Pengelolaan Kebersihan dan Lingkungan Area Kerja

Lingkungan hidup yang bersih dan sehat merupakan dambaan bagi setiap warga masyarakat” Lingkungan bersih dan sehat juga merupakan salah satu modal dasar penting bagi pembangunan manusia Indonesia karena kualitas lingkungan sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu pemerintah bersama-sama dengan masyarakat harus berupaya untuk menciptakan lingkungan menjadi bersih dan sehat.

Lingkungan yang bersih dan sehat adalah lingkungan yang bebas dari berbagai kotoran, termasuk di antaranya debu, sampah dan bau. Karena proses penularan penyakit disebabkan oleh mikroba, lingkungan yang bersih dan sehat juga berarti harus bebas dari virus, bakteri pathogen dan berbagai vektor penyakit. Lingkungan bersih dan sehat juga harus bebas dari bahan kimia berbahaya. Namun demikian masalah kebersihan dan kesehatan lingkungan selalu menjadi polemik berkepanjangan di masyarakat. Bahkan kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan dan kesehatan lingkungan selalu meningkat setiap tahun.

Dampak buruk terhadap kualitas lingkungan, misalnya pengelolaan sampah dan limbah yang kurang baik, meningkatnya penggunaan bahan-bahan yang tidak mampu didegradasi oleh alam, meningkatnya jumlah dan penggunaan kendaraan pribadi dan kendaraan yang tidak layakjalan, dan operasi industri yang berpengelolaan buruk. Perencanaan tata ruang dan wilayah yang tidak mempedulikan kaidah pelestarian lingkungan, kelemahan birokrasi, penegakan hukum dan kelembagaan juga menjadi faktor penting yang mempengaruhi kualitas lingkungan.

Kepedulian masyarakat yang rendah terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan semakin memperparah kondisi lingkungan. Masih banyak masyarakat yang membuang sampah di sungai atau selokan yang dapat menyebabkan meluapnya air sungai atau banjir yang tidak terduga. Bahkan banyak berdiri bangunan yalng tidak memikirkan saluran air pembuangan sehingga air tidak mengalir normal atau sistem drainase yang tidak berjalan karena banyaknya penyumbatan.

Rendahnya kualitas lingkungan akan berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Lingkungan yang tidak terawat, kumuh dan kotor akan menjadi tempat berkembangnya berbagai macam mikroorganisme penyebab penyakit dan organisme vektor pembawa penyakit. Akibatnya masyarakat menjadi rentan terhadap berbagai macam penyakit. Kondisi ini jelas akan menghambat pembangunan yang sedang dijalankan.

Kualitas lingkungan permukiman sangat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat. Penduduk yang menempati lingkungan permukiman yang bersih dan sehat umumnya juga dalam keadaan sehat, sebaliknya yang menempati lingkungan permukiman yang jelek dan tidak teratur mereka sering menderita bermacam-macam penyakit, sehingga menyebabkan banyak kematian di kalangan anak-anak yang berumur di bawah lima tahun. Penyakit yang timbul karena jeleknya lingkungan permukiman itu, misalnya TBC, radang paru, bronchitis, tipus, disentri, influenza, campak, caca\malaria dan sebagainya.

Melihat kondisi di atas maka pemerintah harus menjadi pionir dalam menggalakkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dengan cara ini diharapkan masyarakat dapat menyadari akan kebutuhan pokok mengenai permukiman yang sehat. Mereka harus diberi pengetahuan dan pemahaman akan pentingnya permukiman yang bersih dan sehat melalui berbagai media sosialisasi atau pelaksanaan program pemerintah yang lebih menitik beratkan pada peningkatan partisipasi masyarakat setempat, sehingga mereka lebih banyak memiliki tanggung jawab untuk memelihara dan mempertahankan atau bahkan meningkatkan kondisi lingkungan menjadi lebih baik. Kegiatan dapat di lakukan melalui media sosial agar lebih efektif.

Pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu untuk bekerja sama dalam hal menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Pemerintah sebagai aparat negara selama ini sudah berperan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Peraturan Daerah tentang kebersihan dan kesehatan lingkungan telah diterbitkan oleh pemerintah dalam upaya menggalakkan kesadaran masyarakat terhadap kesadaran lingkungan. Selain itu, pemerintah juga sudah melakukan berbagai upaya dalam menjaga kebersihan dan kesehatan melalui Dinas Kebersihan walaupun dapat dinilai belum maksimal.

Jika pemerintah melaksanakan tugas dengan baik dalam menciptakan kebersihan dan kesehatan lirtgkungan, kemudian masyarakat ikut memelihara kebersihan lingkungannya, maka dapat kita lihat alangkah indahnya kondisi lingkungan tempat kita melaksanakan aktivitas seharihari. Oleh karena itu, kita harus memulai dari hal terkecil dan harus mulai dari lingkungan terdekat dalam upaya menjaga kebersihan dan kes ehatan lingkungan.