Manfaat dari Pelatihan Safety Riding

materi safety riding perlengkapan safety riding pengertian safety ridingDi indonesia kecelakaan berkendara menjadi tingkat kecelakaan berkendara yang paling tinggi. Kecelakaan berkendara sepeda motor pertahun semakin bertambah. Data kecelakaan lalulintas yang menjadi urutan Ke-3 penyebab kematian di Indonesia. ini terjadi karena tidak adanya perhatian khusus dari pengguna sepeda motor serta tidak adanya pelatihan safety riding. Perlengkapan safety riding juga perlu kurang di mengerti oleh para pengguna sepeda motor.

Tingginya angka kecelakaan dapat karena jumlah kendaraan bermotor yang meningkat setiap tahunnya dan juga karena kelalaian manusia yang menjadi faktor utama terjadinya peningkatan kecelakaan lalu lintas. Data Kepolisian RI menyebutkan, pada 2012 terjadi 109.038 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak 27.441 orang, dengan potensi kerugian sosial ekonomi sekitar Rp 203 triliun – Rp 217 triliun per tahun (2,9% – 3,1 % dari Pendapatan Domestik Bruto/PDB Indonesia). Sedangkan pada 2011, terjadi kecelakaan sebanyak 109.776 kasus, dengan korban meninggal sebanyak 31.185 orang.

Hal ini sebaiknya kita cermati dengan seksama, yang mana kewaspadaan berkendara adalah menjadi hal yang utama, dan sebaiknya sebelum melakukan berkendara sepeda motor wajib mengasah skill dan kemampuan dan juga pengetahuan tentang cara berkendara yang baik dan benar atau safety riding.

Pengertian safety riding itu secara umum adalah keamanan dan keselamatan berkendara. Jadi, Safety Riding adalah perilaku berkendara yang secara ideal harus memiliki tingkat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun orang lain.

Sampai saat ini banyak orang mengendarai sepeda motor tapi tidak semua orang memahami cara mengedarai sepeda motor dengan baik dan benar serta memperhatikan sisi keamanan dan keselamatan. Baik itu keamanan untuk diri sendiri maupun sisi keamanan bagi pengguna jalan lainnya. Padahal banyak kita temukan materi safety riding untuk di pelajari, di praktekan dan di patuhi. Banyaknya kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor roda dua akhirnya mencuatkan kampanye untuk pengendara secara aman di jalanan dan juga di pusat pelatihan safery riding.

Materi-materi safety riding berguna bagi para pengendara sepeda motor. Materi safety riding secara umum yang diberikan pada para peserta terdiri atas slalom, pengereman, melewati papan titian, dan juga rintangan bergelombang. Materi ini tidak hanya di peruntukan untuk pengguna sepeda motor tertentu saja seperti safety riding touring, safety riding komunitas atau yang lainnya, Namun di peruntukan untuk semua masyarakat indonesia sebagai pengguna sepeda motor khususnya.

Berikut ini merupakan Poin Penting Safety Riding dan manfaat Pelatihan safety riding atau Kenuntungan Safety Riding :

1. Slalom

Fungsi dan manfaat dari kita melatih gerakan slalom adalah untuk melatih kemampuan dan menjaga keseimbangan tubuh ketika sedang menikung, melakukan manufer mendadak ataupun ketika sedang melalui jalanan berliku.
Dalam melakukan gerakan slalom, hal yang terpenting adalah mengontrol gerakan tubuh pengendara sepeda motor. Maksudnya adalah saat sedang menikung atau belok, sepeda motor lebih mengikuti tubuh pengendara setelah stang. Sebainya saat melakukan slalom motor dalam kondisi prima setidaknya menggunakan bahan bakar berkualitas karena ini akan mempengaruhi kestabilan gerakan.

2. Melalui Jalan Titian

Praktek melalui jalan titian hampir sama dengan melakukan gerakan slalom, yang manfaatnya untuk menjaga keseimbangan tubuh pengendara. Namun, fokus dari latihan melewati titian ini lebih pada melatih keseimbangan tubuh ketika melewati jalanan sempit. Sebagai contoh, kerap kali terlihat kalau para pengendara motor sering kali melintas di antara sela-sela mobil, dan banyak di antaranya yang menyenggol bodi atau spion mobil. Oleh karena itu, jika para pengendara motor sudah berlatih melatih melewati jalan titian, gunanya agar mereka tak menyenggol body atau spion mobil dan juga menyenggol pengendara sepeda motor lainnya.

3. Melewati Jalanan Bergelombang

Seperti halnya dengan latihan slalom dan melewati jalan titian, pelatihan melewati jalanan bergelombang juga berfungsi untuk melatih keseimbangan tubuh ketika melewati jalanan yang tidak rata, bergelombang, atau berlubang. Selain menjaga keseimbangan badan, pelatihan ini juga mengedepankan mengenai komposisi penggunaan rem depan dan belakang secara konstan. Para pengendara motor juga diajarkan untuk mengatur kecepatan sepeda motor ketika melakukan pengereman dan juga menjaga keseimbangan saat melewati jalanan yang rusak.

 

 

Artikel terkait lainnya

  • Penerapan dan Perlengkapan Safety RidingPenerapan dan Perlengkapan Safety Riding Penerapan Safety Riding sudah diatur dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pad a BAS XI Pasal 203 Ayat 2 huruf a yang berbunyi : "Untuk menjamin […]
  • 3 Penyebab Terjadinya Kecelakaan di Jalan Raya3 Penyebab Terjadinya Kecelakaan di Jalan Raya Merujuk pada data penjualan sepeda motor Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi), terlihat bahwa penjualan sepeda motor terus bertumbuh. Data itu menyebutkan empat tahun terakhir, […]
  • 3 Posisi Cemerlang di Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas3 Posisi Cemerlang di Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Untuk para pencari kerja di Indonesia, bekerja di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan minyak dan gas adalah impian akan masa depan yang cerah. Benar adanya, […]
  • Hak Tenaga Kerja Menurut Undang-UndangHak Tenaga Kerja Menurut Undang-Undang Ditujukan untuk siapa Keselamatan dan Kesehataan Kerja ? Berdasarkan Undang-undang Jaminan Keselamatan dan Kesehatan Kerja itu ditujukan untuk seluruh pekerja dimanapun tempat kerjanya […]
  • Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan KerjaSistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pengertian sehat digambarkan sebagai suatu kondisi fisik, mental dan sosial seseorang yang tidak saja bebas dari penyakit atau gangguan kesehatan melainkan juga menunjukkan kemampuan untuk […]
  • Tujuan dan Fungsi K3 Dalam Produktivitas KerjaTujuan dan Fungsi K3 Dalam Produktivitas Kerja Perkembangan industri di Indonesia sekarang ini berlangsung sangat pesat. Proses industrialisasi makin cepat dengan berdirinya perusahaan dan tempat kerja yang beraneka ragam. Hal ini […]
  • Jenis Resiko Pekerjaan di LaboratoriumJenis Resiko Pekerjaan di Laboratorium Pekerjaan laboratorium memiliki resiko yang cukup tinggi, resiko tersebut bisa dari dalam ataupun luar laboratarium. Resiko itu dapat mempengaruhi perusahaan atau lembaga laboratorium atau […]
  • Keselamatan Kerja di Labolatorium yang Harus di PerhatikanKeselamatan Kerja di Labolatorium yang Harus di Perhatikan Kecelakaan dapat terjadi dalam setiap kegiatan manusia. Kecelakaan merupakan suatu kejadian di luar kemamapuan manusia, terjadi dalam sekejap dan dapat menimbulkan kerusakan baik jasmani […]
  • Sepatu Safety Sebagai Alat Keselamatan KerjaSepatu Safety Sebagai Alat Keselamatan Kerja Alat keselamatan kerja adalah alat yang wajib digunakan oleh setiap pekerja lapangan dengan kondisi medan kerja yang ekstrim sebagai bagian dari alat pelindung diri. namun tak banyak dari […]
  • Pentingnya Alat Keselamatan Kerja Untuk PekerjaPentingnya Alat Keselamatan Kerja Untuk Pekerja Sepatu safety adalah salah satu jenis alat pelindung diri untuk keselamatan kerja.  Sepatu yang di khususkan untuk para pekerja yang biasanya dengan kondisi medan kerja yang ekstrim dan […]
  • 4 Cara untuk Menyusun Laporan Investigasi Kecelakaan Kerja4 Cara untuk Menyusun Laporan Investigasi Kecelakaan Kerja Cara untuk menyusun laporan investigasi kecelakaan kerja - Kecelakaan kerja adalah hal terburuk yang perlu diatasi oleh banyak profesional Keselamatan serta Kesehatan kerja sebab tidak ada […]
  • Mengapa Angka Kecelakaan Kerja di Indonesia Masih Tinggi?Mengapa Angka Kecelakaan Kerja di Indonesia Masih Tinggi? Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja, yaitu unsafe condition dan unsafe behavior. Unsafe Behavior merupakan perilaku dan kebiasaan yang mengarah pada terjadinya […]
  • Konsep Keselamatan dan Kesehatan KerjaKonsep Keselamatan dan Kesehatan Kerja Keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja merupakan salah satu aspek penting yang perlu mendapatkan perhatian serius, karena apabila hal tersebut diabaikan maka kecekaan yang dialami […]
  • PolyurethanePolyurethane Polyurethane merupakan polymeric material yang mengandung urethane grup ( -NH-CO-O-) , hasil reaksi dari polyol dengan isocyanate yang berbentuk liquid (cairan). Sampai saat ini […]
  • Keselamatan dan Kesehatan Kerja Laboratorium KimiaKeselamatan dan Kesehatan Kerja Laboratorium Kimia Keselamatan dan Keamanan Kerja atau laboratory safety (K3) memerlukan perhatian khusus , karena penelitian menunjukkan telah terjadi kecelakaan kerja dengan intensitas yang mengkawatirkan […]