Simak Tips Berikut Ini Agar Tetap Sehat dan Kuat Bekerja di Lapangan Meski Berpuasa

Kiat Sehat dan Bugar Selama Menjalankan Puasa Ramadhan

Puasa jangan dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. Apalagi, sampai tidak bekerja karena alasan sedang berpuasa. Beberapa yang lainnya malah memilih tetap kerja, tetapi hasilnya mungkin tidak maksimal sebab rasa malas yang cenderung muncul.

Khususnya bagi pekerja yang kerja di lapangan. Karena udara panas, hujan, serta masalah lainnya yang seringkali terjadi di lapangan bisa membuat para pekerja jadi kurang semangat serta kehabisan tenaga.

Tetapi jangan pesimis dulu, ada banyak tips sehat yang bisa dilakukan saat kerja di lapangan selama bulan puasa. Yuk simak saja langsung berikut ini:

Luangkan Tidur Siang pada Jam Istirahat

Pernah dengar istilah “power nap”? Power nap dikatakan sebagai tidur yang dapat mengembalikan tenaga, dan tentu saja dapat Anda gunakan untuk salah satu cara singkat supaya tetap bertenaga saat kerja. Ketentuannya ialah, tidur tersebut tidak boleh terlalu lama. Sebaiknya kurang lebih 25 menit sampai 30 menit saja. Supaya tidur tidak melebihi waktu apalagi sampai memakai jam kerja, karena itu gunakanlah alarm untuk penanda.

Dengan langkah ini maka tenaga Anda akan kembali refresh. Tetapi jika berlebihan, malah bisa berakibat buruk bagi badan. Sebab aktivitas biologis jadi terganggu, yang pada akhirnya justru mengurangi tenaga Anda. Ingat! Hanya kerjakan ini saat jam istirahat ya.

Penuhi Kebutuhan Cairan Badan Di luar Jam Puasa

Saat akan Sahur serta berbuka, pastikan Anda minum air cukup, sekitar 2.5 liter /hari. Jika badan kurang terhidrasi secara baik, karena itu Anda akan kehilangan tenaga serta kurang fokus saat kerja di siang hari. Mengakibatkan badan jadi lemas, serta pekerjaan terbengkalai. Jadi, pastikan Anda minum air yang cukup saat berbuka, sebelum tidur serta sahur. Dengan begitu, badan Anda memiliki energi yang cukup untuk kerja selama puasa.

Makan Makanan Sehat

Selama berpuasa, badan akan memakai nutrisi yang didapatkan dari makanan yang dikonsumsi waktu sahur atau berbuka. Oleh karenanya, disarankan mengkonsumsi hanya makanan yang bergizi, supaya badan tidak gampang sakit. Tambahkan mengonsumsi buah serta sayur supaya metabolisme tubuh lancar serta toksin pada tubuh keluar. Cari juga buah serta sayur yang tinggi anti-oksidan serta vitamin supaya Anda terhindar dari virus bebas, dan mempunyai tenaga yang cukup walau tanpa asupan air serta makanan di siang hari. Kurangi makanan gorengan sebab minyaknya bisa mengakibatkan rasa cepat haus dan bisa menyebabkan tenggorokan gatal.

Jaga Pola Fikir serta Perkataan

Meskipun kemungkinan terdengar tidak berhubungan dengan kondisi badan, tetapi ini penting untuk dilakukan. Karena, dengan pola berpikir yang baik, karena itu enzim positif dari otak kita bisa terbentuk hingga memberi rasa nyaman serta aman, baik bagi pemikiran dan jasmani.

Kurangi Mengonsumsi Makanan Berminyak serta Berlemak

Seringkali buka puasa dengan gorengan? Sebenarnya rutinitas ini sangat umum di masyarakat. Tetapi jika esok harinya Anda perlu bekerja keras, maka lebih baik hindari dulu mengonsumsi gorengan. Karena, minyak serta lemak memiliki kandungan kolesterol jahat yang dapat berpengaruh buruk pada badan. Hasilnya, tenaga berkurang dan rasa kantuk segera muncul. Tetapi sebaiknya untuk menjaga kandungan jumlah kolesterol pada tubuh dengan mengurangi porsi makanan yang kurang baik buat kesehatan.

Suplemen serta Multivitamin

Waktu sahur, tidak ada salahnya meningkatkan asupan untuk badan dengan minum suplemen serta vitamin. Dengan begitu, Anda membantu memenuhi kebutuhan vitamin serta nutrisi yang sangatlah diperlukan badan untuk menghasilkan tenaga tambahan serta membakar kalori. Sebab vitamin tidak diproduksi sendiri dalam tubuh, karena itu baiknya mengonsumsi vitamin atau suplemen bisa diperhitungkan untuk meningkatkan ketahanan tubuh saat kerja.

Kerja pintar, tidak hanya Kerja Keras

Usaha keras tentunya bisa dilaksanakan untuk memperoleh hasil yang optimal dan tingkatkan produktivitas. Tetapi disamping itu, konsentrasi dan kreativitas masih diprioritaskan supaya kerja hasil tidak berlebihan. Yang disebut kerja pintar di sini ialah bagaimana pekerja bisa membagikan beberapa tenaga yang dibutuhkan dengan cara kerja baru yang lebih efektif. Pasti hal itu bisa dirundingkan bersama rekanan kerja serta atasan. Sebaiknya Anda masih bisa bereksperimen di bulan Ramadan ini.

Itu beberapa panduan untuk para pekerja yang kerja di lapangan pada bulan Ramadhan ini. Supaya puasa serta produktivitas lancar, semoga beberapa tips di atas dapat dijadikan dasar bagi Anda untuk diterapkan di lapangan.

Pekerja Inilah Panduan Untuk Menjaga Kesehatan dan Produktivitas di Bulan Ramadhan

tips sehat di bulan ramadhan

Bulan Ramadhan sudah tiba. Saatnya umat Muslim di penjuru dunia untuk berpuasa. Selain meningkatkan keimanan kita, menahan lapar serta haus selama kurang lebih 12 jam saat berpuasa memberi beragam manfaat untuk kesehatan bila dilaksanakan dengan cara yang sehat. Mendekati bulan puasa ini, umumnya para pekerja akan pergi ke masjid setelah Isya untuk lakukan ibadah Shalat Sunnah Tarawih serta Witir. Beberapa diantaranya akan lebih malam pulang ke rumah sebab mengikuti Tadarus sampai tamat saat bulan puasa.

Walau tiba di rumah lebih malam, tetapi esok harinya harus lebih cepat bangun, untuk menyiapkan serta menyantap makanan sahur. Diteruskan dengan ibadah shalat Subuh, setelah itu ada pula yang melanjutkan tidur, atau langsung siap-siap untuk pergi kerja.

Kegiatan rutin di atas menyebabkan jam tidur jadi berkurang hingga mempunyai potensi membuat rasa kantuk saat bekerja. Ditambah dengan tidak adanya asupan minuman dan makanan yang masuk ke dalam tubuh hingga jumlah cadangan energi juga tetaplah harus terjaga sampai waktu berbuka. Oleh karenanya, perlu pemahaman tentang langkah mengatasi jam tidur yang berkurang di rutinitas saat bulan Ramadan ini.

Tentu saja puasa jangan dijadikan alasan supaya bekerja jadi lebih malas, atau hasil kerja jadi kurang maksimal. Terlebih, bulan puasa bisa dijadikan momen untuk meningkatkan produktivitas kerja buat yang bekerja di perusahaan, sampai tingkatkan penjualan bagi yang menjalankan kegiatan perdagangan.

Bagaimanakah cara agar menjaga kesehatan dan produktivitas di bulan puasa? Berikut beberapa panduan yang bisa Anda kerjakan:

Rutin Bergerak atau Berjalan Kaki

Jika Anda memakai kendaraan pribadi, baik motor atau mobil, lakukan berjalan kaki ke tempat kerja Anda. Waktu paling baik pagi hari untuk berjalan ialah sekitar 10 – 15 menit. Dengan berjalan kaki, oksigen akan dipompa ke seluruh badan, termasuk juga ke otak. Karena pemicu mengantuk pada pagi atau siang hari kemungkinan dikarenakan oleh minimnya oksigen yang ke arah otak, hingga dengan membuat kebiasaan baik untuk berjalan pada pagi hari bisa membantu memberi suplai oksigen yang cukup ke badan serta otak.

Luangkan Untuk Tidur Singkat Saat Jam Istirahat

Bagi para pekerja yang merasakan rasa kantuk tidak tertahankan, maka tidur siang bisa jadi solusi singkat waktu bulan puasa. Dalam hal ini, jangan tidur terlalu lama sebab justru akan membuat badan jadi lemas. Tentu saja penerapan tidur singkat bisa dilakukan saat jam istirahat supaya tidak menggangu produktivitas. Berdasarkan pada beberapa studi tentang tidur siang singkat, ditemukan jika individu yang lakukan hal tersebut mendapatkan energi dan menghilangkan rasa kantuk yang signifikan meskipun hanya sesaat.

Mengatur Posisi Kerja

Jika Anda ialah pekerja yang kerja di ruangan, jika kelamaan melihat layar komputer tentu saja dapat membuat Anda jadi mengantuk serta berhalusinasi. Akan lebih baik jika Anda mengubah pandangan Anda sesaat, lalu mengatur nafas supaya lebih panjang, serta sikap duduk ditegakkan. Jika memungkinkan, seringlah berjalan berkeliling-keliling supaya kaki tidak terasa pegal karena terlalu lama duduk. Tentunya ini bisa tingkatkan konsentrasi Anda karena badan bergerak hingga peredaran darah makin lancar.

Paparan Cahaya Matahari

Cahaya matahari yang cerah baiknya dijadikan pencahayaan tambahan di ruangan. Dengan pencahayaan yang jelas, karena itu mata Anda akan lebih terbuka dan dapat mengurangi rasa kantuk Anda. Tetapi ingat jika cahaya matahari yang kelamaan justru akan menimbulkan rasa pusing bagi sebagian orang. Terutamanya bagi pekerja di lapangan, yang biasanya terkena cahaya matahari secara terus menerus. Untuk pekerja di ruangan, jangan mematikan lampu dalam ruangan, upayakan tempat kerja Anda seterang kemungkinan untuk hindari rasa kantuk.

Istirahat yang Cukup

Akan baik jika Anda memakai waktu malam hari untuk istirahat dengan sebaik mungkin. Bukan hanya tidur cukup, dan juga bermutu. Kualitas serta waktu tidur Anda menentukan seberapa semangat serta berenergi dalam melakukan aktivitas esok harinya. Jadi, pastikan untuk istirahat dengan nyaman dalam melakukan ibadah puasa ini.

Dengan menjalankan beberapa tips di atas, tentu saja Anda bisa mengurangi rasa kantuk yang biasa dirasakan selama kerja di bulan puasa. Sebab kerja di bulan puasa tentu saja jadi ibadah yang meningkatkan pahala buat Anda, karena itu sebaiknya Anda pun masih produktif dalam jalankan pekerjaan Anda.