar aman dan nyaman saat menggunakannya. Beberapa pertimbangan saat memilih sepatu safety wanita antara lain

  1. Pilihlah model yang simple
  2. Sesuaikan tipe sole sepatu dengan medan kerja yang akan anda gunakan
  3. Jangan memilih model yang terlalu susah untuk di gunakan (seperti memakai tali dan lain-lain)

Sekarang sepatu safety untuk pria juga banyak di gunakan oleh para pekerja wanita. Sepatu safety pria yang juga sering di gunakan oleh para pekerja wanita antara lain sepatu safety dengan model Georgia Slip On, Berkeley Slip On dan Stallion Slip On.

Jika anda masih bingung atau membutuhkan panduan dalam memilih sepatu safety untuk wanita anda dapat menghubungi kami di email info@drosha.com atau untuk tanggapan cepat anda bisa langsung chating dengan kami di menu live chat dan juga memalui whatsapp di +62 811 9471 437

Informasi-informasi mengenai sepatu safety kami dapat anda temukan di menu FAQ di website ini. Semua pertanyaan yang sering di ajukan oleh klien-klien kami di rangkum di menu FAQ tersebut.

Klik disini Model Sepatu Safety Perempuan